Kylian Mbappe saat bermain di Timnas Prancis. (REUTERS/Benoit Tessier)
INDOZONE.ID - Kapten Timnas Prancis, Kylian Mbappe, menilai masalah kesehatan mental masih jarang dibicarakan secara terbuka di kalangan atlet profesional.
Menurutnya, banyak atlet terkenal enggan mengungkapkan kondisi mental mereka, karena khawatir mendapat penilaian buruk.
Mbappe menegaskan, kecintaannya pada sepak bola adalah alasan utama ia tetap bersemangat hingga kini.
Baca juga: Kylian Mbappe: Menyamai Rekor Gol Thierry Henry Adalah Suatu Kehormatan
Dalam wawancara eksklusif bersama L’Equipe Magazine pada Rabu, (10/9/2025) kemarin, penyerang berusia 26 tahun itu berbicara tentang tekanan yang kerap dihadapinya.
Mbappe terkadang harus mengontrol diri dari pandangan orang-orang, yang menilai seorang atlet tidak boleh menunjukkan kelemahan.
“Masalahnya, orang sulit menerimanya. Kamu tidak boleh memperlihatkannya,” kata Mbappe.
Baca juga: Hokky Caraka Di Bully Netizen, Erick Thohir: Saya Yakin Dia Punya Mental yang Kuat
Kylian Mbappe saat bermain di Timnas Prancis. (REUTERS/Kacper Pempel)
Mbappe menjelaskan, orang-orang sering kali hanya melihat hasil akhir tanpa memahami kondisi sebenarnya yang dialami seorang atlet.
“Kalau dia mengatakannya sejak awal, mungkin dia akan dihujat. Tapi ketika kamu menang, kamu nyaris tak tersentuh," ungkapnya.
"Sebaliknya, jika kamu kalah dan mengatakan lelah, orang hanya akan menilai kamu bermain buruk, meski sebenarnya rasa itu sudah ada sebelumnya,” lanjutnya.
Baca juga: Kylian Mbappe Sempat Pertimbangkan Pensiun dari Timnas Prancis
Mbappe baru saja tampil luar biasa dengan mencetak dua gol dalam dua kemenangan Prancis di Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Ukraina dan Islandia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: L’Equipe