Ilustrasi lari 10K. (Freepik/scphotograph)
INDOZONE.ID - Lari jauh sepanjang 10K bukan hanya soal kekuatan fisik. Namun asupan yang dikonsumsi sebelum lari jadi penentu performa di lintasan.
Makan terlalu banyak sebelum lari juga bisa bikin mual. Tapi kalau nggak makan sama sekali bisa membuat tubuh lemas di tengah jalan.
Apalagi kalau kamu pelari pemula yang sudah berlatih berbulan-bulan dan mengikuti lomba 10K, sangat penting mempersiapkan diri terutama dari sisi nutrisi.
Baca juga: Apa Itu Pacer dalam Lari? Ini Pengertian, Tugas dan Manfaatnya
Dalam artikel ini, Indozone akan memberikan rekomendasi jenis makanan yang cocok dikonsumsi sebelum lari 10K.
Ilustrasi berlari. (Freepik/only_kim)
Jika kamu sedang dalam masa latihan menuju lomba 10K, pola makan memegang peranan penting dalam menunjang kualitas latihan.
Untuk sesi latihan dengan intensitas tinggi misalnya lari cepat yang ingin dipertahankan dalam waktu lama, konsumsi karbohidrat sebelum latihan sangat disarankan. Karbohidrat menjadi sumber energi utama untuk aktivitas intens.
Contohnya, semangkuk oatmeal sekitar 2 jam sebelum latihan bisa menjadi pilihan ideal jika kamu berlari di pagi hari setelah sarapan.
Sebaliknya, untuk latihan ringan atau pemulihan, kamu tidak perlu banyak karbohidrat. Bahkan, latihan dalam kondisi perut kosong di pagi hari (fasted training) bisa memberikan manfaat tertentu bagi tubuh.
Oatmeal dengan buah beri. (Freepik/chachamps)
Masih bingung sarapan apa sebelum lomba? Kuncinya adalah kombinasi seimbang antara karbohidrat, protein, dan lemak sehat.
Hindari makanan tinggi gula seperti sereal manis atau kue. Sebagai gantinya, pilih menu berikut:
Oatmeal memberikan energi yang dilepaskan perlahan, cocok untuk daya tahan. Tambahkan buah seperti blueberry atau stroberi untuk rasa manis alami dan tambahan nutrisi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Webber-nutrition, Highfive.co.uk