Timnas Indonesia U-23 vs Mali. (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya)
INDOZONE.ID - Sepak bola merupakan olahraga paling digemari di seluruh dunia. Dalam sepak bola, waktu permainan normal terbagi dua babak yang masing-masing berdurasi 45 menit.
Di antara kedua babak itu, ada jeda istirahat untuk pemulihan tenaga para pemain. Selain itu, jeda istirahat juga dimanfaatkan pelatih untuk memberi arahan ke para pemainnya.
Lalu, sebenarnya berapa menit waktu istirahat dalam sepak bola? Meski terlihat singkat, durasi jeda ini telah diatur secara resmi oleh FIFA.
Baca juga: Liga Sepak Bola Paling Bergengsi di Dunia: Tempat Berkumpulnya Para Pemain Bintang!
Dalam artikel ini, Indozone akan bahas durasi istirahat sepak bola sesuai regulasi FIFA dan juga fungsi halftime.
Ilustrasi wasit mengatur waktu pertandingan. (Freepik/denisapolka)
Sesuai dengan Law 7: The Duration of the Match, durasi istirahat babak pertama (halftime) adalah maksimal 15 menit.
Pemain berhak mendapatkan jeda istirahat ini dan durasinya tidak boleh diubah kecuali atas persetujuan wasit.
Durasi jeda istirahat ini dihitung ketika wasit meniup peluit akhir babak pertama. Jadi kalau dihitung saat pemain meninggalkan lapangan menuju locker room, maka mereka cuma punya waktu istirahat sekitar 12 menit.
Selain itu, jeda minum singkat juga diperbolehkan saat jeda babak pertama dalam perpanjangan waktu, dengan durasi maksimal satu menit.
Di sepak bola juga ada tambahan waktu 2 babak dengan masing-masing babak selama 15 menit. Hal ini berlaku jika pertandingan 2x45 menit berakhir seri.
Jeda istirahat selama 15 menit ini punya peran penting dalam sepak bola. Selain memberi waktu pemain untuk memulihkan stamina, mereka juga mendengar evaluasi taktik dari pelatih, dan bertukar sisi lapangan.
Selain itu, jeda istirahat kerap digunakan kapten tim untuk kembali membakar semangat para pemain di tengah tensi pertandingan yang berjalan panas.
Wasit akan memberikan tambahan waktu pada setiap babak untuk mengganti waktu bermain yang hilang akibat berbagai hal berikut:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: FIFA, FA