INDOZONE.ID - Liverpool kembali kehilangan poin setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Sunderland pada lanjutan Premier League alias Liga Inggris, Kamis (4/12/2025).
Hasil ini terasa mengecewakan karena datang hanya beberapa hari setelah kemenangan meyakinkan 2-0 atas West Ham United. Konsistensi yang sulit dijaga, menjadi salah satu masalah dalam perjalanan Liverpool musim ini.
Baca juga: Arne Slot Lega Liverpool Putus Tren Kekalahan dengan Kemenangan 2-0 atas West Ham
Florian Wirtz Jadi Penyelamat
Florian Wirtz menjadi pemain yang menghindarkan Liverpool dari kekalahan ke-10 dalam 14 laga terakhir di semua kompetisi.
Tendangannya pada menit ke-81, yang berbelok setelah mengenai Nordi Mukiele mengubah jalannya pertandingan.
Momen ini kembali menegaskan betapa beratnya langkah Liverpool dalam mencari konsistensi meskipun tekanan dan dominasi permainan kerap mereka kuasai.
Baca juga: Florian Wirtz Cuma Punya Waktu hingga Natal untuk Buktikan Diri di Liverpool
“Terlalu sering musim ini kami tidak memberi banyak peluang untuk lawan, tetapi peluang yang ada justru berakhir menjadi gol,” ujar Slot dengan raut kecewa.
“Kami memang tidak cukup beruntung untuk menang, tetapi dalam beberapa pekan terakhir kami justru kalah dalam pertandingan seperti ini. Jadi, ada sedikit hal positif yang bisa diambil,” tambahnya.
Masalah Ketajaman Masih Menghantui Lini Depan
Arne Slot menyoroti masalah utama Liverpool bukan pada penguasaan bola, melainkan ketidakmampuan mengonversi peluang menjadi gol.
Sepanjang musim, The Reds kesulitan mencetak gol baik dari permainan terbuka maupun bola mati. Efektivitas minim membuat mereka terus, tertahan meski menguasai jalannya pertandingan.
“Kami sudah bermain 14 pertandingan dan belum mampu mencetak cukup gol, baik dari permainan terbuka maupun bola mati,” katanya.
Baca juga: Kalah Beruntun, Arne Slot Tegaskan Liverpool Tidak Akan Menyerah!
Liverpool unggul jauh dalam jumlah umpan sukses dan penguasaan bola dibanding Sunderland. Akan tetapi, statistik tersebut tidak memberikan dampak karena minimnya ancaman yang benar-benar terarah ke gawang Sunderland hingga gol defleksi Wirtz terjadi.
“Ini mirip dengan pertandingan melawan West Ham. Kami tidak banyak kebobolan peluang, tetapi juga tidak cukup menciptakan kesempatan,” ujar Slot kepada Sky Sports.
“Gol yang kami kebobolan hari ini sangat sial. Sebuah defleksi yang bisa saja mengarah ke mana pun, tetapi justru masuk ke gawang,” tambahnya.
Upaya Mencari Gol Kemenangan
Di babak kedua, Liverpool mencoba meningkatkan intensitas serangan demi mencuri kemenangan. Akan tetapi, penyelesaiannya masih belum maksimal.
Justru Sunderland-lah yang sempat mendapatkan peluang emas dalam situasi satu lawan satu dengan Alisson Becker, sebuah momen bisa saja mengubah hasil pertandingan.
Baca juga: Arne Slot: Percakapan dengan Pemilik Liverpool Tetap Sama meski sedang Terpuruk
Menurut Slot, meski kecewa karena gagal meraih tiga poin, ada sedikit ruang untuk optimistis. Pasalnya, Liverpool menunjukkan mentalitas yang lebih baik ketimbang pekan-pekan sebelumnya ketika sering kalah dalam pertandingan serupa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Sky Sports