Eric Cantona saat berpartisipasi dalam laga amal Soccer Aid World XI (Reuters/John Sibley)
INDOZONE.ID - Biasanya, pesepakbola memutuskan gantung sepatu karena faktor usia yang sudah senja, cedera parah yang tak kunjung sembuh, atau kontrak yang tidak diperpanjang. Namun, dunia sepak bola selalu punya cerita unik yang di luar nalar.
Beberapa pemain justru memilih berhenti saat masih di puncak karier atau karena alasan personal yang sangat tidak biasa, mulai dari takut kiamat hingga lebih memilih musik rock.
Berikut adalah daftar judul dan artikel mengenai 7 pesepakbola dengan alasan pensiun paling aneh sepanjang sejarah:
Baca juga: Wrexham Kian Dekat untuk Wujudkan Mimpinya Promosi ke Premier League usai Kalahkan Blackburn Rovers
Kiper timnas Argentina yang bersinar di Piala Dunia 1998 ini melakukan hal yang mengejutkan dunia pada tahun 1999. Di tengah incaran klub-klub besar seperti Manchester United, Roa memilih pensiun di usia 30 tahun.
Alasannya? Ia yakin dunia akan kiamat pada tahun 2000 dan ingin fokus beribadah serta mempersiapkan diri menghadapi akhir zaman. Meski akhirnya sempat kembali bermain setelah kiamat tidak terjadi, kariernya tidak pernah sama lagi.
Nama Wendell Lira sempat meroket saat ia memenangkan Puskas Award 2015 (gol terbaik dunia), mengalahkan Lionel Messi. Namun, setahun kemudian, di usia yang baru 27 tahun, ia memutuskan pensiun.
Bukannya pindah ke klub besar, Lira justru memilih menjadi pemain profesional game FIFA (eSports) dan fokus mengelola saluran YouTube. Ia mengaku bahwa kecintaannya pada video game lebih besar daripada sepak bola lapangan hijau.
Baca juga: 5 Pelatih Timnas Indonesia dengan Masa Jabatan Tersingkat: Ada yang Cuma 46 Hari!
Dani Osvaldo, salah satu pemain yang memilih pensiun dengan alasan gak masuk akal. (Dok. Istimewa)
Osvaldo adalah penyerang berbakat yang pernah membela klub-klub besar seperti Juventus, AS Roma, dan Inter Milan. Pada tahun 2016, saat usianya baru 30 tahun dan mendapat tawaran gaji besar dari klub di Liga Italia, ia menolak semuanya.
Osvaldo memilih pensiun karena ingin fokus mengejar impian masa kecilnya: menjadi vokalis band rock bernama Barrio Viejo. Baginya, kebebasan bermusik jauh lebih berharga daripada latihan fisik yang melelahkan.
Pahlawan Denmark saat menjuarai Euro 1992 ini pensiun di usia 30 tahun dengan alasan spiritual yang sangat ekstrem. Elstrup memilih bergabung dengan sebuah sekte/aliran spiritual bernama Wild Goose.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan