Rabu, 06 MEI 2026 • 15:47 WIB

Diego Simeone Enggan Salahkan Wasit Usai Atletico Kalah dari Arsenal di Semifinal Liga Champions

Author

Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone (Ana Beltran/REUTERS)

INDOZONE.ID - Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, enggan menyalahkan keputusan wasit dalam kekalahan timnya dari Arsenal di leg II semifinal Liga Champions 2025/2026, pada Rabu (6/5/2026), dini hari WIB.

Dalam pertandingan di Emirates Stadium itu, Atletico Madrid kalah tipis 0-1 dari Arsenal. Hasil tersebut membuat Los Rojiblancos tersingkir dari kompetisi elite Eropa itu karena kalah agregat 1-2.

Namun, sorotan dalam pertandingan tersebut tertuju kepada wasit Daniel Siebert yang mengabaikan protes pemain Atletico terkait pelanggaran Riccardo Calafiori terhadap Antoine Griezmann di kotak penalti pada menit ke-56.

Wasit justru memberikan tendangan bebas kepada Arsenal setelah Marc Pubill melakukan pelanggaran kepada Gabriel Magalhaes beberapa saat sebelumnya.

Dalam wawancaranya setelah pertandingan, Diego Simeone tidak fokus dengan insiden yang dialami oleh Antoine Griezmann. Akan tetapi, ia menyebut Calafiori jelas melakukan pelanggaran kepada pemainnya.

Baca juga: Profil Timnas Maroko dan Peta Kekuatan di Piala Dunia 2026: Siap Ulangi Kesuksesan 4 Tahun Lalu!

Gol Bukayo Saka saat pertandingan leg kedua semifinal Liga Champions melawan Atletico Madrid (Dylan Martinez/REUTERS)

"Saya tidak akan fokus pada hal sederhana seperti insiden Griezmann. Jelas, itu pelanggaran. Wasit mengatakan ada pelanggaran yang dilakukan Marc [Pubill] terhadap salah satu pemain mereka," ujar Diego Simeone, dikutip dari ESPN, Rabu (6/5/2026).

Lebih lanjut, Simeone tidak ingin mencari alasan dari kekalahan Atletico Madrid dari Arsenal di babak semifinal Liga Champions.

"Aku tidak akan fokus pada hal itu. Itu hanya akan menjadi alasan, dan aku tidak ingin membuat alasan," imbuhnya.

Baca juga: Daftar Rekor yang Bisa Terpecahkan di Piala Dunia 2026, Messi dan Ronaldo Berpeluang

Simeone tetap bangga dengan pencapaian Atletico sejauh ini meski tidak memenangkan gelar apa pun musim ini. 

"Kami sampai di tempat yang tak seorang pun bayangkan, bersaing dengan tim yang memiliki kekuatan luar biasa," ujar pelatih berusia 50 tahun itu.

"Saya bangga berada di posisi ini. Di pramusim, ketika tim diperkenalkan, saya mengatakan kami akan bersaing. Dan kami memang bersaing. Sayangnya kami belum memenangkan apa pun, tetapi kami telah mencapai tempat-tempat yang tidak mudah dicapai," sambungnya.

Simeone menilai, Atletico telah berkembang pesat hingga jadi salah satu klub yang diakui di Eropa dan dunia.

Baca juga: Daftar 5 Pemain Bintang yang Diprediksi Tampil Flop di Piala Dunia 2026, Ada Idola Kalian?

"Kami telah berkembang pesat dalam setiap aspek, kami adalah klub yang diakui di Eropa dan dunia. Tetapi, para penggemar ingin menang. Mencapai semifinal saja tidak cukup," jelasnya.

Sementara itu, dengan kemenangan ini, Arsenal mencapai final Liga Champions pertama mereka sejak 2006 silam. Kala itu, Arsenal kalah dari Barcelona di final.

Tak ayal, Arsenal berpeluang besar untuk mendapatkan gelar juara Liga Champions pertama mereka jika bisa memenangkan partai puncak.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ESPN

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU