Selasa, 22 JULI 2025 • 20:41 WIB

Hokky Caraka Tegaskan Somasi Dilayangkan karena Pelecehan, Bukan Tidak Terima Kritik

Author

Hokky Caraka saat berlatih di Timnas Indonesia (Instagram/@hokkycaraka_)

INDOZONE.ID - Striker Timnas Indonesia U-23, Hokky Caraka, memberikan klarifikasi terkait somasi yang ditujukan kepada lima akun media sosial.

Ia menegaskan, bahwa keputusan tersebut bukan karena tidak menerima kritik, melainkan ada pelecehan terhadap dirinya dan sang kekasih, Jessica Rosmaureena, usai pertandingan melawan Malaysia di ASEAN U-23 Championship 2025 atau Piala AFF U-23 2025.

"Selamat siang, saya di sini untuk meluruskan masalah, bukan maksud saya untuk membela diri dari kritikan atau semacamnya, tapi ini sudah masuk ke dalam pelecehan seksual terhadap perempuan, dan kita semua tahu bahwa dimanapun tempatnya semua sama. Pelecehan tidak bisa ditolerir," ungkap Hokky melalui Instagram Story miliknya pada Selasa (22/7/2025).

Hokky Caraka: Ini Bukan Masalah Kritik

Hokky mengaku memahami, bahwa kritik terhadap performa pemain merupakan hal yang lumrah dalam sepak bola.

Namun menurutnya, komentar yang diterima sudah keluar dari batas wajar karena mengandung unsur pelecehan terhadap perempuan.

Baca juga: Selain Tersangkut Kasus Judi, Calon Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert Juga Dituduh Pernah Lakukan Pelecehan Seksual

Ia juga menyampaikan, rasa terima kasih kepada pihak-pihak yang telah memberikan dukungan atas tindakannya bersama sang kekasih.

“Di sini, saya ingin berterima kasih kepada semua orang yang mendukung saya dan pasangan saya untuk masalah ini, ternyata masih banyak orang yang berpendidikan dan beradab,” kata Hokky.

Bukan Sekadar Kritik, Tapi Serangan Personal

Hokky menilai komentar yang dilayangkan oleh para pengguna media sosial tersebut, bukan bentuk kritik terhadap performa, melainkan serangan personal yang merendahkan martabat perempuan.

“Satu hal yang membuat saya melakukan hal semacam ini karena mereka bukan mengkritik pemain sepak bola, melainkan melecehkan dengan dalih mengkritik. dan saya masih bingung di postingan somasi saya, masih banyak orang yang membela orang yang melecehkan wanita,” tambahnya.

Baca juga: Empat Pelaku Rasisme terhadap Vinicius Junior Dihukum Penjara oleh Pengadilan Madrid

Menurut Hokky, komentar-komentar tersebut tidak hanya merugikan dirinya sebagai pemain, tapi juga menyakiti perasaan orang-orang terdekat, terutama sang kekasih. Oleh karena itu, ia merasa perlu untuk mengambil tindakan tegas.

Minta Maaf atau Tempuh Jalur Hukum

Sebelumnya, Hokky telah membagikan surat somasi terbuka kepada lima pemilik akun Instagram yang dianggap melakukan pelecehan. Somasi itu diunggah melalui akun Instagram pribadinya.

Dalam somasi tersebut, Hokky dan Jessica menegaskan mereka telah menjadi korban penghinaan yang dilakukan, baik melalui direct message (DM) maupun kolom komentar.

Baca juga: Erick Thohir Tantang Jens Raven dan Hokky Caraka: Cetak Gol, Jangan Cuma Lawan Brunei

Mereka pun memberikan waktu 24 jam kepada para pelaku untuk menyampaikan permintaan maaf secara langsung.

Jika dalam waktu tersebut tidak ada permintaan maaf, Hokky dan Jessica menyatakan siap untuk melanjutkan kasus ini ke jalur hukum dan melapor ke pihak kepolisian.

Keputusan Hokky ini menjadi bentuk perlawanan terhadap tindakan pelecehan yang kerap terjadi di media sosial, sekaligus pesan, bahwa kritik dan penghinaan adalah dua hal yang berbeda.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Amatan Di Media Sosial

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU