Rabu, 03 JUNI 2026 • 10:10 WIB

Ritual Unik Raviandi dan Ravianto Ramadhan Sebelum Tanding, dari Tidur Pakai Handuk hingga Ngopi!

Author

Raviandi Ramadhan dan Ravianto Ramadhan, atlet panjat tebing kembar Indonesia. (Instagram/ravianto_)

INDOZONE.ID - Setiap atlet memiliki cara tersendiri untuk mempersiapkan diri mereka sebelum bertanding. Selain latihan fisik dan pemanasan, banyak dari mereka yang juga memiliki ritual khusus untuk menjaga kondisi mental agar tetap tenang menjelang kompetisi.

Hal tersebut juga dilakukan oleh atlet panjat tebing kembar Indonesia, Raviandi Ramadhan dan Ravianto Ramadhan. Bagi keduanya, kesiapan mental menjadi salah satu faktor penting yang dapat memengaruhi performa saat berada di arena pertandingan.

Dalam kunjungan ke kantor Indozone pada 13 Mei 2026, Raviandi dan Ravianto menceritakan kebiasaan yang rutin mereka lakukan sebelum naik ke dinding panjat.

Tidur Singkat Jadi Cara Raviandi Mengurangi Rasa Gugup

Baca juga: Jajal Eropa, si Kembar Atlet Panjat Tebing Ravianto dan Raviandi Ramadhan Lawan Cuaca Dingin hingga Bawa Rice Cooker Sendiri

Raviandi mengaku memiliki kebiasaan unik sebelum memulai pertandingan. Di sela waktu sebelum pemanasan dan giliran bertanding, ia biasanya menyempatkan diri untuk tidur singkat selama beberapa menit.

Menurutnya, istirahat sejenak tersebut membantu tubuh dan pikirannya menjadi lebih segar.

"Biasanya sebelum pemanasan dan mulai manjat, saya tidur dulu sekitar 10 menit. Mata ditutup pakai handuk." ujarnya.

Meski hanya berlangsung singkat, tidur tersebut menjadi cara efektif bagi dirinya untuk meredakan rasa gugup yang sering muncul menjelang pertandingan.

Setelah bangun, ia merasa kondisi tubuh dan pikirannya kembali fresh sehingga dapat lebih fokus menghadapi tantangan di lintasan panjat.

Secangkir Kopi untuk Menambah Fokus

Selain tidur singkat, Raviandi juga memiliki satu kebiasaan lain yang hampir selalu dilakukan sebelum bertanding, yakni minum kopi.

Baginya, secangkir kopi membantu meningkatkan fokus sekaligus menjadi bagian dari rutinitas yang membuatnya lebih siap secara mental.

Kebiasaan serupa ternyata juga dilakukan oleh saudara kembarnya, Ravianto Ramadhan.

Baca juga: Dari Dinding Panjat Sederhana di Rumah, Ravianto dan Raviandi Ramadhan Kini Jadi Atlet Panjat Tebing Andalan Indonesia

Ravianto Memilih "Meditasi" dengan Mengenali Kondisi Tubuh

Berbeda dengan Raviandi yang mengandalkan tidur singkat, Ravianto memiliki cara lain untuk menenangkan diri sebelum bertanding. Ia mengaku lebih banyak melakukan refleksi terhadap kondisi tubuh dan pikirannya sendiri.

Menurutnya, hal terpenting sebelum bertanding adalah memahami apa yang sedang dirasakan tubuhnya pada saat itu.

"Kalau saya lebih kayak meditasi sederhana. Coba baca kondisi tubuh lagi seperti apa," katanya.

Tidak Melawan Rasa Gugup, tetapi Mengelolanya

Ravianto menilai tekanan menjelang pertandingan tidak perlu dilawan secara berlebihan. Sebaliknya, ia perlu memahami dan mengelola perasaan tersebut agar tidak berubah menjadi beban.

Ketika merasa terlalu tegang atau gugup, ia biasanya melakukan pemanasan dengan ritme yang lebih santai agar tubuh kembali rileks.

"Kalau lagi deg-degan, pas pemanasan coba lebih santai supaya badan rileks lagi. Jangan sampai kasih pressure berlebihan ke diri sendiri," jelasnya.

Menurutnya, semakin atlet mengenal kondisi tubuh dan pikirannya sendiri, semakin besar peluang untuk tampil optimal saat pertandingan berlangsung.

Baca juga: Kisah Raviandi dan Ravianto Ramadhan, si Kembar yang Jatuh Cinta dengan Panjat Tebing sejak Kecil

Persiapan Mental Sama Pentingnya dengan Latihan Fisik

Meski memiliki ritual dan kebiasaan yang berbeda, Raviandi dan Ravianto sepakat bahwa kesiapan mental memegang peran penting dalam olahraga panjat tebing.

Selain membutuhkan kekuatan fisik dan teknik yang matang, mereka juga harus mampu mengendalikan tekanan ketika berada di arena pertandingan.

Mulai dari tidur singkat, menikmati secangkir kopi, hingga melakukan meditasi sederhana dengan mengenali kondisi tubuh, semua dilakukan untuk tujuan yang sama, yakni menjaga fokus dan membantu mereka mengeluarkan kemampuan terbaiknya saat bertanding.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU