Timnas Senegal tetap yang terbaik/Instagram/@kkoulibaly26
INDOZONE.ID - Langkah Timnas Senegal di Piala Dunia 2026 tidak hanya menyisakan duka akibat kegagalan di lapangan hijau.
Kabar mengejutkan kini datang dari internal tim berjuluk Singa Teranga tersebut. Sang dokter timnas, Fediore, ternyata merupakan seorang spesialis kandungan dan kebidanan (obstetri dan ginekologi/obgyn).
Sontak, fakta ini langsung memicu kegaduhan dan kontroversi besar di kalangan publik sepak bola. Bagaimana bisa tim sepak bola pria di level Piala Dunia ditangani oleh dokter spesialis kandungan?
Aroma tidak sedap dari ruang ganti Senegal sebenarnya sudah tercium sepanjang turnamen. Penunjukan dokter kandungan untuk mengurus cedera otot dan fisik para pemain pria dinilai sebagai blunder besar.
Baca juga: Apa itu Cap dalam Sepak Bola? Kenali Makna Istilah Internasional Ini demi Menambah Wawasan Bola Kamu
Kondisi ini disebut-sebut membuat para pemain kehilangan kepercayaan pada departemen medis tim.
Imbas dari kekacauan internal dan performa buruk di atas lapangan, Federasi Sepak Bola Senegal (FSF) langsung mengambil tindakan ekstrem.
Mereka resmi mendepak pelatih utama, Pape Bouna Thiaw, pada Sabtu (11/7/2026). Bersamaan dengan pemecatan itu, FSF langsung membongkar borok jajaran staf medis untuk dievaluasi total.
Salah satu perwakilan federasi, Fall, sempat pasang badan dan mencoba memberikan klarifikasi. Ia berdalih bahwa manajemen terpaksa mendatangkan bantuan tenaga medis tambahan demi memberikan rasa aman bagi para pemain selama turnamen berlangsung.
Baca juga: Setelah Lawan-Lawan Mudah, Argentina Akhirnya Bertemu Lawan Kuat di Piala Dunia 2026!
"Kami harus mencari tenaga ahli yang betul-betul meyakinkan agar kami merasa tenang dan juga kesehatan para pemain kami merupakan prioritas utama," kata Fall, dikutip dari Reuters, Selasa (14/7/2026).
Bukannya meredakan situasi, pernyataan Fall justru menjadi blunder dan memicu perdebatan sengit di internal asosiasi.
Asosiasi kedokteran olahraga setempat bahkan langsung mengeluarkan bantahan keras terkait status dan kompetensi tim medis yang dibawa ke Piala Dunia tersebut.
Meskipun latar belakang spesialisnya memicu kontroversi, dr. Fediore sebenarnya bukanlah sosok baru di sepak bola Senegal. Ia tercatat memiliki pengalaman yang cukup panjang di dunia olahraga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Reuters