Mohamed Salah saat bermain di Liverpool. (Action Images via Reuters/Jason Cairnduff)
INDOZONE.ID - Manajer Liverpool, Arne Slot, menegaskan bahwa keputusannya memasukkan Mohamed Salah ke dalam skuad saat The Reds menang 2-0 atas Brighton & Hove Albion di Premier League, Sabtu (13/12/2025), merupakan keputusan yang mudah.
Kepercayaan itu tetap diberikan meski pekan sebelumnya hubungan Salah dan tim sempat menjadi perhatian setelah sang pemain melontarkan kritik.
Keputusan tersebut terbukti tepat. Mohamed Salah tampil menonjol dan berperan penting dalam kemenangan Liverpool di Anfield.
Baca juga: Ibrahima Konate: Mo Salah Tak Akan Tinggalkan Liverpool!
Mohamed Salah sebelumnya tidak masuk dalam skuad saat Liverpool menang tipis 1-0 atas Inter Milan di Liga Champions, Selasa (9/12/2025).
Namun, Arne Slot kembali mempercayakan posisi penting kepada penyerang asal Mesir itu ketika menghadapi Brighton.
Slot menegaskan bahwa pembicaraan internal yang dilakukan sebelum laga berjalan positif. Menurutnya, tidak ada alasan untuk menyingkirkan pemain dengan kualitas dan kontribusi sebesar Salah dari tim utama.
Baca juga: Para Pemain Liverpool Enggak Ikut Campur Konflik Mo Salah dan Arne Slot
Momen terjadi ketika Salah mencatatkan assist untuk gol kedua Liverpool yang dicetak Hugo Ekitike.
Assist tersebut bukan sekadar penentu kemenangan, tetapi juga mengantarkan Salah mencetak rekor keterlibatan gol terbanyak untuk satu klub dalam sejarah Premier League.
Dengan total 277 kontribusi gol bersama Liverpool, Salah resmi melampaui catatan Wayne Rooney yang mencatatkan 276 keterlibatan gol bersama Manchester United.
Rekor ini semakin menegaskan status Salah sebagai salah satu pemain paling produktif sepanjang era Premier League.
Baca juga: Wayne Rooney: Mohamed Salah Sudah Merusak Warisannya di Liverpool
Selebrasi Mohamed Salah, Ekitike, dan Kerkez di Liverpool. (REUTERS/Phil Noble)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Reuters