INDOZONE.ID - Son Heung-min akhirnya merasakan manisnya gelar juara Eropa setelah memimpin Tottenham Hotspur mengangkat trofi Liga Europa.
Dalam pertandingan final yang digelar di Stadion San Mames, Kamis 22 Mei 2025, dini hari WIB, Spurs menang 1-0 atas Manchester United, sekaligus mengakhiri penantian panjang selama 17 tahun tanpa gelar.
Komentar Son Heung-min setelah bawa Spurs raih trofi pun langsung mencuri perhatian. Sang kapten menyebut dirinya pantas dianggap sebagai legenda klub meski dengan nada bercanda.
Baca Juga: Butuh Penyerang Berpengalaman, Manchester United Ingin Datangkan Son Heung-min
“Boleh lah hari ini saya disebut legenda. Kenapa tidak? Hanya hari ini saja,” ujar Son kepada TNT Sports, Kamis (22/5/2025).
“Tujuh belas tahun klub ini menanti trofi, dan kami berhasil mewujudkannya dengan skuad yang luar biasa. Jadi, ya, hari ini saya bisa bilang saya legenda Tottenham," sambungnya.
Son Heung-min setelah Spurs juara Liga Eropa terlihat sangat emosional. Sebab, pencapaian ini menjadi momen bersejarah dalam kariernya.
Baca Juga: Son Heung-min Frustasi Tottenham Hotspurs Kalah dari Leicester karena Kurang Fokus
Pemain asal Korea Selatan itu telah membela Spurs selama satu dekade dan menjadi bagian penting dari perjalanan klub.
“Rasanya luar biasa. Ini adalah hari yang selama ini saya bayangkan, dan kini benar-benar jadi kenyataan. Mimpi saya akhirnya terwujud. Saya mungkin adalah orang paling bahagia di dunia saat ini,” ujarnya.
Meski Tottenham tampil mengecewakan di Liga Inggris musim ini, yakni berada di posisi ke-17 klasemen sementara dengan satu laga tersisa.
“Kami memang mengalami banyak pertandingan sulit musim ini, tapi saya selalu percaya kami bisa juara di Liga Eropa ini,” kata Son dalam wawancara dengan situs resmi klub.
“Semua pemain tampil luar biasa sejak hari pertama, dan mereka pantas mendapat pujian," jelasnya.
Pengakuan Son Heung-min jadi legenda Spurs Liga Eropa bukan hanya sekadar pernyataan emosional, melainkan juga cerminan dari dedikasinya selama ini.
Ia juga mengenang berbagai momen penting selama berseragam Tottenham.
“Saya mencetak gol pertama di stadion baru, sekarang jadi kapten, dan membawa klub juara Liga Eropa. Dalam sepuluh tahun, saya telah mengalami banyak hal spesial yang tidak akan saya lupakan," ungkapnya.
Son Heung-min sebut diri legenda usai Tottenham Juara Eropa, tak sedikit fans yang setuju.
Di mata para pendukung, kapten berusia 32 tahun itu bukan hanya legenda karena trofi, melainkan juga karena loyalitas, kerja keras, dan cintanya pada klub.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Usatoday.com