Selasa, 27 JANUARI 2026 • 21:00 WIB

4 Manfaat 'Cooling Down' Setelah Olahraga dan Cara Melakukannya dengan Benar

Author

Ilustrasi cooling down setelah berolahraga (Vitacost)

INDOZONE.ID - Melakukan aktivitas fisik seperti olahraga tentunya membuat kalian cukup lelah, otot-otot menjadi tegang bahkan membuat suhu tubuh kalian meningkat.

Namun, ada cara bagi kalian untuk mengantisipasi situasi tersebut. Salah satu cara yang paling ampuh untuk recovery tubuh setelah olahraga adalah cooling down

Cooling down merupakan salah satu cara untuk mempermudah transisi dari melakukan aktivitas berat seperti olahraga menuju ke kondisi istirahat yang lebih rileks.

Baca juga: Lampaui Target, Indonesia Peringkat 2 ASEAN Para Games 2025 dengan Borong 392 Medali

Melansir dari laman resmi FitHub, dalam kondisi kebugaran, cooling down merupakan periode latihan dari intensitas tinggi ke intensitas yang lebih rendah.

Menurut Healthline pada Selasa (27/1/2026), aktivitas cooling down yang paling efektif adalah 5-10 menit berupa gerakan intensitas rendah dan juga peregangan statis.

Pada umumnya, proses cooling down ini merujuk pada prosen pengurangan intensitas latihan secara bertahap di akhir sesi olahraga.

Tentunya dengan gerakan pendinginan yang cepat dapat membantu anda dalam proses transisi tubuh dari aktivitas berat. Namun, cooling down memiliki beberapa manfaat tersembunyi yang mungkin banyak dari kalian yang belum tahu.

Baca juga: Jadwal Lengkap Thailand Masters 2026 dan Daftar Wakil Indonesia, Siapa Saja?

4 Manfaat Cooling Down setelah Olahraga

Lantas apa saja sih manfaat cooling down setelah olahraga? Daripada berlama-lama, pada artikel ini tim INDOZONE akan memberikan 4 manfaat cooling down bagi tubuh manusia setelah melakukan olahraga. Yuk simak!

1. Mengurangi Nyeri Pada Otot

Ilustrasi peregangan otot saat cooling down (Men's Fitness)

Jika kalian pernah merasakan nyeri otot setelah olahraga selama 1-2 hari, kondisi tersebut disebut sebagai Delayed Onset Muscle Sourness (DOMS).

Kamu harus tahu, DOMS merupakan rasa nyeri pada otot yang tertunda normalnya terjadi selama 1-2 hari setelah kalian berolahraga.

Biasanya, DOMS terjadi setelah melakukan aktivitas fisik untuk pertama kalinya sebagai efek dari latihan tertentu setelah lama tidak melakukannya. Contoh orang yang terkena DOMS yaitu melakukan aktivitas fisik seperti gym untuk pertama kalinya setelah sebelumnya tidak pernah melakukan aktivitas tersebut.

Tentu saja, dengan cooling down bisa membantu kita untuk meredakan nyeri otot yang tertunda melalui peningkatan sirkulasi pembuangan limbah pada otot setelah melakukan latihan yang intens.

Baca juga: Liga 4 Ricuh dan Viral, PSSI Panggil PSSI Jateng–Jatim Lewat Emergency Meeting

2. Mencegah Resiko Terjadinya Cedera

Melakukan peregangan statis yang dilakukan saat kita melakukan cooling down tentunya sangatlah baik untuk meningkatkan fleksibilitas otot kalian.

Saat otot diregangkan secara konsisten, tentunya otot menjadi lebih rileks dan memanjang. Oleh karena itu, dengan seiring berjalannya waktu proses cooling down ini tentunya bisa mencegah resiko terjadinya cedera setelah berolahraga.

3. Dapat Memperlancar Aliran Darah

Cooling down juga bisa memperlancar aliran darah kalian kembali ke jantung lebih efektif. Bagaimana tidak, manfaat dari cooling down adalah untuk menjaga kestabilan tekanan darah serta membantu meringankan stress pada jantung dan juga otot-otot lainnya.

Baca juga: Sukses Bawa Manchester United Menang Dua Kali Beruntun, Michael Carrick Tidak Ingin Berpuas Diri

4. Dapat Memperbaiki mood

Aktivitas cooling down tentunya merupakan salah satu cara yang paling manjur untuk membuat tubuhmu kembali ke kondisi rileks.

Hal tersebut karena, efek samping dari cooling down ini disebabkan dari hormon endorfin yang membantu mengurangi stress dan juga dapat memperbaiki mood kita.

Cara Melakukan Cooling Down dengan Benar

Perlu diingat bahwa tujuan kalian untuk melakukan cooling down adalah untuk membantu percepat transisi tubuh kalian dari aktivitas berat mencapai titik relaksasi. Oleh karena itu, kalian bisa memilih gerakan-gerakan tersebut sesuai dengan kemampuan kalian.

Berikut ini cara melakukan aktivitas cooling down yang baik dan benar sebagai berikut:

1. Langkah Pertama: Gerakan Aerobik Intensitas Rendah

Kalian harus awali aktivitas ini dengan meluangkan waktu selama 5-10 menit untuk melakukan latihan kardio intensitas rendah untuk menurunkan detak jantung secara bertahap. Tentunya, kalian bisa lakukan aktivitas ini dengan berjalan santai, jogging dan juga bersepeda dengan santai.

Baca juga: Tumbang dari MU di Kandang Sendiri, Arsenal “Dikunyah” Cunha

2. Langkah Kedua: Peregangan Statis

Selain gerakan aerobik intensitas rendah, kalian juga bisa melakukan peregangan statis dengan mengatur interval selama 15-30 detik, dan fokuskan pada area otot utama yang kamu gunakan saat berolahraga.

Kalian juga harus menghindari meloncat dan memaksakan peregangan tersebut untuk meminimalisir terjadinya cedera. Adapun beberapa contoh peregangan sederhana seperti peregangan hamstring, peregangan paha depan, peregangan betis, peregangan bahu, peregangan trisep dan juga peregangan dada.

Baca juga: Daftar 7 Pemain Basket Tertinggi di Dunia yang Bikin Kalian Geleng-geleng

3. Langkah Ketiga: Pernafasan Dalam dan Relaksasi

Langkah yang ketiga dan terakhir adalah latihan pernapasan dalam untuk membantu menormalkan pernapasan kamu. Tak cuma itu, langkah ini juga dapat membantu untuk menikmati relaksasi yang kamu rasakan.

Adapun cara untuk melakukan langkah ini yaitu tarik napas melalui hidung yang dalam, tahan beberapa detik dan hembuskan secara perlahan dari mulut. Kalian bisa melakukan langkah ini sebanyak beberapa sesi untuk meningkatkan kadar oksigen yang menyebar di dalam tubuh kalian.

Itu tadi sobat INDOZONE ulasan terkait manfaat cooling down setelah berolahraga dan juga cara yang baik dan benar untuk melakukan aktivitas ini. Dari artikel ini bisa disimpulkan bahwa melakukan cooling down setelah olahraga memiliki banyak manfaat bagi tubuh kalian.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Healthline

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU