Ajukan Banding ke CAS Dinilai Rusak Kredibilitas Sepak Bola Malaysia, FAM Diminta Menyerah ke FIFA
INDOZONE.ID - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kelantan FA, Husin Deraman, baru-baru ini meminta federasi sepak bola Malaysia (FAM) untuk tidak ajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) perihal kasus pemalsuan data 7 pemain naturalisasi mereka.
Menurutnya, jika FAM tetap nekat mengajukan banding ke CAS, justru membuat kredibilitas federasi mereka tercoreng. Oleh sebab itu, Husin Deraman meminta federasi untuk mematuhi aturan FIFA.
Hal tersebut diungkapkan oleh Husin Deraman dalam wawancaranya baru-baru ini bersama media Malaysia, nst.com.my.
"Dari segi profesionalisme sudah ada, dan membawa kasus ini ke CAS hanya akan merusak kredibilitas FAM. Melihat fakta-faktanya, tidak ada dasar untuk diajukan ke CAS," ujar sekjen Kelantan FA, Husin Deraman yang dikutip dari nst.com.my pada Minggu (23/11/2025).
Baca juga: PM Malaysia Tegaskan Tidak Ada yang Disembunyikan dalam Kasus Pemalsuan Dokumen Pemain Naturalisasi
Lebih lanjut, Husin Deraman juga mengatakan bahwa standar profesionalisme FIFA dalam menangani masalah yang melibatkan anggotanya resikonya cukup tinggi.
Sehingga ia meminta agar FAM untuk bisa mematuhi keputusan federasi tertinggi sepak bola dunia tersebut, agar masalah yang menimpa FAM tidak semakin pelik.
"Standar profesionalisme FIFA dalam menangani masalah yang melibatkan anggotanya sangat tinggi. Dalam hal ini, akan lebih baik bagi FAM untuk mematuhi keputusan FIFA," imbuhnya.
Diketahui, FAM saat ini tengah mendapat sanksi dari FIFA perihat pemalsuan dokumen 7 pemain naturalisasi mereka seperti Facundo Garces, Hector Hevel, Imanol Machuca, Gabriel Palmiero, Jon Irazabal, Rodrigo Holgado dan Joao Figuiredo.
Sanksi yang dikenakan FIFA kepada FAM, lantaran ketujuh pemain naturalisasi mereka itu menggunakan dokumen palsu demi bisa memperkuat Timnas Malaysia. Meskipun, realitanya ketujuh pemain tersebut tidak memiliki darah Malaysia sama sekali.
Oleh sebab itu, FIFA akhirnya memberikan sanksi kepada FAM dan juga menolak banding yang diajukan oleh federasi sepak bola Malaysia itu.
Buntut dari hal tersebut, membuat FAM nekat untuk menutut FIFA soal kasus ini ke pengadilan arbitrase olahraga (CAS). Langkah yang diambil oleh FAM tersebut adalah untuk menegakkan keadilan serta menaikkan integritas kelayakan pemain.
Sebelumnya, mantan Sekjen FAM, Datuk Seri Azzudin sudah memperingatkan FAM untuk tidak ngotot melakukan banding soal kasus pemalsuan dokumen 7 pemain naturalisasi ke CAS.
Sebab, dampak dari tindakan tersebut membuat FAM mendapat hukuman yang lebih berat dari FIFA, sekaligus juga merusak integritas FAM di mata dunia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Nst.com.my