Anjing Kesayangannya Berpulang Usai Berjuang Melawan Pneumonia, Lewis Hamilton: "Keputusan Tersulit dalam Hidupku"
INDOZONE.ID - Di balik gemerlap dunia balap Formula 1, di antara raungan mesin dan trofi kemenangan, ada sisi lain dari seorang Lewis Hamilton yang dikenal luas oleh para penggemarnya. Juara dunia tujuh kali itu menjadi seorang dog dad yang luar biasa penyayang. Anjing bulldog kesayangannya, Roscoe, bukan hanya sekadar hewan peliharaan, melainkan ikon, sahabat, dan anggota keluarga yang telah menemaninya selama lebih dari satu dekade. Pada Senin (29/9/2025), kabar duka menyelimuti komunitas F1 saat Hamilton mengumumkan bahwa Roscoe telah berpulang.
Melalui sebuah unggahan yang menyentuh hati, pembalap yang pernah bersinar bersama Mercedes itu membagikan perjuangan terakhir sahabatnya dan betapa berat keputusan yang harus ia ambil, sebuah momen yang menunjukkan sisi humanis dari seorang legenda olahraga.
Baca juga: Eks Pembalap Ferrari Sebut Lewis Hamilton Kehilangan 'Senyumnya' Bersama Kuda Jingkrak
Perjuangan Keras dan Prioritas Seorang Sahabat
Melansir laman resmi F1, Roscoe yang telah berusia 12 tahun menghembuskan napas terakhirnya setelah berjuang keras melawan penyakit pneumonia. Kondisinya sempat sangat kritis hingga harus dirawat dengan alat bantu hidup (life support) selama empat hari penuh. Selama masa-masa genting itu, Roscoe menunjukkan semangat juang yang luar biasa, sebuah sifat yang seolah mencerminkan kegigihan pemiliknya di lintasan balap.
Kecintaan Hamilton pada Roscoe terlihat jelas dari prioritas yang ia tetapkan. Pekan lalu, pada hari Jumat, Hamilton membuat keputusan besar dengan membatalkan sesi tes ban Pirelli yang krusial bersama tim Ferrari (digantikan oleh Zhou Guanyu). Ia memilih meninggalkan sirkuit dan bergegas menemani Roscoe yang saat itu sedang koma. Bagi seorang pembalap F1, di mana setiap detik di lintasan sangat berharga, tindakan ini menjadi bukti nyata bahwa bagi Hamilton, keluarga selalu nomor satu, dan Roscoe adalah bagian tak terpisahkan dari keluarganya.
Momen terakhir mereka begitu personal dan intim. Hamilton mengonfirmasi bahwa Roscoe berpulang dengan tenang pada Minggu (28/9/2025) malam, dalam pelukannya.
Curahan Hati Lewis Hamilton
Dalam tributnya yang emosional, Hamilton tidak menutupi rasa sakit dan kesedihan mendalam yang ia rasakan. Ia harus membuat pilihan yang paling ditakuti oleh setiap pemilik hewan peliharaan: mengizinkan sahabatnya pergi dengan tenang untuk mengakhiri penderitaannya.
“Setelah empat hari menggunakan alat bantu hidup, berjuang dengan sekuat tenaga yang ia miliki, saya harus membuat keputusan tersulit dalam hidup saya dan mengucapkan selamat tinggal kepada Roscoe,” tulis Hamilton.
“Dia tidak pernah berhenti berjuang, sampai akhir hayatnya. Saya merasa sangat bersyukur dan terhormat telah berbagi hidup dengan jiwa yang begitu indah, seorang malaikat, dan sahabat sejati.”
Hamilton mengenang kembali momen saat ia mengadopsi Roscoe pada 2013, sebuah keputusan yang ia sebut sebagai yang terbaik dalam hidupnya.
“Membawa Roscoe ke dalam hidup saya adalah keputusan terbaik yang pernah saya buat, dan saya akan selamanya menghargai kenangan yang kami ciptakan bersama,” lanjutnya.
Ini bukan kali pertama Hamilton kehilangan anjing kesayangannya. Pada 2020, ia juga harus mengucapkan selamat tinggal pada Coco, bulldog lainnya. Namun, pengalaman kali ini terasa berbeda dan lebih berat.
“Meskipun saya kehilangan Coco, saya belum pernah dihadapkan pada situasi untuk menidurkan seekor anjing sebelumnya. Ini adalah salah satu pengalaman paling menyakitkan, dan saya merasakan hubungan yang mendalam dengan semua orang yang pernah mengalami kehilangan hewan peliharaan tercinta. Meskipun sangat sulit, memilikinya adalah salah satu bagian terindah dalam hidup: mencintai begitu dalam dan dicintai sebagai balasannya.”
Baca juga: Lika-Liku Lewis Hamilton di Ferrari Layaknya 'Drakor', Ralf Schumacher: Sungguh Tragis!
Bukan Hanya Seekor Anjing, Roscoe Adalah Bukti Kesetiaan
Bagi para penggemar F1, Roscoe lebih dari sekadar anjing milik Lewis Hamilton. Ia adalah figur yang akrab di paddock, lengkap dengan pass F1 miliknya sendiri. Kehadirannya di sirkuit selalu mencuri perhatian. Bahkan, Roscoe memiliki akun Instagram sendiri dengan ratusan ribu pengikut, tempat para penggemar bisa mengikuti kehidupannya yang glamor sebagai anjing seorang superstar F1.
Dari menjadi model untuk agensi hewan hingga mengikuti diet vegan seperti pemiliknya, Roscoe memiliki kepribadian dan ketenarannya sendiri. Kepergiannya meninggalkan lubang besar, tidak hanya di hati Hamilton, tetapi juga di hati para penggemar yang telah mengikutinya selama bertahun-tahun.
Di akhir pesannya, Hamilton mengucapkan terima kasih kepada para penggemar. “Terima kasih atas semua cinta dan dukungan yang kalian tunjukkan kepada Roscoe selama bertahun-tahun. Sungguh istimewa bisa menyaksikan dan merasakannya.”
Selamat jalan, Roscoe.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: F1.com