Sabtu, 04 SEPTEMBER 2021 • 09:09 WIB

Perhatian, Jose Mourinho Bilang Hal Ini ke Granit Xhaka yang Positif Covid-19

Author

Jose Mourinho, pelatih Roma (kiri), Granit Xhaka, gelandang Arsenal (kanan). (photo/REUTERS/ALBERTO LINGRIA/Instagram/@granitxhaka)

Pelatih Roma, Jose Mourinho menunjukkan perhatiannya terhadap gelandang Arsenal, Granit Xhaka yang positif terinfeksi Covid-19.

Melalui komentar di salah satu postingan Instagram, Mourinho menyuruh Xhaka untuk divaksin agar lebih aman dari pengaruh buruk Covid-19.

Pemain berusia 28 tahun itu dinyatakan positif Covid-19 saat akan menjalankan tugas internasional dengan timnas Swiss awal pekan ini.

Beberapa hari lalu, Xhaka mengunggah foto dirinya tersenyum ke Instagram sebelum dinyatakan tertular Covid-19.

Baca Juga: Rencanakan Era 'Galacticos' Baru, Real Madrid Incar Mbappe, Haaland dan Pogba Musim Depan

"Bersemangat tentang tantangan di depan," tulisnya dalam keterangan foto, Rabu (1/9/2021).

Keesokan harinya, Xhaka dinyatakan positif Covid-19.

Dia pun akan melewatkan kualifikasi Piala Dunia Swiss melawan pemenang EURO 2020 Italia dan Irlandia Utara dan absen saat menang 2-1 atas Yunani di pertandingan persahabatan.

Xhaka juga menjadi satu-satunya anggota skuad Swiss yang mengisolasi diri usai menolak divaksin.

Mourinho yang mencoba mengontrak Xhaka untuk Roma musim panas ini meninggalkan komentar bernada perhatian di postingan Instagram.

"Dapatkan vaksin Granit dan aman," tulis mantan pelatih Manchester United , Tottenham dan Chelsea itu.

Komentar Jose Mourinho di salah satu postingan Granit Xhaka. (photo/Screenshoot/Instagram/@granitxhaka)

Sebelumnya, kepala asosiasi sepak bola Swiss, Adrian Arnold mengatakan kepada pers bahwa Xhaka termasuk tim Liga Premier yang menolak untuk divaksin.

"Granit Xhaka tidak divaksinasi. Dia adalah pemain yang tidak divaksinasi," kata Adrian.

"Kami menyerahkan ini kepada setiap pemain, ini adalah keputusan pribadi setiap pemain - sama seperti orang lain di Swiss."

"Kami telah mengeluarkan rekomendasi agar semua orang memvaksinasi."

"Tapi dia memutuskan untuk dirinya sendiri. Dan itu juga haknya untuk tidak divaksinasi."

Artikel Menarik Lainnya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU