INDOZONE.ID - Xabi Alonso kabarnya masuk dalam 3 kandidat calon pelatih baru Manchester City andaikan Pep Guardiola benar-benar meninggalkan The Citizens.
Diketahui, Pep Guardiola santer dirumorkan akan meninggalkan Manchester City pada akhir musim ini. Oleh karena itu, The Citizens kabarnya mulai mencari calon suksesor Pep Guardiola sebagai langkah antisipasi.
Rumor terkait masa depan Pep Guardiola muncul setelah Manchester City ditahan imbang oleh Tottenham Hotspur dengan skor 2-2.
Baca juga: Presiden FIFA Gianni Infantino Angkat Bicara Soal Larangan Sepak Bola Rusia dan Israel
Tentu saja dengan hasil tersebut, membuat kalangan rival The Citizens beranggapan bahwa pelatih asal Spanyol itu akan meninggalkan City pada akhir musim ini setelah hampir 10 tahun menukangi klub yang bermarkas di Etihad Stadium itu.
Oleh karena itulah, membuat Manchester City kini mulai menyiapkan beberapa kandidat pelatih sebagai langkah antisipasi jika Pep Guardiola benar-benar meninggalkan klub, salah satunya adalah Xabi Alonso.
Meski begitu, kabar tersebut dibantah oleh sumber internal klub, yang mengatakan bahwa kabar tersebut hanyalah sebagai rumor belaka. Apalagi, Pep Guardiola juga masih memiliki kontrak hingga musim panas 2027 mendatang.
Baca juga: Angkat Beban Berat dan Ringan di Gym untuk Menurunkan Berat Badan
Peluang Alonso Jadi Pelatih City
Xabi Alonso sendiri hingga kini masih menganggur sejak ia mundur sebagai pelatih Real Madrid pada Januari 2026 lalu setelah kekalahan atas Barcelona di ajang Supercopa de Espana.
Situasi Xabi Alonso yang saat ini masih menganggur tentunya membuat beberapa klub tertarik untuk menggunakan jasa mantan pemain Timnas Spanyol tersebut.
Salah satu yang berminat dengan Alonso adalah Manchester City, yang mana klub berjuluk The Citizens ini tengah mencari suksesor Pep Guardiola jika pelatih berkepala plontos itu benar-benar meninggalkan City, meskipun mereka juga membidik Enzo Maresca.
Baca juga: Apa Itu Skotjam? Manfaat, Otot yang Dilatih, Cara Melakukan, dan Efek Sampingnya
Meski begitu, peluang City untuk mendapatkan jasa Alonso sangatlah sulit, sebab mereka harus bersaing lebih dulu dengan Liverpool yang juga tertarik untuk merekrut mantan pemainnya itu jika kinerja Arne Slot bersama klub Merseyside itu tidak maksimal.
Apalagi, performa Liverpool di ajang Premier League musim ini juga tidak terlalu memuaskan, yang mana dari 5 pertandingan terakhir di Premier League, The Reds hanya meraih satu kemenangan saja dan hal itu tentunya membuat manajemen klub Merseyside itu mulai mempertimbangkan untuk mendatangkan Xabi Alonso.
Di lain sisi, Manchester City sendiri juga baru saja mendatangkan dua pemain incaran Liverpool yaitu Marc Guehi dan Antoine Semenyo. Tentu saja, jika nantinya City sukses mendatangkan Alonso, ini akan menjadi pukulan bagi The Reds.
Kendati begitu, skenario tersebut masih jauh dari kata pasti. Sebab, Pep Guardiola sendiri juga belum tentu meninggalkan Manchester City, mengingat pelatih berusia 54 tahun itu masih terikat kontrak bersama City hingga musim panas 2027 mendatang.
Baca juga: Direktur Olahraga Ajax Ungkap Alasan Klubnya Rekrut Maarten Paes dari FC Dallas
Fabregas, Kompany dan De Zerbi Jadi Kandidat Lainnya
Meskipun Pep Guardiola belum bisa dipastikan hengkang dari City, namun manajemen klub diperkirakan telah menyusun daftar kandidat calon suksesor Pep Guardiola.
Cesc Fabregas juga menjadi salah satu kandidat calon suksesor Pep Guardiola. Apalagi, rekam jejak mantan kapten Arsenal itu di Como cukup menarik perhatian.
Musim lalu, ia mampu membawa klub milik Djarum Group tersebut finish di posisi 10 besar Serie A. Kini, pelatih berusia 38 tahun itu.
Sementara itu, Fabregas kini membawa Como bersaing di papan atas Serie A musim ini, yang mana saat ini klub berjuluk I Lariani itu duduk di peringkat ke-6 klasemen sementara Serie A dengan koleksi 41 poin, dan berselisih 4 poin dari posisi 4 besar.
Fabregas yang telah jadi pelatih Como sejak Juli 2024 lalu, diperkirakan akan hengkang dari Como jika ia mendapatkan pekerjan besar di Liga Inggris ataupun Eropa.
Sementara itu, ada juga Vincent Kompany yang juga menjadi kandidat suksesor Pep Guardiola di Manchester City. Akan tetapi, kemungkinan untuk mendatangkan eks kapten The Citizens itu sangatlah kecil. Sebab, pelatih berusia 39 tahun itu telah memperpanjang kontraknya bersama Bayern Munich hingga musim panas 2029 mendatang.
Lalu ada Roberto de Zerbi juga yang merupakan sosok yang dikagumi oleh Manchester City. Saat ini, mantan pelatih Brighton itu mungkin masih melatih Marseille. Namun, dengan gagalnya Marseille ke fase knockout membuat masa depannya di klub yang bermarkas Stadion Velodrome itu masih jadi spekulasi.
Ada kemungkinan bahwa Hugo Viana menjadi sosok utama yang akan memutuskan calon pengganti Guardiola. Namun satu hal yang perlu diketahui, Hugo Viana juga memiliki hubungan dekat dengan para super agen seperti Jorge Mendes, yang juga menaungi Enzo Maresca.
Indikasi Masa Depan Guardiola di Manchester City
Indikasi soal keraguan masa depan Pep Guardiola di Manchester City bisa terlihat di laga melawan Tottenham Hotspur yang berakhir imbang 2-2 pada akhir pekan kemarin.
Menurut, Telegraph Sport, Manchester City bisa saja menang atas Tottenham Hotspur. Namun, The Citizens justru tidak menunjukkan ketajaman yang dibutuhkan di sepertiga akhir. Dari hal itulah membuat para tampak pemain berpikir bahwa Pep Guardiola akan hengkang dari City pada akhir musim ini
"Tottenham seharusnya bisa ditaklukkan, tapi City tidak menunjukkan ketajaman yang dibutuhkan. Beberapa pemain tampak seperti berpikir 'Pep akan pergi akhir musim ini' sehingga mereka hanya menjalani laga seadanya," tulis Telegraph dalam ulasannya yang dikutip pada Selasa (3/2/2026).
Tak cuma itu, sumber lain juga menyoroti motivasi para pemain Manchester City, yang mana sumber tersebut mengatakan bahwa para pemain City tidak terlalu peduli untuk memenangkan gelar Premier League lagi.
"Sepertinya mereka tidak terlalu peduli dibanding Arsenal. Sebagian besar pemain sudah memenangkan banyak trofi; 'kalau menang lagi bagus, tapi kalau tidak, seberapa penting itu?' Haaland pun sempat tertawa dengan pemain Tottenham di akhir laga, padahal City butuh gol," lanjutnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Telegraph