INDOZONE.ID - Timnas Amerika Serikat bakal memulai perjuangan mereka di ajang Piala Dunia 2026 dengan menantang wakil Amerika Selatan, Paraguay.
Laga pembuka Grup ini bakal digelar di Los Angeles Stadium pada Sabtu, 13 Juni 2026 pukul 08.00 WIB.
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Christian Pulisic CS mengusung misi wajib menang demi mengamankan tiga poin perdana.
Sebagai salah satu dari tiga negara tuan rumah, Amerika Serikat otomatis lolos ke putaran final tanpa harus melewati babak kualifikasi CONCACAF.
Laga ini diprediksi bakal berjalan sengit, mengingat kedua tim punya motivasi besar untuk membuktikan diri di panggung tertinggi dunia setelah sempat terseok-seok di turnamen regional sebelumnya.
Amerika Serikat memasuki turnamen akbar ini dengan nakhoda baru, Mauricio Pochettino.
Mantan pelatih Chelsea dan PSG tersebut ditunjuk untuk menukangi tim setelah Amerika Serikat mencatatkan hasil memalukan di Copa América 2024 lalu, di mana mereka gagal lolos dari babak penyisihan grup saat bertindak sebagai tuan rumah.
Di level regional CONCACAF sendiri, performa naik-turun ini membuat publik mendesak adanya perubahan masif di dalam intensitas permainan tim.
Baca juga: Bungkam Afrika Selatan, Meksiko Lanjutkan Rekor Gak Pernah Kalah di Laga Pembuka Piala Dunia!
Terdapat perubahan ke arah positif pada CONCACAF Gold Cup, Amerika Serikat berhasil melaju ke Final sebelum akhirnya harus takluk dengan Meksiko 2-1.
Grafik permainan anak asuh Pochettino sebenarnya mulai menunjukkan tanda-tanda positif menjelang Piala Dunia.
Setelah sempat babak belur di laga uji coba akhir Maret lalu dengan menelan kekalahan beruntun dari Belgia 5-2 dan dari Portugal 2-0, Timnas Amerika Serikat berhasil bangkit.
Mereka sukses menekuk Senegal 3-2 pada 31 Mei, disusul performa spartan yang menjanjikan saat memberikan perlawanan ketat kepada tim raksasa Jerman, meski akhirnya harus kalah tipis 2-1.
Di kubu lawan, Paraguay datang dengan gairah tinggi setelah akhirnya berhasil kembali ke putaran final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak tahun 2010 silam.
Skuad berjuluk Albirroja ini lolos setelah bertarung habis-habisan di kualifikasi CONMEBOL yang terkenal kejam, dengan finis di peringkat keenam alias batas terakhir zona lolos otomatis setelah mengemas 28 poin.
Kendati punya mentalitas petarung khas Amerika Selatan, Paraguay sebenarnya membawa modal yang kurang oke dari turnamen Copa América terakhir mereka, di mana mereka kesulitan bersaing dengan tim-tim mapan seperti Argentina dan Brasil.
Ditambah lagi, kekuatan mereka dipastikan timpang di laga pembuka ini lantaran pemain bintang sekaligus motor serangan mereka, Julio Enciso, mengalami cedera parah minggu lalu dan dipastikan absen menghadapi AS.
Baca juga: Bentuk Gerakan Kaki pada Renang Gaya Bebas: Begini yang Benar!
Pertemuan terakhir kedua negara terjadi pada laga persahabatan berintensitas tinggi November lalu di Pennsylvania, di mana Amerika Serikat sukses keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 2-1.
Kemenangan tersebut setidaknya memberikan gambaran peta kekuatan taktis yang berpihak pada tuan rumah.
Secara kedalaman skuad, Timnas Amerika Serikat saat ini memang tidak bisa dipandang sebelah mata karena dihuni oleh deretan nama populer yang merumput di panggung tertinggi Eropa, mulai dari Christian Pulisic, Weston McKennie, Timothy Weah, Tyler Adams, hingga bek tangguh Chris Richards.
Berbekal jam terbang tinggi serta pengalaman menghadapi tekanan di kompetisi top Eropa tersebut, generasi emas asuhan Pochettino ini diharapkan mampu tampil solid dan membawa skuad Paman Sam melaju jauh di gelaran Piala Dunia tahun ini.
Baca juga: Preview Kanada vs Bosnia-Herzegovina: Pertemuan Pertama Sepanjang Sejarah Kedua Negara!
Di kubu seberang, Paraguay juga datang dengan modal yang gak kalah mentereng lewat kombinasi pemain bintang mereka yang merutinkan diri bermain di liga-liga top Eropa. Selain nama Julio Enciso, Albirroja juga diperkuat oleh pilar-pilar penting seperti Antonio Sanabria, Omar Alderete, hingga gelandang berbakat Diego Gomez.
Kehadiran nama-nama tersebut diyakini bakal membawa suntikan semangat baru serta pengalaman taktis yang krusial bagi Paraguay untuk unjuk gigi sekaligus membuktikan bahwa mereka siap bersaing di kompetisi terakbar di dunia ini.
Berdasarkan analisis performa dan pincangnya lini serang Paraguay tanpa Enciso, Amerika Serikat diunggulkan untuk bisa mengamankan poin penuh.
Apalagi, persaingan di grup ini terbilang berat karena ada Turki yang sedang dalam performa menanjak bersama bintang muda Real Madrid, Arda Güler.
Baca juga: Comeback Dramatis, Oh Hyeon-gyu Bawa Korsel Bungkam Ceko 2-1!
Tiga poin di Los Angeles menjadi harga mati bagi skuad Pochettino jika ingin mengamankan posisi minimal sebagai runner-up grup demi melaju ke babak gugur.
Prediksi Skor Akhir: USA 2-0 Paraguay.
Gimana menurut kalian?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Fox Sports