Kamis, 22 MEI 2025 • 15:54 WIB

Gagal Juara Liga Europa, Dalot Serukan Evaluasi di Manchester United

Author

Diogo Dalot menjegal Son Heung-min di final Liga Europa musim ini.

INDOZONE.ID - Bek Manchester United, Diogo Dalot, mengajak semua pihak untuk melakukan evaluasi diri setelah harapan terakhir klub meraih trofi musim ini pupus.

Ya, Manchester United kalah tipis 0-1 dari Tottenham Hotspur dalam final Liga Europa, di Stadion San Mames, Bilbao, Spanyol, Kamis (22/5/2025), dini hari WIB.

Diogo Dalot dan Pelatih Manchester United, Ruben Amorim.

Dalot serukan evaluasi diri sebagai bentuk keprihatinannya terhadap performa tim secara keseluruhan.

Kegagalan MU di final Liga Eropa tak hanya membuat mereka pulang tanpa gelar, tapi juga kehilangan tiket ke Liga Champions musim depan.

Baca Juga: Gagal Juara Liga Europa, Ruben Amorim Tegaskan Tak Akan Mundur dari Manchester United

Dalam laga yang digelar di Bilbao itu, banyak pendukung Setan Merah tampak menangis di tribun, menyadari bahwa musim ini benar-benar jauh dari harapan.

Melihat fans dalam kondisi seperti ini sangat menyakitkan. Mereka selalu setia mendukung kami, bahkan di tengah hasil buruk dan musim yang begitu sulit ini,” ujar Dalot dalam wawancara di situs resmi klub.

Mereka tidak pantas mendapatkan hasil seperti ini. Dan kalau hal seperti ini tidak membuatmu sedih, kalau kamu tidak merasakannya, mungkin kamu tidak pantas berada di sini," jelasnya.

Baca Juga: Kalahkan Tottenham di Final Liga Eropa Bisa Jadi Titik Balik Masa Depan Manchester United

Pernyataan Dalot usai Manchester United kalah di final itu ,menegaskan pentingnya perubahan sikap dan mentalitas seluruh elemen tim.

Ia menyebut, ini adalah saat yang tepat bagi klub untuk merenung dan mengambil tindakan nyata demi masa depan yang lebih baik.

Sudah saatnya kita semua melakukan refleksi. Ketika waktunya mengambil keputusan, ambil keputusan. Saat waktunya bertindak, kita harus bertindak. Dan ketika tiba waktunya bermain di lapangan, maka kita harus menang,” tegas pemain yang didatangkan pada 2018 itu.

Komentar Dalot atas kekalahan MU di final Liga Eropa juga mencerminkan rasa frustrasinya. Ia baru saja pulih dari cedera betis dan kembali bermain sebagai pemain pengganti di menit-menit akhir pertandingan.

Pertandingan tadi bisa dibilang mencerminkan perjalanan kami musim ini penuh gejolak, naik turun emosi. Tapi kami tetap berjuang sampai peluit akhir. Sulit rasanya menerima kenyataan ini... Gagal meraih trofi yang seharusnya bisa memberi kebahagiaan, terutama bagi para fans. Melihat mereka seperti itu sangat menyakitkan,” ungkap Dalot.

Evaluasi diri MU setelah gagal juara Liga Eropa kini menjadi perbincangan hangat. Pasalnya, musim ini disebut sebagai salah satu yang terburuk dalam sejarah mereka di era Liga Premier alias Liga Inggris.

MU saat ini berada di posisi ke-16 klasemen sementara dengan koleksi 39 poin. Pada pekan terakhir Liga Inggris, MU akan menjamu Aston Villa di Old Trafford, Minggu 25 Mei 2025.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Usatoday.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU