Jumat, 03 JULI 2026 • 12:30 WIB

Apa itu 'Target Man' dalam Sepak Bola? Ini Perannya di Atas Lapangan

Author

Ilustrasi Penyerang Target Man (The Football Freak)

INDOZONE.ID - Dalam sepak bola, setiap penyerang memiliki peran atau tipikal yang berbeda-beda.

Ada penyerang yang berperan sebagai deep-lying forward, advanced forward, poacher, false nine atau bahkan Target Man.

Pada artikel ini, kita akan membahas lebih dalam soal istilah target man dalam permainan sepak bola.

Bagi kamu yang sering memainkan gim Football Manager, tentu sudah tidak asing dengan istilah tersebut.

Melansir dari The Football Analyst pada Jumat, (3/7/2026), istilah target man merujuk pada istilah tipe penyerang tengah tertentu, yang peran utamanya adalah sebagai titik fokus dalam serangan.

Biasanya, seorang target man dikenal dengan fisiknya, tinggi badan, kekuatan, dan kemampuan udara yang memungkinkan untuk menerima umpan-umpan panjang, menahan bola, serta melibatkan rekan satu tim dalam pergerakan untuk menyerang.

Peran target man ini telah menjadi fundamental taktik dalam beberapa dekade terakhir, terutama dalam sistem permainan direct atau langsung.

Akan tetapi, seiring perkembangan sepak bola modern, peran penyerang tengah juga ikut berkembang.

Sementara itu, peran penyerang tradisional terutama diandalkan untuk duel udara dan penguasaan bola, variasi modern menggabungkan kekuatan fisik, mobilitas, kemampuan teknis dan juga kecerdasan taktis.

Baca juga: Thomas Tuchel Beberkan Rahasia Kemenangan Inggris atas RD Kongo

Peran 'Target Man' dalam Taktik Sepak Bola

Berikut ini beberapa peran Target Man dalam taktik sepak bola yang wajib kamu ketahui. Yuk simak!

1. Hold-up Play

Salah satu fungsi penyerang tengah adalah menahan bola. Hal tersebut sangat memungkinkan rekan satu tim untuk melakukan serangan sementara penyerang tengah bertugas menahan bola di bawah tekanan pertahanan.

  • Saat menghadapi tim yang menerapkan pressing tinggi, menahan bola mengurangi tekanan pada pertahanan.
  • Dalam sistem serangan balik, seorang penyerang tengah dapat menerima umpan panjang, mengontrolnya, dan mengoper bola kepada rekan setim yang melakukan lari ke depan.
  • Mengendalikan permainan juga memungkinkan tim untuk beralih dari bertahan ke menyerang dengan lebih efektif, memastikan para pemain memiliki waktu untuk maju dan menciptakan keunggulan jumlah pemain.
  • Seorang penyerang tengah yang kuat dengan kontrol bola yang baik juga dapat memancing pelanggaran di area berbahaya, memberikan tim peluang bola mati.

Baca juga: Sisi Lain Piala Dunia 2026: Kiper Paraguay Orlando Gill Jual Jersey untuk Hidupi Keluarga

2. Ancaman Udara

Penyerang tengah sering digunakan untuk memperebutkan bola udara dari umpan panjang, tendangan gawang atau umpan silang.

  • Mereka berfungsi sebagai jalan keluar bagi para pemain bertahan yang ingin melewati tekanan lini tengah,
  • Seorang penyerang tengah yang mampu memenangkan duel udara secara konsisten, akan memberikan peluang untuk umpan-umpan pendek dan bola kedua.
  • Kehadiran mereka di dalam kotak penalti saar situasi bola mati membuat mereka menjadi ancaman mencetak gol yang konstan.
  • Kemampuan udara yang kuat juga membantu dalam situasi bola mati defensif, di mana mereka dapat menghalau umpan silang dan tendangan sudut.
  • Dalam pertandingan yang ketat, sundulan tepat waktu dari seorang penyerang tengah bisa menjadi momen penentu, baik itu dari permainan terbuka atau situasi bola mati.

Baca juga: Harry Kane Minta Semua Pemain Inggris Harus Siap Jadi Penentu Kemenangan

3. Link-up Play

Dalam banyak taktik, penyerang tengah memiliki peran sebagai jembatan antara lini tengah dan lini serang.

Dengan mundur lebih ke dalam untuk menerima bola, mereka juga mampu menciptakan ruang bagi gelandang serang atau pemain sayap.

  • Dalam formasi 4-4-2, seorang target man bisa berpasangan dengan penyerang cepat yang berlari di belakang pertahanan lawan.
  • Dalam formasi 4-2-3-1, mereka menyediakan titik acuan sentral bagi pemain sayap dan gelandang serang.
  • Kemampuan untuk melakukan umpan balik cepat atau mengalihkan permainan membantu tim mempertahankan penguasaan bola dan maju ke depan lapangan secara efisien.
  • Pergerakan cerdas dari seorang penyerang tengah dapat menarik pemain bertahan keluar dari posisinya, menciptakan celah yang dapat dimanfaatkan oleh rekan satu tim.

Baca juga: Thomas Tuchel Gak Yakin Timnas Inggris Bisa Adaptasi dengan Ketinggian Meksiko Jelang Laga 16 Besar

Contoh Penyerang Target Man

Berikut ini, tim Indozone akan memberikan beberapa penyerang hebat yang memiliki tipikal permainan sebagai target man. Yuk simak!

1. Edin Dzeko

Edin Dzeko resmi gabung Schalke 04. (Instagram/@s04)

Edin Dzeko merupakan salah satu contoh penyerang yang memiliki tipikal sebagai target man.

Ia merupakan penyerang yang tidak memiliki kecepatan ataupun kreativitas dalam membangun serangan. Namun, pemain Bosnia itu justru menjadi momok menakutkan di daerah pertahanan lawan.

Meskipun pergerakannya tidak terlalu mobile, dan hanya menunggu bola di depan, tetapi berkat gol-golnya tersebut Edin Dzeko justru membantu tim yang perkuat untuk meraih prestasi.

2. Mario Mandzukic

Kedua ada Mario Mandzukic, yaps mantan penyerang Timnas Kroasia itu merupakan seorang target man yang hebat di masanya.

Sama seperti Dzeko, ia tidak memiliki kecepatan sebagai penyerang dan kreativitas dalam membangun serangan. Akan tetapi, ketajamannya di lini serang sudah tidak diragukan lagi.

3. Miroslav Klose

Miroslav Klose saat perkuat Timnas Jerman di Piala Dunia 2006 (X @brfootball)

Ketiga ada legenda Timnas Jerman, Miroslav Klose. Diketahui, mantan penyerang Die Mannschaft itu merupakan salah satu target man terbaik sepanjang masa.

Meskipun tidak memiliki kecapatan atau kreativitas dalam membangun serangan, tapi mantan pemain Lazio itu cukup tajam di lini serang.

Hal tersebut terbukti dengan kemampuan Miroslav Klose yang mampu mencetak 16 gol di Piala Dunia, dan juga mencetak 329 gol sepanjang kariernya sebagai pesepak bola.

Itu tadi pembahasan soal Target Man dalam sepak bola, beserta peran dan beberapa contoh pemain yang dijuluki hal itu.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: The Football Analyst

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU