Minggu, 09 NOVEMBER 2025 • 11:12 WIB

PSSI Disarankan Datangkan Ange Postecoglou Jadi Pelatih Timnas Indonesia

Author

Pelatih Nottingham Forest, Ange Postecoglou. (Reuters/Andrew Boyers)

INDOZONE.ID - Rumor pergantian pelatih Timnas Indonesia semakin ramai dibicarakan.

Beberapa nama mulai masuk daftar pilihan, namun satu nama yang paling mencuri perhatian adalah Ange Postecoglou, mantan pelatih Tottenham Hotspur dan Nottingham Forest.

Pelatih asal Australia itu tiba-tiba muncul sebagai sosok yang dinilai paling cocok untuk melatih Timnas Indonesia dalam proyek jangka panjang PSSI.

Baca juga: Pecat Ange Postecoglou, Nottingham Forest Siapkan Roberto Mancini Sebagai Pengganti

Analis sepak bola, Ronny Pangemanan, atau yang lebih sering dikenal Bung Ropan, menilai Postecoglou bisa menjadi pilihan yang tepat jika PSSI memang serius ingin menghadirkan pelatih kelas dunia untuk mengangkat prestasi Timnas Indonesia.

“Kalau saya harus pilih satu, saya pilih Ange Postecoglou. Dia yang terbaik, paling berpengalaman, dan punya rekam jejak luar biasa," ujar Bung Ropan dalam podcast SPORT CAST, Sabtu (8/11/2025).

"Dia pernah bawa Australia juara Piala Asia 2015 dan sukses besar di Jepang bersama Yokohama F. Marinos,” tambahnya.

Postecoglou Dinilai Cocok untuk Timnas Indonesia

Menurut Bung Ropan, Postecoglou memiliki pengalaman yang sangat luas di kawasan Asia.

Gaya melatihnya yang tegas dan taktik modern, dianggap cocok dengan arah pembangunan jangka panjang yang sedang dijalankan oleh PSSI.

Baca juga: Kapten Nottingham Forest Buka Suara Soal Pemecatan Ange Postecoglou: Pemain Juga Harus Bertanggung Jawab!

Postecoglou dikenal sebagai pelatih dengan filosofi permainan menyerang dan disiplin, dua hal yang bisa memberi warna baru bagi Timnas Indonesia jika benar-benar dipercaya menangani tim ini.

Bung Ropan menilai, pelatih berusia 60 tahun itu punya kemampuan untuk membangun sistem permainan yang baik, bukan sekadar mengandalkan hasil instan.

Hal ini sejalan dengan visi jangka panjang PSSI yang tengah fokus membentuk fondasi untuk sepak bola Indonesia.

Masalah Gaji dan Nilai Kontrak

Namun, Bung Ropan tak menutup mata bahwa kendala dalam mendatangkan Postecoglou adalah soal biaya.

“Masalahnya tentu di nilai kontrak. Kalau pelatih sekelas Joachim Löw saja bisa minta bayaran miliaran per bulan, Postecoglou jelas tidak murah," kata Bung Ropan.

Baca juga: Timur Kapadze: Saya Siap Jadi Pelatih Timnas Indonesia, InsyaAllah!

"Tapi kalau dia tersedia dan bersedia bernegosiasi, kenapa tidak?” tambahnya.

Meski demikian, ia menilai, PSSI perlu berpikir jangka panjang.

Mengeluarkan biaya besar untuk pelatih berkelas dunia bisa menjadi investasi yang membawa dampak besar bagi perkembangan Timnas Indonesia, terutama menuju mimpi bermain di Piala Dunia 2030.

Komitmen PSSI

Selain soal pelatih, Bung Ropan juga menyoroti pentingnya konsistensi PSSI dalam menjalankan impian Timnas Indonesia bermain di Piala Dunia 2030.

Salah satu fokus utamanya adalah memastikan pemain diaspora dan naturalisasi benar-benar memiliki komitmen terhadap Timnas Indonesia.

PSSI menegaskan bahwa pemain naturalisasi harus menunjukkan dedikasi penuh terhadap program jangka panjang ini.

Baca juga: Setelah Evaluasi, Erick Thohir Tetapkan Target Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2030

Bung Ropan pun mendukung langkah tersebut. Menurutnya, para pemain yang sudah resmi menjadi Warga Negara Indonesia wajib bertanggung jawab karena telah membela Merah Putih dan tidak bisa lagi berganti negara.

Ia menambahkan, pemain senior mungkin akan digantikan secara bertahap oleh generasi muda.

Namun, pemain seperti Jay Idzes, Ivar Jenner, dan Justin Hubner tetap harus dijaga karena merekalah tulang punggung masa depan Timnas Indonesia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Podcast SPORT CAST

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU