INDOZONE.ID - Pernahkah kalian bermain catur? Yaps, banyak orang sering memainkan permainan catur, ntah melalui ponsel atau secara langsung bersama teman.
Diketahui, catur merupakan permainan asah otak oleh dua orang menggunakan sebuah papan persegi yang terbagi menjadi 64 kotak, disusun dalam petak 8x8 dengan 32 bidak catur.
Sebelum memulai permainan ini, para pemain harus memilih warna yang terbagi menjadi dua, yaitu putih dan hitam.
Jika pemain dengan bidak catur putih biasanya akan memulai permainan lebih dulu, kemudian bidak catur hitam. Setelahnya, kedua pemain saling bergantian hingga permainan selesai.
Permainan catur akan selesai melalui skakmat. Istilah tersebut digunakan dalam olahraga catur jika raja dalam permainan tidak bisa bergerak lagi.
Namun, sebelum membahas lebih dalam soal skakmat, tim INDOZONE akan mengulas sedikit tentang sejarah permainan catur yang dilansir dari Ragchess, pada Sabtu (7/3/2026). Yuk simak!
Baca juga: UEFA Tegaskan Rencana Laga Finalissima Spanyol vs Argentina di Qatar Masih Berlanjut
Sejarah Permainan Catur
Menurut sejarawan, permainan catur berasal dari India yang pertama kali dimainkan pada abad ke-5 atau ke-6.
Bentuk catur paling awal disebut sebagai chaturanga, yang menurut bahasa sansekerta merupakan 4 unsur terpisah. Sebab, di zaman India kuno, permainan catur dimainkan oleh 4 orang yang berada di 4 sudut berbeda.
Menurut mistinisme India kuno, permainan catur ini dianggap mewakili semesta yang cukup sering dihubungkan dengan 4 unsur kehidupan yaitu api, udara, tanah dan air. Sebab, permainan ini menyimbolkan cara-cara hidup manusia.
Dari India, chaturanga mulai menyebar dengan cepat ke Persia. Di sini, catur disebut chatrang. Akan tetapi, ketika Bangsa Arab menginvasi Persia pada abad ke-7, mereka menyebutnya sebagai shatranj.
Baca juga: Hitung-hitungan Persib Bandung Juara Super League Musim Ini: Butuh Berapa Poin Lagi?
Kemudian, saat bangsa Arab menyebarkan agama Islam ke Spanyol, permainan catur ini mulai menyebar di daratan Eropa hingga ke Jerman, Inggris, Italia, Belanda, Irlandia, dan Rusia.
Sejak masuk ke Eropa, permainan catur ini makin meningkat. Bahkan, banyak digelar pertandingan dan turnamen dalam frekuensi yang lebih besar.
Dengan tersebarnya permainan catur di seluruh dunia, peraturan-peraturan dalam catur mulai dibentuk sejak abad pertengahan dan terus dimodifikasi hingga abad ke-19.
Kini, peraturan-peraturan dalam permainan catur telah ditetapkan oleh federasi catur internasional, yaitu Federation International de Echecs (FIDE) atau yang dikenal dengan World Chess Federation yang dibentuk pada 20 Juli 1924 lalu. Markas besar federasi catur internasional ini bermarkas di Lausanne, Swiss.
Baca juga: Manchester United Optimis Bisa Dapat Rp1,5 Trilun dari Penjualan Permanen Rashford dan Hojlund
Pengertian Skakmat dalam Catur
Permainan catur dimainkan oleh dua orang. Akan tetapi, penentu pemenang dalam permainan ini berdasarkan skakmat.
Kamu harus tahu, skakmat dalam permainan catur merupakan situasi kala raja berada di posisi skak. Posisi tersebut membuat raja tidak bisa bergerak dan tidak ada bidak yang dapat menangkap bidak penyebab posisi skak.
Skakmat juga berarti permainan harus segera selesai, terlepas dari banyak bidak yang berada di papan catur.
Di permainan ini, pion bisa memberikan skakmat meski papan catur hampir penuh dengan bidak lainnya.
Raja berada dalam serangan langsung, tidak dapat bergerak, dan tidak dapat merebut kembali pion karena ratu melindunginya.
Meskipun cukup penting mengupayakan keunggulan materi dalam catur. Tetapi, kalian perlu ingat bahwa tujuan utama dalam permainan catur yaitu skakmat saat bermain.
Tak cuma itu saja, beberapa langkah skakmat melibatkan bidak-bidak kuat hanya untuk mengakhiri permainan.
Baca juga: Piala Dunia 2026 Tinggal 3 Bulan Lagi, Pelatih Walid Regragui Undur Diri dari Maroko
Perbedaan Skak dan Skakmat
Dalam permainan catur, langkah skak tidak langsung mengakhiri permainan catur, melainkan untuk memberi tahu lawan, bahwa posisi rajanya dalam bahaya, sehingga raja harus segera bergerak untuk diselamatkan.
Ketika seorang pemain memiliki raja yang posisinya terancam, mereka harus memindahkan raja atau menangkap bidak penyerang raja.
Sementara itu, skakmat merupakan langkah untuk mengakhiri permainan, tanpa peduli banyak bidak yang tersisa di papan.
Itu tadi sobat INDOZONE, sedikit ulasan terkait sejarah permainan catur, hingga pengertian skakmat dan perbedaan skak dan skakmat.
Tentunya, permainan catur ini tampak menyulitkan tapi tampak sederhana jika kalian paham gerakan-gerakannya dan bisa memanfaatkan celah lawan untuk meraih kemenangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Ragchess.com