Timnas Iran Protes Serangan Mematikan ke Sekolah, Kenakan Ban Hitam dan Bawa Tas di Laga Lawan Nigeria
INDOZONE.ID - Tim nasional Iran melakukan aksi protes yang menyentuh hati dalam laga uji coba melawan Nigeria, Jumat (27/3/2026).
Para pemain mengenakan ban hitam dan membawa tas sekolah saat lagu kebangsaan berkumandang sebagai bentuk protes atas serangan mematikan ke sebuah sekolah dasar di negaranya.
Serangan terhadap Sekolah Shajareh Tayyebah bulan lalu menewaskan sedikitnya 168 orang, termasuk sekitar 110 anak-anak, menurut pejabat Iran.
Media AS melaporkan bahwa penyelidik militer Amerika meyakini pasukan mereka sendiri kemungkinan tidak sengaja menghantam sekolah di Minab, Iran selatan.
Baca juga: Strategi Remis: Cara Cerdas Menyelamatkan Permainan Saat Terdesak di Papan Catur!
Simbolisme yang Menyentuh
Dalam pertandingan persahabatan di Belek, Turki, para pemain Iran yang diperkuat bintang seperti Mehdi Taremi terlihat membawa tas berwarna merah muda dan ungu dengan pita.
Seorang petugas media tim menjelaskan bahwa aksi ini sebagai bentuk penghormatan kepada para korban.
"Para pemain memegang tas sekolah dekat dengan hati mereka untuk mengenang 165 anak perempuan yang dibunuh Amerika di sebuah sekolah Iran," kata petugas media tersebut kepada Reuters.
Pejabat Iran menuding AS dan Israel bertanggung jawab atas serangan yang terjadi di sekolah yang berdekatan dengan kompleks Korps Garda Revolusi Iran (IRGC).
Baca juga: Ledakan Energi 100-400 Meter: Panduan Teknik Sprint dan Manfaatnya bagi Metabolisme!
Namun, kedua negara tersebut belum mengakui tanggung jawab.
Partisipasi di Piala Dunia Masih Diragukan
Iran termasuk negara yang telah lolos ke Piala Dunia musim panas ini.
Namun, partisipasi mereka di turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada mulai 11 Juni masih diragukan.
Presiden AS Donald Trump awal bulan ini mengatakan tidak pantas bagi Iran untuk berpartisipasi "demi kehidupan dan keselamatan mereka sendiri".
Menanggapi pernyataan tersebut, kepala federasi sepak bola Iran, Mehdi Taj, menyatakan negaranya tidak akan bepergian ke AS untuk Piala Dunia.
Baca juga: Kembali Masuk Timnas Inggris, Ben White Punya Tugas terkait Insiden Piala Dunia 2022
"Ketika Trump secara tegas menyatakan bahwa dia tidak dapat menjamin keamanan tim nasional Iran, kami tentu tidak akan bepergian ke Amerika," tulis Taj di akun media sosial yang terafiliasi dengan kedutaan Iran di Meksiko.
Taj mengatakan Iran sedang bernegosiasi dengan FIFA untuk menggelar pertandingan mereka di Meksiko. Namun, induk sepak bola dunia tersebut tampaknya telah menolak kemungkinan itu.
Dalam pertandingan Jumat malam, Iran harus mengakui keunggulan Nigeria dengan skor 2-1. Selanjutnya, mereka akan menghadapi Kosta Rika dalam laga uji coba lainnya di Turki pada Selasa (31/3/2026).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Reuters