Jumat, 01 MEI 2026 • 15:10 WIB

Jay Idzes Ajak Jurnalis asal Jepang ke Indonesia Agar Bisa Rasakan Atmosfer Sepak Bola Tanah Air

Author

Bek Sassuolo, Jay Idzes. (Instagram/@sassuolocalcio)

INDOZONE.ID - Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, baru-baru ini ajak jurnalis asal Jepang ke Indonesia, saat Timnas Indonesia bermain agar bisa rasakan atmosfer sepak bola tanah air.

Momen tersebut terjadi saat Jay Idzes diwawancarai media Jepang, Soccer-king.jp. Dalam wawancaranya itu, ia meminta jurnalis asal Jepang tersebut untuk ke Indonesia.

Pemain berusia 25 tahun itu juga menjelaskan, atmosfer para penggemar di Indonesia. Bahkan, pemain Sassuolo itu juga menyebut suporter Timnas Indonesia merupakan salah satu yang terbaik di dunia.

"Apakah kamu pernah ke Indonesia? Belum? Kamu harus ke sana, haha. Jika saya berbicara tentang gairah dan kecintaan terhadap sepak bola dan tim nasional, saya pikir itu [suporter Timnas Indonesia] mungkin salah satu yang terbaik di dunia," ujar Jay Idzes dikutip dari soccer-king.jp, pada Jumat (1/5/2026).

Baca juga: Profil dan Peta Kekuatan Timnas Meksiko: Ambisi Tim Tuan Rumah untuk Melangkah Jauh di Piala Dunia 2026

Jay Idzes saat membela Timnas Indonesia melawan China di Kualifikasi Piala Dunia 2026 (Instagram/@jayidzes)

"Orang-orang selalu mendukung kami. Mereka selalu siap mendukung kami, jika kami menang tentu saja, jika kami kalah mereka tetap ada untuk mendukung," lanjutnya.

Lebih lanjut, Jay Idzes juga menyebutkan, sepak bola merupakan jalan hidup bagi orang-orang Indonesia. Salah satu contohnya, ketika Timnas Indonesia selesai bertanding melawan Timnas Jepang.

Hal itu membuat para pemain skuad Garuda ada gairah berjuang untuk menang, seperti yang dimiliki oleh para suporter Timnas Indonesia.

Ia menyebutkan, gairah yang dimiliki para suporter Timnas Indonesia juga ingin ditularkan kepada para pemain di atas lapangan.

"Anda dapat melihat bahwa itu sesuatu yang berbeda bagi orang-orang disana. Sepak bola seperti cara hidup. Seperti kami keluar ke lapangan dan bermain melawan Jepang atau tim lain, Anda dapat melihat gairah yang mereka miliki, mereka ingin menularkannya kepada kami dan kami ada di sana. 11 atau 23 pemain yang ada disana, kami berjuang untuk mereka," ujar mantan pemain Venezia itu memaparkan.

Baca juga: Profil dan Peta Kekuatan Timnas Inggris di Piala Dunia 2026: Mampukah The Three Lions Akhiri Paceklik Gelar?

Pemain kelahiran Mierlo, Belanda itu juga mengatakan, di Indonesia selalu ada komunikasi timbal balik antara pemain dan juga para suporter.

Hal tersebut, karena para suporter tim Garuda selalu memberikan energi tambahan kepada para pemain, dan dukungan yang luar biasa dari para suporter, juga memotivasi para pemain Timnas untuk bisa terus maju dan juga bekerja keras.

"Bagaimana kami bermain di lapangan dan bagaimana kami menunjukkan diri kami mewakili orang-orang. Jadi selalu ada komunikasi timbal balik dengan para penggemar karena mereka memberikan kami begitu banyak energi dan dukungan luar biasa. Itu memberi kami dorongan ekstra, untuk terus maju dan terus bekerja keras," ujar Jay Idzes menutup wawancara.

Meskipun Timnas Indonesia tidak lolos ke Piala Dunia 2026, Jay Idzes tetap setia untuk membawa skuad Garuda melangkah tinggi di turnamen Internasional.

Terdekat, skuad Garuda akan tampil di Piala Asia 2027. Hal tersebut menjadi tujuan utama bagi skuad Garuda, untuk bisa melangkah jauh di turnamen sepak bola terbesar di benua Asia itu.

Sebelum tampil di Piala Asia, Indonesia akan berjibaku terlebih dulu di Piala AFF 2026 pada Juli 2026 mendatang.

Akan tetapi, para pemain diaspora yang berkarier di Eropa, kemungkinan besar tidak akan memperkuat skuad Garuda di turnamen sepak bola se-Asia Tenggara itu.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Soccer-king.jp

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU