4 Fakta Pertandingan Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026, La Furia Roja Puncaki Klasemen Grup H!
INDOZONE.ID - Panggung Piala Dunia 2026 bener-bener lagi panas-panasnya nih gaes! Salah satu laga yang baru aja beres dan langsung jadi omongan di mana-mana.
Ialah duel seru di babak Grup Grup H yang mempertemukan raksasa Eropa, Spanyol, melawan tim kuat Timur Tengah, Arab Saudi.
Pertandingan yang digelar pada Minggu 21 Juni 2026 jam 23.00 WIB ini, berlangsung super seru di Stadion Atlanta.
Buat kamu yang kelewatan nonton live-nya karena ketiduran atau asyik nongkrong, tenang aja karena laga kemarin bener-bener jadi panggung unjuk gigi buat skuad Tim Matador yang tampil kesetanan sejak peluit pertama dibunyikan.
Spanyol sukses menyudahi pertandingan dengan skor yang bener-bener mencolok, yaitu 4-0 tanpa balas.
Kemenangan mutlak ini langsung bikin timeline media sosial penuh sama meme, dan pujian buat anak-anak asuh Spanyol yang mainnya rapi banget.
Kemenangan besar ini juga otomatis bikin posisi Spanyol langsung melesat naik ke peringkat 1 di papan klasemen sementara Grup H. Sedangkan Arab Saudi, harus rela terdampar di posisi buncit alias peringkat 4.
Yuk, kita bedah bareng-bareng apa aja momen gokil dan statistik ngeri di balik kemenangan telak Spanyol tadi malam!
Baca juga: 6 Fakta Pertandingan Portugal vs RD Kongo di Piala Dunia 2026, Laga Sengit Berakhir Seri 1-1!
Dominasi Total Tim Matador Sepanjang 90 Menit Laga
Kalau kita ngomongin soal jalannya pertandingan, Spanyol bener-bener gak ngasih napas sedikit pun buat para pemain Arab Saudi.
Sejak menit awal, aliran bola pendek dari kaki ke kaki yang jadi ciri khas mereka sukses bikin barisan pertahanan Arab Saudi kocar-kacir.
Statistik pertandingan mencatat kalau Spanyol berhasil memegang penguasaan bola sampai 65 persen, ninggalin Arab Saudi yang cuma kebagian 35 persen aja.
Dominasi ini kelihatan banget dari jumlah operan Spanyol yang nembus angka 639 kali dengan akurasi operan super akurat mencapai 92 persen.
Bandingkan sama Arab Saudi yang cuma bisa ngelakuin 238 kali operan dengan akurasi 76 persen.
Gak cuma menang di penguasaan bola aja gaes, lini serang Spanyol juga bener-bener agresif dan haus gol.
Sepanjang pertandingan, mereka sukses melepaskan total 21 tembakan. 9 di antaranya bener-bener tepat sasaran alias tembakan ke arah gawang.
Sebaliknya, Arab Saudi bener-bener frustrasi buat nembus sepertiga lapangan Spanyol dan cuma bisa menghasilkan total 3 tembakan dengan hanya 1 yang mengarah ke gawang.
Berkat gempuran yang gak ada habisnya ini, Spanyol dapet jatah 6 tendangan sudut, sementara Arab Saudi cuma dapet 1 kali kesempatan aja.
Hujan Gol Babak Pertama yang Dimulai oleh Wonderkid Barcelona
Keran gol Spanyol di Stadion Atlanta kemarin dibuka oleh aksi memukau dari si anak ajaib alias wonderkid asal Barcelona, Lamine Yamal.
Baru juga laga berjalan 10 menit, pemain muda yang satu ini udah berhasil ngegetarkan jala gawang Arab Saudi lewat penempatan posisinya yang cerdik banget.
Gol cepat di menit 10 ini langsung merusak mental bermain anak-anak Arab Saudi dan bikin strategi bertahan mereka buyar seketika.
Belum sempat Arab Saudi nata ulang pertahanan mereka, Spanyol kembali ngamuk lewat aksi Mikel Oyarzabal.
Pemain depan yang satu ini bener-bener jadi mimpi buruk buat kiper lawan karena berhasil mencetak brace alias dua gol sekaligus dalam waktu yang berdekatan.
Gol pertamanya lahir di menit 21, dan cuma berselang 3 menit aja, tepatnya di menit 24, Oyarzabal kembali mencatatkan namanya di papan skor.
Keunggulan 3-0 ini bertahan sampai turun minum dan bikin para pemain Spanyol masuk ke ruang ganti dengan senyum lebar.
Baca juga: 6 Fakta Pertandingan Prancis vs Senegal di Piala Dunia 2026, Mbappe Cetak Brace!
Blunder Fatal Gol Bunuh Diri akibat Kepanikan Efek Cucurella
Memasuki babak kedua, Arab Saudi sebenernya mencoba buat tampil lebih disiplin demi menahan agar gak kebobolan lebih banyak gol lagi.
Tapi petaka justru datang lagi pas babak kedua baru berjalan beberapa menit, tepatnya di menit 49.
Kejadian ini bermula dari skema serangan kilat Spanyol yang dimotori oleh Marc Cucurella, pemain yang saat ini lagi jadi sorotan utama media-media internasional karena berita hot dirinya yang baru saja join dengan Real Madrid.
Cucurella mengirimkan umpan lambung yang sangat merepotkan ke jantung pertahanan Arab Saudi.
Karena dapet tekanan yang super intens dan panik dapet serangan bola matang dari Cucurella, bek Arab Saudi yaitu Hassan Al-Tombakti salah mengantisipasi arah datangnya bola.
Niat hati ingin membuang bola menjauh dari area berbahaya, sentuhan dari Hassan Al-Tombakti malah bikin bola bersarang ke dalam gawangnya sendiri.
Gol bunuh diri di menit 49 ini, bikin skor berubah jadi 4-0 sekaligus jadi gol penutup di laga berat sebelah ini.
Catatan Kedisiplinan Laga yang Lumayan Bersih dari Kartu Merah
Meskipun Spanyol tampil sangat dominan dan terus-menerus menekan, tensi pertandingan sebenernya berjalan cukup terkendali dan gak menjurus ke permainan yang kasar banget.
Spanyol tercatat melakukan 10 kali pelanggaran sepanjang laga, tapi untungnya gak ada satu pun pemain mereka yang dapet sanksi dari wasit, alias 0 kartu kuning dan 0 kartu merah.
Spanyol juga sempat terjebak perangkap offside sebanyak 2 kali, akibat skema menyerang mereka yang terlalu menggebu-gebu.
Di sisi lain, frustrasinya para pemain Arab Saudi dalam membendung serangan Spanyol bikin mereka melakukan beberapa tindakan ilegal buat menghentikan laju pemain lawan.
Arab Saudi mencatat total 2 kali pelanggaran, di mana kedua pelanggaran tersebut berbuah 2 kartu kuning dari kantong wasit.
Selain itu, Arab Saudi juga beberapa kali mencoba melakukan serangan balik cepat namun harus gagal karena terperangkap offside sebanyak 3 kali.
Baca juga: 5 Fakta Pertandingan Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026, La Celeste Pimpin Klasemen Grup H!
Sampai wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga, skor telak 4-0 tetap bertahan buat kemenangan mutlak Spanyol.
Informasi dari hasil pertandingan ini, pastinya bisa jadi modal berharga buat kamu menganalisis tim mana yang bakal melaju jauh di turnamen akbar tahun 2026 ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan