Jumat, 19 JUNI 2026 • 16:18 WIB

Tampil Perkasa, Kanada Gilas Qatar 6-0 dan Cetak Kemenangan Bersejarah!

Author

Selebrasi skuad Kanada. (REUTERS)

INDOZONE.ID - Timnas Kanada sukses mengukir sejarah baru dalam lembaran sepak bola mereka. 

Tampil di depan 52.497 pendukung, skuad asuhan Jesse Marsch ini berhasil memetik kemenangan pertama sepanjang sejarah keikutsertaan Kanada di ajang Piala Dunia setelah menggilas Qatar dengan skor telak 6-0.

Penyerang Juventus, Jonathan David, menjadi bintang utama lewat torehan hat-trick fantastis yang semakin menegaskan statusnya sebagai top skor sepanjang masa bagi tim putra Kanada.

Kemenangan masif ini tidak hanya membuat publik Vancouver bergemuruh, tetapi juga sukses mendongkrak selisih gol Kanada di papan klasemen Grup B. 

Baca juga: Juara Grup A, Meksiko Tim Pertama Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026

Hasil ini menyusul pertandingan lain di grup yang sama di mana Swiss berhasil menumbangkan Bosnia dan Herzegovina dengan skor 4-1 beberapa jam sebelumnya.

Pertandingan dikuasai penuh oleh Kanada dengan 78% ball possesion sedangkan Qatar hanya 22%. 

Gempuran skuad Kanada tiada habis dengan mencatatkan 32 shots dengan 9 on target. Qatar terkurung total yang hanya bisa melesatkan 2 tembakan off target.

Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Kanada langsung tancap gas dan mengurung lini pertahanan Qatar. Gol pembuka keunggulan lahir dari kemelut hasil sepak pojok Ali Ahmed yang gagal disapu bersih oleh lini belakang Qatar. 

Baca juga: Zlatko Dalic Akui Timnas Inggris Unggul Dalam Situasi Bola Mati

Bola liar tersebut langsung disambar oleh Cyle Larin untuk membawa Kanada unggul 1-0 di menit ke-17. Tidak berselang lama, Jonathan David di menit ke-29 menggandakan keunggulan lewat sebuah sepakan voli ciamik setelah menerima bola pantulan hasil tendangan Tajon Buchanan yang sempat diblok.

Penderitaan skuad Julen Lopetegui semakin bertambah pada menit ke-33 setelah bek kiri Homam Ahmed diganjar kartu merah langsung oleh wasit usai menjatuhkan Tajon Buchanan yang sedang berlari bebas menuju kotak penalti. 

Unggul jumlah pemain, Kanada menutup babak pertama dengan skor 3-0 setelah Jonathan David mencetak gol keduanya memanfaatkan bola muntah hasil sundulan Cyle Larin yang sempat ditepis kiper Mahmoud Abunada.

Baca juga: Messi, Mbappe dan Haaland Awali Piala Dunia 2026 dengan Gemilang, Ronaldo Kok Melempem?

Memasuki paruh kedua, Kanada sama sekali tidak mengendurkan intensitas serangan mereka. Namun, kemenangan besar ini harus dibayar mahal oleh cedera mengerikan yang menimpa gelandang muda Kanada, Ismaël Koné, pada menit ke-51. 

Gelandang Qatar, Assim Madibo, melakukan pelanggaran keras yang terlambat dari arah belakang hingga membuat kaki kiri Koné patah.

Setelah dilakukan peninjauan ulang lewat VAR, wasit langsung mengubah hukuman kartu kuning Madibo menjadi kartu merah, memaksa Qatar bermain dengan 9 orang di lapangan. 

Ismaël Koné yang terpaksa ditandu keluar lapangan mendapatkan tepuk tangan penghormatan dari puluhan ribu suporter yang terus menggemakan namanya.

Baca juga: Thomas Tuchel Sebut Inggris Sukses atasi Rasa Gugup dalam Kemenangan atas Kroasia

Meski sempat terguncang melihat cedera horor rekan setimnya, para pemain Kanada berhasil menjaga fokus dan melanjutkan dominasi mereka. 

Pada menit ke-64, Nathan Saliba sukses melesakkan gol lewat eksekusi tendangan bebas langsung dan merayakannya dengan membentuk angka 8 menggunakan jarinya sebagai bentuk dedikasi untuk Koné.

Pesta gol Kanada semakin lengkap di menit ke-75 setelah umpan silang Jacob Shaffelburg salah diantisipasi oleh Mohamed Al Mannai hingga tercipta gol bunuh diri. 

Di masa injury time, Jonathan David akhirnya mengunci hat-trick setelah secara tidak sengaja memblok tendangan rekannya sendiri di depan gawang kosong, mengubah arah bola menjadi gol penutup pertandingan.

Baca juga: 6 Fakta Pertandingan Portugal vs RD Kongo di Piala Dunia 2026, Laga Sengit Berakhir Seri 1-1!

Menariknya, dalam laga ini pelatih Jesse Marsch sengaja menyimpan bek bintang Alphonso Davies yang baru pulih dari cedera hamstring demi menghindari risiko di tengah tensi pertandingan yang keras. 

Dengan hasil ini, seluruh 26 pemain di dalam skuad Kanada resmi mencatatkan nama mereka di buku sejarah sebagai generasi pertama yang mempersembahkan kemenangan bagi Kanada di ajang Piala Dunia.

Kemenangan 6-0 ini jelas menjadi sinyal kuat kalau Kanada gak bisa diremehkan di rumah sendiri! Menurut kalian, seberapa jauh melangkah langkah Kanada setelah performa segila ini?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: The Guardian

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU