Podium Buyar! Penalti 10 Detik Gagalkan Momen Epik Lewis Hamilton Usai Duel Panas Lawan Verstappen
INDOZONE.ID - Harapan para Tifosi dan fans Lewis Hamilton di seluruh dunia untuk melihat sang G.O.A.T. naik podium pertama kalinya dengan seragam merah Ferrari harus buyar seketika. Momen yang sudah di depan mata itu harus “zonk” gara-gara penalti 10 detik yang menyakitkan.
Penyebabnya? Tidak lain dan tidak bukan adalah duel epik dengan rival abadinya, Max Verstappen.
Dalam balapan yang penuh drama, juara dunia tujuh kali itu sedang berjuang mempertahankan posisi ketiga. Namun, pertarungan sengit melawan Verstappen berakhir dengan investigasi steward. Hamilton dinilai telah meninggalkan lintasan dan mendapatkan keuntungan secara tidak adil.
Baca juga: Pole di GP Meksiko, Lando Norris "Roasting" Ferrari: "Kalian Kan Jagonya Lift and Coast!"
Bagaimana kronologi lengkapnya sampai Hamilton yang sudah on fire tiba-tiba harus kena penalti nyesek ini?
Sejak awal, tanda-tanda pertarungan sengit antara Hamilton dan Verstappen sudah terlihat jelas. Kedua pembalap ini, yang punya sejarah rivalitas panjang, kembali terlibat dalam duel jarak dekat yang menegangkan.
Semua dimulai di Tikungan 1. Keduanya side-by-side, tidak ada yang mau mengalah. Hasilnya, ban mobil mereka saling bersentuhan. Hal ini menjadi manuver klasik antara “HAM vs VER” yang bikin jantung penonton copot.
Meskipun ada kontak, keduanya berhasil melanjutkan balapan. Namun, steward tetap mencatat insiden ini. Dalam analisis mereka, Verstappen sebenarnya punya posisi yang lebih menguntungkan.
“Di puncak tikungan (apex), as roda depan Verstappen sudah jelas ada di depan spion Hamilton. Oleh karena itu, Verstappen berhak atas racing line,” jelas steward.
Hamilton dianggap nekat tetap berada di samping Verstappen, yang akhirnya menyebabkan kontak. Tapi, steward memutuskan ini adalah insiden balapan. Mengapa? Dilansir dari laporan Crash.net, mereka menilai Hamilton juga memiliki ruang terbatas untuk bermanuver, dan beruntungnya, kontak itu tidak berakibat fatal bagi kedua mobil. Jadi, untuk insiden ini, Hamilton masih aman.
Namun, drama sesungguhnya terjadi hanya beberapa tikungan kemudian. Masih dalam duel yang sama panasnya, Hamilton dan Verstappen kembali berdekatan menuju Tikungan 4.
Di sinilah bencana itu terjadi. Hamilton, yang mungkin terlalu bersemangat untuk mempertahankan posisinya, melakukan kesalahan fatal, ia mengerem terlalu telat (lock-up). Bannya terkunci, dan mobil Ferrari-nya tidak bisa berbelok, meluncur lurus ke area run-off di luar lintasan.
Dalam sekejap, Hamilton memotong tikungan. Ia kemudian kembali masuk ke trek, dan ajaibnya, masih berada di depan Max Verstappen.
Gara-gara manuver Hamilton yang memotong tikungan dan kembali mendadak, Verstappen menjadi kehilangan momentum. Siapa yang memanfaatkan situasi ini? Secara mengejutkan, pembalap rookie dari tim Haas, Oliver Bearman, tiba-tiba muncul dan berhasil menyalip Verstappen. What a move, Ollie!
Ya, kamu tidak salah baca. Seorang pembalap Haas menyalip mobil Red Bull. Momen ini langsung jadi sorotan, sekaligus bukti bahwa Verstappen kehilangan posisi akibat insiden dengan Hamilton.
Di sinilah banyak fans bingung, “Kan Hamilton nge-lock, itu kan nggak sengaja?”
Betul, dan steward pun memahami hal itu. Ajaibnya, Hamilton tidak dihukum karena gagal mengikuti prosedur escape road yang benar.
Dalam catatan mereka, steward menulis, “Mobil 44 (Hamilton) mengunci rem dan masuk ke area run-off. Steward menentukan bahwa mobil itu melaju terlalu kencang untuk memungkinkan pembalap menggunakan escape road yang ditentukan, dan karena alasan itu pembalap memiliki alasan yang bisa dibenarkan.”
Artinya, steward memaafkan Hamilton karena “salah jalan” di run-off. Mereka maklum bahwa ia terlalu cepat sehingga tidak bisa belok ke jalur yang seharusnya.
Lalu, mengapa tetap kena penalti 10 detik?
Masalahnya bukan bagaimana ia keluar trek, tapi apa hasil dari keluarnya ia dari trek.
Steward melanjutkan, “Namun, dengan meninggalkan trek dan memotong tikungan, pembalap (Hamilton) mendapatkan keuntungan yang bertahan lama, menyalip (Verstappen), dan gagal mengembalikan posisi setelahnya.”
Hamilton memotong tikungan dan kembali ke trek di depan Verstappen. Menurut aturan, Hamilton seharusnya segera mengembalikan posisi itu kepada Verstappen. Namun, ia tidak melakukannya dan terus melaju di posisi ketiga. Keuntungan yang didapat dari memotong trek itu dianggap permanen dan ilegal.
Baca juga: Lewis Hamilton Start P3 di GP Meksiko, Tanda-Tanda Mulai "Nge-Klik" dengan Ferrari?
Penalti 10 detik itu tentu menjadi mimpi buruk bagi Hamilton. Podium pertama yang sudah di depan mata bersama Ferrari harus pupus begitu saja.
Insiden ini menjadi pengingat pahit di Formula 1 bahwa kecepatan saja tidak cukup. Duel boleh saja epik, tapi aturan tetap aturan. Sekecil apa pun keuntungan yang kamu dapat dari memotong lintasan, mata elang steward tidak akan pernah melewatkannya.
Bagi fans Ferrari dan Hamilton, ini jelas nyesek banget. Namun, bagi rivalitas F1, ini menjadi bukti bahwa battle klasik “HAM vs VER” telah kembali, dan kali ini, drama baru saja dimulai.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Crash.net