Kiper Ketiga Ajax Kecewa dengan Pelatihnya Karena Maarten Paes DIkasih Debut Pada Kontra NEC Nijmegen
INDOZONE.ID - Kiper ketiga Ajax, Joeri Heerkens, akui kecewa dengan keputusan pelatih Fred Grim.
Hal itu karena sang pelatih lebih memilih memberikan debut kepada Maarten Paes pada pertandingan melawan NEC Nijmegen pada Minggu (22/2/2026) lalu.
Diketahui, Maarten Paes resmi menjalani debutnya bersama Ajax dalam laga melawan NEC Nijmegen, yang berakhir imbang dengan skor 1-1
Ia diberi kepercayaan Fred Grim untuk menggantikan posisi Viteslav Jaros yang mengalami cedera.
Sebetulnya, Fred Grim bisa saja memilih kiper ketiga Ajax, Joeri Heerkens, untuk melakoni debutnya bersama Ajax. Namun, keputusan Grim memilih Paes untuk mengawal gawang klub ibukota Belanda itu, cukup tepat.
Kiper berusia 27 tahun itu mampu tampil impresif di bawah mistar gawang Ajax. Paes mampu melakukan 7 penyelamatan di laga melawan NEC Nijmegen.
Baca juga: Memahami Lari Estafet, Olahraga Yunani Kuno yang Kini Jadi Andalan Olimpiade
Meski begitu, Joeri Heerkens tetap menilai bahwa, keputusan Grim bikin dirinya merasa kecewa.
"Tentu saja anda kecewa, karena pilihan itu tidak jadi milik anda. Tetapi bagi saya, yang penting sudah melakukan apa yang sudah saya lakukan selama beberapa bulan terakhir di Jong Ajax," ujar Joeri Heerkens dikutip dari Voetbal Primeur pada Selasa (24/2/2026).
Lebih lanjut, kiper berusia 19 tahun itu mengaku, sudah mengalami banyak kekecewaan dalam kariernya. Ia juga akan terus bekerja keras untuk mendapatkan kesempatan debut bersama tim utama Ajax.
Baca juga: Jenis-Jenis Bela Diri di Dunia dari Tradisional, Modern hingga Campuran
"Saya sudah mengalami banyak kekecewaan dalam karier saya sehingga saya bisa menanganinya. Saya terus bekerja keras dan menunjukkannya di Jong. Kesempatan itu akan datang dengan sendirinya," imbuhnya.
Joeri Heerkens merupakan salah satu kiper muda potensial bagi Ajax Amsterdam. Bersama Jong Ajax, ia sudah tampil sebanyak 16 pertandingan dan mencatatkan 3 cleansheets.
Joeri Heerkens bergabung dengan klub berjuluk De Godenzonen itu pada musim panas 2025 lalu, setelah dibeli dari Sparta Praha.
Ia dikontrak Ajax hingga musim panas 2030 mendatang. Sehingga, masih banyak waktu bagi Heerkens untuk berkembang dan bisa menembus tim utama Ajax.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Voetbal Primeur