Ketua umum PSSI, Erick Thohir. (dok. PSSI)
INDOZONE.ID - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, telah menetapkan target jangka panjang yang ambisius dengan membawa Timnas Indonesia tampil di Piala Dunia 2030.
Rencana ini menjadi bagian dari evaluasi menyeluruh yang dilakukan setelah kegagalan Timnas Indonesia dalam upaya menembus Piala Dunia 2026.
Timnas Indonesia sebelum lawan Arab Saudi. (Instagram/@kevindiks2)
Perjalanan Timnas Indonesia di Kualifikasi Zona Asia Piala Dunia 2026 harus terhenti di Putaran Keempat. Dalam Grup B, Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Arab Saudi dengan skor tipis 2-3 dan takluk 0-1 dari Irak.
Kekalahan tersebut menjadi pukulan berat bagi para pemain dan meninggalkan rasa kecewa mendalam di hati para pendukung Timnas Indonesia di seluruh penjuru negeri.
Meski hasilnya tidak sesuai harapan, pencapaian hingga Putaran Keempat tetap menjadi catatan terbaik dalam sejarah sepak bola Indonesia.
Namun, bagi PSSI, kegagalan ini juga menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki arah pembinaan dan strategi ke depan.
Sebagai tindak lanjut dari hasil evaluasi, PSSI memutuskan berpisah dengan pelatih Timnas Indonesia saat itu, Patrick Kluivert.
Keputusan tersebut diambil demi membuka jalan bagi perbaikan dan pembentukan fondasi baru menuju target yang lebih baik.
Baca juga: Erick Thohir Sudah Kantongi Lima Nama Calon Pelatih Baru Timnas Indonesia
Erick Thohir tetap menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjuangan Timnas selama kualifikasi.
“Terima kasih atas dukungan luar biasa dari semua pecinta sepak bola di negara ini, para pendukung, penggemar, masyarakat, stasiun televisi, serta pemerintah, untuk sepak bola Indonesia,” tulis Erick, melalui akun Instagram pribadinya, @erickthohir.
Erick menegaskan, bahwa evaluasi yang dilakukan bukan sekadar mencari kesalahan, melainkan untuk membangun sistem sepak bola Indonesia yang lebih baik dan berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/@erickthohir