INDOZONE.ID - Pelatih Arsenal, Mikel Arteta sebut kekalahan timnya atas Bournemouth menjadi pukulan yang cukup telak.
Sebab, kekalahan tersebut membuat The Gunners gagal menjauh dari pesaing terdekat mereka Manchester City yang berada di peringkat kedua.
Dalam pertandingan yang digelar di Emirates Stadium pada Sabtu (11/4/2026), Arsenal harus takluk 1-2 dari Bournemouth pada pertandingan pekan ke-32 Premier League musim ini.
Dalam laga tersebut, Arsenal sempat tertinggal terlebih dulu oleh Bournemouth melalui gol Eli Junior Kroupi pada menit ke-17, sebelum akhirnya The Gunners menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui gol penalti Viktor Gyokeres pada menit ke-35.
Memasuki babak kedua, Arsenal berupaya untuk menambah gol.
Akan tetapi, petaka justru menimpa klub Meriam London itu yang mana Bournemouth sukses menggandakan keunggulan menjadi 1-2 melalui gol dari Alex Scott pada menit ke-74, yang mana skor 1-2 untuk kemenangan The Cherries bertahan hingga menit akhir.
Baca juga: Presiden Prabowo Resmi Mundur dari Ketum PB IPSI
Pada laga tersebut, Arsenal sebenarnya tampil cukup dominan dengan penguasaan bola sebesar 52 persen. Tak hanya itu, mereka juga menciptakan banyak peluang akan tetapi tidak di eksekusi dengan sempurna.
Oleh sebab itu, dalam wawancaranya setelah pertandingan Arteta mengatakan bahwa permainan Arsenal jauh dari standar permainan mereka.
Ia juga menyebut bahwa kekalahan atas Bournemouth menjadi pukulan telak bagi timnya.
"Itu adalah pukulan besar bagi kami. Ini terasa menyakitkan, kita harus menerimanya dengan lapang dada. Kamu harus bangkit, berjuang," ujar Mikel Arteta dalam wawancaranya seusai pertandingan yang dikutip dari akun Instagram Fabrizio Romano pada Minggu (12/4/2026).
Lebih lanjut, Arteta juga mengakui kualitas dan performa Bournemouth belakangan ini cukup bagus, yang mana tim asuhan Andoni Iraola itu belum terkalahkan dalam 11 pertandingan terakhir.
Sementara itu, Arteta juga akui bahwa permainan The Gunners jauh dari standar.
Baca juga: Masalah Selesai, 4 Pemain Timnas Indonesia Bisa Main Lagi di Belanda
"Bournemouth adalah tim yang belum kalah selama 11 pertandingan karena suatu alasan, mereka melakukan banyak hal dengan benar. Sekarang tentang bagaimana kita bereaksi. Kami bermain cukup jauh dari standar," tutur pelatih berusia 43 tahun itu menambahkan.
Tentu saja, kekalahan atas Bournemouth menjadi modal yang kurang bagus bagi Arsenal untuk melakoni dua pertandingan besar berikutnya.
Pada laga selanjutnya, Arsenal akan menghadapi Sporting CP di leg kedua perempat final Liga Champions pada Kamis (16/4/2026) mendatang, sebelum mereka menghadapi Manchester City di laga penentuan gelar juara Premier League musim ini pada Minggu (19/4/2026).
Tentu saja, Arsenal tidak memiliki waktu untuk larut dari kekecewaan, mereka harus segera bangkit untuk menghadapi laga-laga besar berikutnya jika mereka ingin mengakhiri musim dengan meraih trofi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram @fabriziorom