Senin, 13 JULI 2026 • 08:30 WIB

Presiden FIFA Gianni Infantino Akan Bahas Soal Peserta Piala Dunia Jadi 64 Tim

Author

Presiden FIFA, Gianni Infantino. (REUTERS/Lisi Niesner)

INDOZONE.ID - Presiden FIFA Gianni Infantino, mengonfirmasi, pihaknya akan mulai membahas perluasan peserta Piala Dunia menjadi 64 tim setelah Piala Dunia 2026.

Ia menyampaikan, setiap negara harus bisa tampil di ajang pesta bola dunia 4 tahunan itu.

Diketahui, Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko menjadi pertama kalinya Piala Dunia digelar dengan format 48 tim, setelah diperluas dari 32 tim. Peningkatan jumlah peserta pun kemungkinan masih akan terjadi.

Dalam wawancaranya kepada stasiun televisi Swiss, Infantino mengatakan, isu tersebut akan dibahas setelah Piala Dunia 2026 selesai.

Ia menegaskan, setiap negara di seluruh dunia harus bisa mewujudkan mimpinya untuk tampil di perhelatan sepak bola akbar 4 tahunan itu.

Baca juga: Murat Yakin Sesalkan Kartu Merah yang Diterima Embolo di Laga Kontra Argentina

Trofi Piala Dunia 2026. (Caean Couto-Imagn Images)

"Ini tentu saja merupakan isu yang akan ditinjau dan dibahas di komite-komite terkait setelah Piala Dunia ini," ujar Gianni Infantino, dilansir dari ESPN, pada Senin, (13/7/2026).

"Ketika Anda menyelenggarakan Piala Dunia, penting untuk menyelenggarakannya untuk seluruh dunia. Bukan hanya Eropa dan Amerika Selatan, tetapi seluruh dunia, pada dasarnya. Setiap negara harus dapat bermimpi untuk berpartisipasi dalam Piala Dunia," lanjutnya.

Infantino juga menyadari, kualitas tim peserta Piala Dunia edisi tahun ini sudah meningkat. Ia berpendapat andaikan negara-negara kecil tidak diberi kesempatan untuk tampil di Piala Dunia, negara-negara tersebut akan kehilangan insentif untuk terus meningkatkan kualitas sepak bola di negara tersebut.

"Kita bisa melihat bahwa kualitas tim-timnya sangat tinggi, dan terus meningkat di seluruh dunia. Jika negara-negara kecil tidak diberi kesempatan untuk berpartisipasi di Piala Dunia, mereka juga akan kehilangan insentif untuk terus meningkatkan kemampuan mereka," ujar pria berusia 55 tahun itu menambahkan.

Baca juga: Argentina Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026, Lionel Scaloni: Kami Beruntung Swiss Main 10 Orang!

Usulan Piala Dunia dengan 64 tim pertama kali tercetus pada Maret 2025 lalu, saat CONMEBOL mengusulkan perluasan turnamen edisi 2030, yang menandai 100 tahun Piala Dunia bergulir.

"Kami percaya pada Piala Dunia 2030 yang bersejarah. Kami ingin menyerukan persatuan, kreativitas, dan keyakinan yang besar. Karena ketika sepak bola dinikmati oleh semua orang, perayaannya akan benar-benar mendunia," ujar Presiden CONMEBOL Alejandro Dominguez pada Maret 2025 lalu.

Sementara itu, presiden CONCACAF Victor Montagliani mengatakan bahwa ia tidak yakin bahwa menambah jumlah peserta Piala Dunia menjadi 64 tim merupakan langkah yang tepat untuk keberlangsungan turnamen tersebut dan juga ekosistem sepak bola yang lebih luas.

Andaikan usulan Piala Dunia dengan 64 tim disetujui, maka jumlah pertandingan menjadi 128 pertandingan.

Hal itu menjadi dua kali lipat lebih banyak dari Piala Dunia dengan format 32 tim, yang digunakan dari edisi 1998 hingga 2022 lalu. Turnamen edisi tahun ini saja menyajikan 104 pertandingan.

Sebelumnya, Presiden UEFA Aleksander Ceferin menilai, usulan Piala Dunia dengan 64 tim merupakan ide yang sangat buruk dan tidak masuk akal.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ESPN

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU