Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 08 MEI 2026 • 15:15 WIB

Nggak Selalu Membosankan, Yuk Kenali Taktik 'Parkir Bus' yang Sering Bikin Lawan Frustrasi!

Nggak Selalu Membosankan, Yuk Kenali Taktik Parkir Bus yang Sering Bikin Lawan Frustrasi!Ilustrasi strategi parkir bus. (Dok. Gemini Ai)

INDOZONE.ID - Pernahkah kamu menonton pertandingan di mana tim favoritmu menguasai bola hingga 80%, terus menggempur lawan, namun skor tetap kacamata karena tim lawan menumpuk semua pemain di depan gawang? Selamat, kamu baru saja menyaksikan mahakarya taktik Park the Bus alias Parkir Bus.

Apa Itu Taktik Parkir Bus?

Secara harfiah, bayangkan sebuah bus pariwisata besar diparkir melintang tepat di depan garis gawang.

Dalam sepak bola, ini adalah strategi pertahanan ultra-defensif di mana sebuah tim menempatkan hampir seluruh pemainnya (biasanya 9 sampai 10 orang) di area penalti atau sepertiga akhir lapangan sendiri.

Baca juga: Pelatih Argentina Kaget Timnas Indonesia Parkir Bus: Berbeda dari yang Kami Perkirakan

Rapat dan Disiplin

Fokus utamanya bukan merebut bola, melainkan menutup setiap jengkal ruang agar lawan tidak bisa memberikan umpan terobosan atau melakukan tembakan ke gawang.

Melupakan Penyerangan

Dalam taktik ini, menyerang adalah prioritas terakhir. Tim biasanya hanya mengandalkan satu pemain di depan untuk melakukan serangan balik kilat jika ada kesalahan dari lawan.

Pragmatisme Tingkat Tinggi

Strategi ini sering digunakan oleh tim "underdog" saat melawan raksasa, atau tim besar yang sedang unggul tipis dan ingin mengamankan kemenangan di menit-menit krusial.

Baca juga: Parkir Bus! 10 Pemain Atletico Kumpul di Area Pertahanan Sendiri Hadapi Man City

Jose Mourinho: Sang "Sopir" yang Mempopulerkannya

Meskipun strategi bertahan sudah ada sejak era Catenaccio di Italia, nama Jose Mourinho adalah sosok yang membuat istilah "Parkir Bus" menjadi ikonik di era modern.

Asal-usul Istilah

Uniknya, istilah ini lahir dari kekesalan Mourinho sendiri pada tahun 2004. Saat itu, timnya, Chelsea, ditahan imbang oleh Tottenham Hotspur. Mourinho mengkritik Tottenham dengan mengatakan, "Mereka membawa bus dan memarkirnya di depan gawang".

Menjadi Senjata Andalan

Lucunya, Mourinho kemudian justru sering menggunakan taktik ini sebagai senjata utamanya untuk memenangkan trofi-trofi bergengsi.

Momen Legendaris

Ingat semifinal Liga Champions 2010? Inter Milan asuhan Mourinho berhasil menyingkirkan Barcelona yang saat itu sedang di puncak kejayaan (era Pep Guardiola) dengan taktik bertahan yang luar biasa disiplin meski hanya bermain dengan 10 orang.

Kenapa Taktik Ini Sering Dibenci?

Banyak penggemar sepak bola, terutama pendukung tim yang suka menyerang, menganggap taktik ini sebagai "antitesis" dari keindahan sepak bola.

  • Membosankan: Alur bola hanya berputar-putar di area tengah karena tidak ada celah untuk masuk ke kotak penalti.
  • Negatif: Dianggap tidak berniat memenangkan pertandingan dengan cara yang terhormat karena hanya menunggu lawan membuat kesalahan.
  • Uji Kesabaran: Ini adalah ujian mental bagi penonton. Namun bagi pendukung tim yang sedang bertahan, setiap blok dan sapuan bola terasa seperti sebuah gol.

Parkir bus mungkin tidak menghibur semua orang, tapi bagi pelatih pragmatis, ini adalah perisai paling kokoh untuk menjaga poin tetap aman. Karena terkadang, bertahan dengan baik jauh lebih sulit daripada sekadar menyerang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Sportskeeda

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Nggak Selalu Membosankan, Yuk Kenali Taktik 'Parkir Bus' yang Sering Bikin Lawan Frustrasi!

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!