INDOZONE.ID - Dalam arena pencak silat modern, kemenangan tidak diraih hanya dengan modal keberanian atau asal menyerang.
Setiap pesilat dan pelatih harus memahami bahwa setiap gerakan, serangan, dan jatuhan yang dieksekusi di atas matras diatur oleh regulasi poin yang sangat mekanis, ketat, dan taktis.
Sebagai panduan instruksional, artikel ini akan membedah secara teknis sistem perolehan poin berdasarkan peraturan terbaru Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI)/Persilat (Persekutuan Pencak Silat Antarabangsa), serta mekanisme penentuan menang mutlak.
Baca juga: Presiden Prabowo Pede Pencak Silat Bakal Dipertandingkan di Olimpiade
Setiap serangan yang sah dan masuk ke sasaran wajib (batang tubuh/baju tanding atau body protector) tanpa terhalang oleh tangkisan lawan akan dinilai oleh dewan juri dengan rincian nilai sebagai berikut:
Kriteria Teknis: Serangan menggunakan tangan (pukulan depan, pukulan bandul, tebasan, atau sodokan) yang masuk secara telak, bertenaga, dan bersih ke area dada, perut, atau pinggang lawan.
Catatan Pelatih: Serangan tangan harus dikombinasikan dengan teknik melangkah (pola langkah) yang benar agar juri melihatnya sebagai serangan yang sah, bukan sekadar dorongan.
Kriteria Teknis: Segala jenis teknik tendangan (tendangan lurus/depan, tendangan sabit, tendangan T, atau tendangan belakang) yang mendarat bersih pada body protector lawan tanpa bisa dibendung.
Catatan Pelatih: Tendangan memiliki nilai taktis lebih tinggi karena membutuhkan jangkauan dan risiko kehilangan keseimbangan yang lebih besar.
Kriteria Teknis: Proses menjatuhkan lawan melalui teknik pembelaan diri yang sah, seperti tangkapan kaki dilanjutkan dengan bantingan, ungkitan, sapuan (sapuan rebah/tegak), atau guntingan.
Baca juga: 6 Jenis Tangkisan Dalam Pencak Silat yang Wajib Kamu Ketahui dan Pelajari!
Strategi bertahan yang buruk atau serangan yang tidak terkontrol bisa menguras poin yang sudah Anda kumpulkan susah payah:
Jika pertandingan tidak diselesaikan hingga babak terakhir selesai (penentuan poin akumulasi juri), kemenangan dapat diraih secara instan melalui kategori Menang Mutlak atau kondisi khusus berikut:
Kondisi ini terjadi jika seorang pesilat berhasil merubuhkan lawan secara sah (misalnya lewat tendangan telak ke ulu hati yang tertutup body protector).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: IPSI