INDOZONE.ID - Senam Kegel adalah salah satu jenis latihan sederhana, yang bertujuan untuk memperkuat otot dasar panggul.
Otot ini memiliki peran penting dalam menopang organ-organ vital di area panggul, seperti kandung kemih, usus, serta organ reproduksi.
Selain itu, otot dasar panggul juga berfungsi mengontrol buang air kecil, buang air besar, dan aktivitas seksual.
Latihan senam Kegel dapat dilakukan oleh pria maupun wanita.
Manfaatnya sangat banyak, mulai dari mencegah kebocoran urine, menahan gas (kentut) atau feses yang keluar tanpa disadari, hingga menjaga kesehatan fungsi seksual.
Karena mudah dilakukan dan tidak memerlukan alat khusus, senam Kegel bisa menjadi pilihan latihan harian untuk menjaga kesehatan panggul.
Baca juga: Cara Melakukan Gerakan Meroda dalam Senam: Pengertian, Teknik Dasar, dan Variasi Tingkat Lanjut
Apa Itu Senam Kegel?
Secara sederhana, senam Kegel merupakan latihan yang dilakukan dengan cara mengencangkan dan kemudian melemaskan otot dasar panggul secara berulang.
Otot-otot ini berfungsi menopang organ-organ panggul agar tetap berada pada posisi yang semestinya.
Selain menopang organ, otot dasar panggul juga berperan penting dalam proses buang air kecil, buang air besar, serta hubungan seksual.
Jika otot ini melemah, berbagai gangguan kesehatan dapat muncul.
Oleh karena itu, melakukan senam Kegel secara rutin dapat membantu menjaga kekuatan dan fungsi otot dasar panggul tetap baik.
Baca juga: Apa Itu Sikap Lilin Dalam Senam Lantai? Ini Pengertian, Manfaat dan Cara Melakukannya
Beberapa kondisi yang dapat dibantu dengan senam Kegel antara lain:
- Inkontinensia urine atau kebocoran urine
- Inkontinensia urgensi, yaitu dorongan tiba-tiba untuk buang air kecil
- Inkontinensia feses atau kebocoran tinja
- Prolaps organ panggul, yaitu kondisi ketika organ panggul turun atau menonjol
Tak hanya itu, senam Kegel juga dikenal mampu meningkatkan kesehatan dan kepuasan seksual.
Manfaat Senam Kegel
Manfaat senam Kegel sangat berkaitan dengan kekuatan otot dasar panggul.
Latihan ini membantu meningkatkan kontrol kandung kemih dan usus, sekaligus menunjang kepuasan seksual.
Otot dasar panggul dapat melemah akibat berbagai faktor, seperti proses penuaan, kelebihan berat badan, batuk kronis, sering mengejan karena sembelit, hingga tindakan medis tertentu, misalnya operasi pengangkatan prostat.
Baca juga: 7 Manfaat Senam Irama Bagi Kesehatan Mental dan Tubuh yang Belum Diketahui Gen Z
Senam Kegel sangat dianjurkan bagi orang yang mengalami kebocoran urine setelah buang air kecil, kebocoran urine akibat dorongan mendadak, atau kebocoran feses.
Meski tergolong aman, sebaiknya tetap berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum memulai latihan ini, terutama jika memiliki kondisi kesehatan tertentu.
Fungsi Senam Kegel
Fungsi utama senam Kegel adalah menjaga otot dasar panggul agar tetap kuat dan bekerja secara maksimal.
Otot panggul yang kuat membantu mengontrol kandung kemih dan usus, sekaligus mencegah kebocoran urine, feses, maupun gas (kentut).
Seiring bertambahnya usia, kehamilan, persalinan, atau setelah menjalani operasi tertentu, kekuatan otot dasar panggul bisa menurun.
Senam Kegel menjadi salah satu solusi untuk menjaga kesehatan otot panggul dan mencegah gangguan yang berkaitan dengan fungsi organ panggul.
Cara Melakukan Senam Kegel dengan Benar
Agar manfaat senam Kegel dapat dirasakan secara maksimal, latihan ini perlu dilakukan dengan teknik yang tepat.
1. Menemukan otot dasar panggul
Cobalah mengencangkan otot seperti saat menahan buang air kecil atau menahan gas. Otot yang terasa mengencang itulah otot dasar panggul yang perlu dilatih.
2. Melakukan cara yang benar
Kencangkan otot dasar panggul selama sekitar tiga detik, lalu lepaskan dan rileks selama tiga detik. Lakukan gerakan ini secara berulang.
Seiring waktu, senam Kegel bisa dilakukan dalam berbagai posisi, seperti duduk, berdiri, atau berjalan.
Baca juga: Menpora Dito Ingin Jadikan Senam Olahraga Wajib di Seluruh Tingkatkan Pendidikan
3. Tetap fokus saat latihan
Pastikan hanya otot dasar panggul yang dikencangkan. Hindari menegangkan otot perut, paha, atau bokong. Selama latihan, bernapaslah secara normal dan jangan menahan napas.
4. Lakukan secara rutin
Senam Kegel dianjurkan dilakukan setidaknya tiga kali sehari. Setiap sesi dapat terdiri dari 10 hingga 15 kali pengulangan.
Waktu yang Tepat Melakukan Senam Kegel
Senam Kegel dapat dengan mudah dimasukkan ke dalam rutinitas harian.
Latihan ini bisa dilakukan setelah buang air kecil atau sebelum melakukan aktivitas yang memberi tekanan pada perut, seperti batuk, bersin, tertawa, atau mengangkat beban.
Baca juga: Mengenal Olahraga Pound Fit yang Lagi Booming di Parepare Sulsel, Gunakan Stik Drum Sambil Senam
Namun, perlu diingat bahwa senam Kegel sebaiknya tidak dilakukan saat sedang buang air kecil.
Menghentikan aliran urine secara sengaja, dapat meningkatkan risiko infeksi saluran kemih.
Kapan Hasil Senam Kegel Bisa Dirasakan?
Hasil senam Kegel tidak muncul secara instan. Jika dilakukan secara rutin dan konsisten, manfaatnya biasanya mulai terasa dalam beberapa minggu hingga beberapa bulan.
Salah satu tanda yang paling sering dirasakan adalah berkurangnya kebocoran urine dan meningkatnya kontrol otot panggul.
Agar hasilnya bertahan dalam jangka panjang, senam Kegel sebaiknya dijadikan bagian dari kebiasaan sehari-hari sebagai upaya menjaga kesehatan otot dasar panggul.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Cleveland Clinic, Mayo Clinic