Sabtu, 30 SEPTEMBER 2023 • 15:48 WIB

Tim Beregu Putra-Putri Bulu Tangkis Tersisih di Perempatfinal Asian Games 2022, PBSI Lakukan Evaluasi

Author

PBSI siap melakukan evaluasi usai tim beregu putra-putri bulu tangkis tersisih di perempatfinal Asian Games 2022.

INDOZONE.ID - Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Rionny Mainaky, memberikan evaluasi terkait penampilan beregu putra dan putri yang tersisih di perempat final Asian Games 2022 Hangzhou.

Kedua tim tidak mampu melanjutkan langkah mereka menuju semifinal nomor tersebut. Tim putra kalah dari tim Korea Selatan dengan skor 1-3, sementara tim putri kalah dari tim tuan rumah China 0-3.

“Pastinya kita tidak puas dengan hasil ini tapi saya langsung meminta anak-anak untuk menjadikan ini sebagai pelajaran besar dan motivasi agar tidak terulang di nomor perorangan nanti,” kata Rionny, seperti INDOZONE sadur Antara, Sabtu (30/9/2023).

Di beregu putri, Rionny mengakui bahwa lawan lebih berpengalaman, namun ia menilai Gregoria Mariska Tunjung, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadanti, dan Putri Kusuma Wardani sudah memberikan perlawanan maksimal.

Baca Juga: Kocak! 7 dari 8 Finalis Lari 'Vrindavan' Mundur karena Takut Tes Doping, 1 Peserta Bingung Harus Lawan Siapa

“Gregoria memang beban terlalu berat kalau saya lihat jadi kurang bisa bermain lepas. Dia juga merasa tidak puas dengan penampilannya,” terang Rionny.

“Untuk Apri/Fadia dan Putri, mereka sudah berjuang. Walau kalah tapi ini harus menjadi keyakinan bahwa sebenarnya kemampuan mereka sudah seimbang, sudah satu level. Hanya kalah pengalaman,” imbuhnya.

Bergeser ke beregu putra, kelengahan dan bermain kurang yakin menurut Rionny menjadi faktor penyebab kekalahan tim.

“Di beregu putra start kita sudah baik. Anthony (Sinisuka Ginting) bisa mengatasi tekanan di partai pertama. Fajar/Rian juga bermain apik di pembuka laga, sayang memang di gim kedua ada kesempatan-kesempatan untuk menyelesaikan pertandingan tapi malah terlalu terburu-buru. Bila mengambil peluang skor 2-0 terlebih dahulu, mungkin ceritanya bakal berbeda,” jelas Rionny.

Baca Juga: Wushu Sumbang 1 Atletnya ke Partai Final, Indonesia Pastikan Tambah 1 Medali di Asian Games 2022 Hari ini

“Begitu juga dengan Leo/Daniel. Setelah unggul jauh, mereka malah memberi angin untuk lawan padahal lawan bermain tanpa beban. Kelengahan itu akhirnya membuat mainnya kurang yakin dan ragu-ragu,” tambahnya.

Menyoal Jonatan Christie yang main di bawah performa terbaiknya, Rionny menyebut ada ketegangan yang dialami pebulu tangkis tersebut.

Namun, perjuangan tim bulu tangkis Indonesia di Asian Games 2022 belum sepenuhnya berakhir, masih ada nomor perorangan yang bakal dipertandingkan pada 2-7 Oktober.

“Masih ada nomor perorangan yang akan dipertandingkan. Fokus saya dan tim pelatih sekarang bagaimana mengembalikan dulu mood, semangat, dan kepercayaan diri mereka. Kami mau mereka jangan terlalu lama down-nya, bangkit dan kembali siap,” kata Rionny.

“Di sisa dua hari ini, kami akan maksimalkan latihan. Membenahi teknis maupun nonteknis. Terutama yang tadi bagaimana mengatasi kelengahan, ragu-ragu yang tiba-tiba muncul karena beberapa kali melakukan kesalahan sendiri. Mencari solusi bagaimana bisa cepat kembali fokus dan yakinnya,” imbuhnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU