9 Fakta Pertandingan Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Brace Jude Bellingham Antarkan ke Semifinal
INDOZONE.ID - Tensi Piala Dunia 2026 lagi panas-panasnya sehingga sukses bikin jutaan pasang mata nggak bisa kedip.
Babak perempat final kali ini menyajikan duel super sengit yang mempertemukan raksasa Eropa Utara, Norwegia, melawan tim bertabur bintang, Inggris.
Pertandingan hidup mati yang baru saja selesai digelar pada 12 Juli 2026 ini, menguras emosi karena penuh drama sampai menit akhir.
Kedua tim sama-sama tampil ngotot demi bisa mengamankan satu tiket berharga menuju babak empat besar.
Sepanjang 90 menit plus babak tambahan waktu, penonton disuguhkan tontonan kelas dunia yang super seru.
Norwegia yang tampil tanpa beban di Piala Dunia 2026 ini, sempat mengejutkan fans The Three Lions ketar-ketir di awal laga.
Namun, namanya mental pemenang, Inggris perlahan keluar dari tekanan. Bahkan, Inggris mampu membalikkan keadaan dengan gaya yang sangat berkelas.
Buat kamu yang kelewatan atau pengen nostalgia lagi sama keseruan laganya, kita sudah merangkum ulasan lengkapnya nih.
Yuk langsung aja kita bedah deretan momen krusial dan rangkuman statistik ciamik dari laga epik ini!
9 Fakta Pertandingan Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026
Baca juga: 7 Fakta Pertandingan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Furia Roja Lanjut Semifinal!
1. Kejutan Awal dari Gol Andreas Schjelderup
Pertandingan dimulai dengan intensitas lumayan tinggi. Norwegia yang awalnya diprediksi bakal bermain lebih bertahan, justru berani meladeni permainan terbuka dari Inggris.
Hasilnya, pada menit 36, penyerang muda berbakat mereka, Andreas Schjelderup, mengoyak jala gawang Inggris sehingga mengubah papan skor menjadi 1-0.
Gol ini langsung bikin seisi stadion bergemuruh, bahkan sempat meruntuhkan rasa percaya diri lini belakang Inggris yang tampak sedikit lengah di babak pertama.
2. Penyelamat di Ujung Babak Pertama dari Bintang Real Madrid
Saat laga babak pertama sepertinya bakal ditutup dengan keunggulan Norwegia, sosok yang paling dinanti fans Inggris akhirnya muncul sebagai pahlawan.
Tepat pada masa injury time babak pertama, yaitu di menit 45+2, Jude Bellingham mencetak gol balasan.
Memanfaatkan ruang sempit di lini pertahanan lawan, pemain nomor punggung 10 ini melepaskan tembakan terukur yang gagal dihalau kiper Norwegia.
Gol ini mengubah skor menjadi 1-1 sekaligus menjadi momentum kebangkitan yang sangat penting bagi Tiga Singa sebelum turun minum.
3. Drama Babak Tambahan Waktu dan Penentu Kemenangan
Memasuki babak kedua, jual beli serangan terus terjadi. Tapi, solidnya pertahanan kedua tim membuat skor imbang 1-1 bertahan hingga waktu normal habis.
Laga seru ini pun terpaksa berlanjut ke babak extra time yang penuh dengan ketegangan. Di sinilah, kelas seorang bintang dunia kembali berbicara secara nyata.
Baru berjalan 3 menit di babak tambahan pertama, tepatnya pada menit 93, Jude Bellingham lagi-lagi mencetak brace di laga ini.
Gol berkelas tersebut mengubah keadaan menjadi 2-1 untuk keunggulan Inggris. Hasil ini sekaligus menjadi skor akhir dari pertempuran melelahkan ini.
4. Dominasi Statistik Penguasaan Bola Milik Skuad Tiga Singa
Kalau kita bedah dari sisi statistik permainan secara keseluruhan, Inggris sedikit lebih dominan ketimbang Norwegia.
Sepanjang laga berjalan, Declan Rice dan kawan-kawan berhasil mencatatkan 53 persen penguasaan bola.
Di sisi lain, Norwegia yang mengandalkan serangan balik cepat dan efektif, harus puas dengan torehan 47 persen penguasaan bola.
Dominasi lini tengah Inggris ini menjadi kunci utama di balik keberhasilan mereka mengurung pertahanan Norwegia, terutama setelah memasuki paruh kedua pertandingan.
5. Akurasi Operan yang Menjadi Pembeda Kualitas Lini Tengah
Selain unggul dalam penguasaan bola, efektivitas aliran bola dari kaki ke kaki pemain Inggris juga patut diacungi jempol.
Dari total 606 operan yang dilepaskan sepanjang laga, tingkat akurasi operan skuad Inggris menyentuh 91 persen.
Angka ini menunjukkan betapa tenangnya para pemain tengah Inggris dalam mengatur ritme permainan meski di bawah tekanan.
Sementara itu, Norwegia sebenarnya tidak terlalu buruk dengan melepaskan 537 operan dengan tingkat akurasi menyentuh 86 persen.
6. Adu Mekanik Lini Serang Melalui Tembakan ke Gawang
Urusan melancarkan ancaman ke area berbahaya lawan, kedua tim sama-sama tampil agresif dengan tidak takut untuk berspekulasi.
Statistik mencatat Inggrsi melepaskan 14 tembakan, yang 8 di antaranya tepat sasaran ke gawang Norwegia.
Angka ini sedikit lebih unggul ketimbang efektivitas serangan para pemain Norwegia, yang melepaskan 13 tembakan dengan 5 di antaranya tepat sasaran ke gawang Inggris.
7. Catatan Kedisiplinan dan Minimnya Pelanggaran Keras
Satu hal yang sangat menarik dari laga perempat final Piala Dunia 2026 ini, adalah jalannya pertandingan relatif bersih dengan menjunjung tinggi nilai fair play.
Meski tensi laga sangat tinggi karena memperebutkan tiket semifinal, tercatat hanya ada sedikit pelanggaran selama pertandingan.
Norwegia melakukan 10 pelanggaran dan hanya menerima 1 kartu kuning saja. Di sisi lain, Inggris tampil jauh lebih disiplin dengan membuat 8 pelanggaran sepanjang laga tanpa dapat kartu dari wasit.
8. Lini Pertahanan Inggris Sangat Disiplin dalam Jebakan Offside
Salah satu strategi bertahan Inggris yang berjalan sangat sukses di laga ini, adalah kedisiplinan mereka dalam menerapkan garis pertahanan tinggi untuk menjebak penyerang lawan.
Taktik ini sangat ampuh meredam agresivitas lini serang Norwegia yang terkenal sangat cepat.
Tercatat, para pemain Inggris membuat lini serang Norwegia terperangkap offside sebanyak 5 kali sepanjang laga.
Sebaliknya, lini belakang Norwegia yang bermain lebih rapat, hanya mencatatkan 1 kali jebakan offside kepada pemain Inggris.
9. Pemanfaatan Peluang Melalui Skema Tendangan Sudut
Meskipun kalah dari hasil akhir dan penguasaan bola, Norwegia sempat unggul dalam perolehan peluang dari bola mati.
Sepanjang laga, Erling Haaland dan kolega mendapatkan 7 kali kesempatan tendangan sudut, yang beberapa kali merepotkan barisan pertahanan Inggris.
Sementara itu, Inggris tercatat hanya mendapatkan 4 kali kesempatan tendangan sudut sepanjang pertandingan.
Baca juga: 7 Fakta Pertandingan Portugal vs Spanyol di Piala Dunia 2026: Gol Injury Time La Furia Roja & Last Dance Cr7
Keberhasilan membalikkan keadaan berkat performa magis dan brace dari Jude Bellingham ini, resmi mengantarkan Inggris melangkah ke semifinal.
Perjuangan tanpa kenal lelah Inggris membuktikan bahwa mentalitas mereka sudah sangat matang untuk bersaing di level tertinggi sepak bola dunia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan