Selasa, 21 APRIL 2026 • 09:10 WIB

Sejarah PRSI yang Kini Jadi Akuatik Indonesia: Pengertian, Tujuan, dan Peran terhadap Renang di Indonesia

Author

Perenang Indonesia Masniari Wolf memamerkan medali emas nomor 50 meter gaya punggung putri SEA Games 2025 di SAT Swimming Pool, Bang Kapi, Bangkok, Thailand. (ANTARA FOTO/Muhammad Ramdan)

INDOZONE.ID - Renang merupakan salah satu olahraga yang cukup populer di dunia, khususnya Indonesia.

Meskipun, perkembangan olahraga ini tidak terlalu terekspos media, tapi renang merupakan salah satu cabang olahraga yang bisa dilakukan oleh semua kalangan, baik itu pria maupun wanita.

Dalam pendidikan formal, mungkin kita sudah diperkenalkan dengan olahraga renang sejak kita masih duduk di bangku sekolah dasar. Meskipun saat itu, kita hanya mempelajari teknik-teknik dasarnya.

Sebagai salah satu olahraga utama di Indonesia yang dipertandingkan di berbagai event nasional maupun Internasional, renang juga memiliki organisasi yang mengurus perkembangan terkait cabang olahraga tersebut.

Baca juga: Setelah Amankan Gelar Bundesliga, Harry Kane Tegaskan Bayern Munich Masih Bisa Meraih Banyak Hal di Musim ini

PRSI merupakan organisasi yang meliputi semua cabang olahraga air, seperti renang, polo air, loncat indah, renang indah, hingga renang perairan terbuka.

Tapi, PRSI saat ini telah berubah nama menjadi Akuatik Indonesia, sejak dipimpin oleh Anindya Bakrie sejak 2025 lalu.

Mungkin masih banyak orang yang belum tahu sejarah berdirinya PRSI atau Akuatik Indonesia. Nah pada artikel ini, Indozone akan memberikan ulasan singkat tentang sejarahnya, sebagaimana yang dikutip dari laman resmi akuatik Indonesia. Yuk simak!

Baca juga: Daftar Pemain Termuda yang Pernah Debut di Timnas Indonesia, Generasi Emas Era Shin Tae-yong

Sejarah Awal Berdirinya PRSI (Akuatik Indonesia)

Logo Akuatik Indonesia (akuatikindonesia.id)

Melansir dari laman resmi Akuatik Indonesia pada Senin (20/4/2026), Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) merupakan organisasi yang mengatur olahraga renang di Indonesia.

Tidak cuma renang saja, tapi juga meliputi polo air, lompat indah, renang indah hingga renang perairan terbuka.

PRSI resmi didirikan pada 21 Maret 1951 lalu. Adapun, ketua umum pertama dalam organisasi ini adalah Prof. dr. Poerwo Soedarmo.

Sejak saat itu, PRSI juga membuka organisasi tersebut di 34 provinsi di Indonesia.

Berdirinya PRSI, juga didasarkan dengan akte pendirian di depan notaris Irmawati Habie, SH di jalan Dewi Sartika no. 1-2 Jakarta Timur dengan nomor 01 tanggal 5 Maret 2012.

Selain itu, PRSI juga terdaftar sebagai organisasi wajib pajak.

Baca juga: Mengulik Sejarah PBVSI: Pengertian, Tujuan dan Peran Terhadap Bola Voli Indonesia

Tak ayal, sejak berdirinya PRSI, olahraga renang cukup berkembang pesat di Indonesia, hingga akhirnya pada tahun 1952, PRSI resmi bergabung dengan organisasi renang dunia yang bersama Federation International Nation Amateur (FINA).

Selain itu, PRSI juga resmi menjadi International Olympic Comitee (IOC). Lalu di tahun yang sama, Indonesia juga mengirimkan 2 perwakilan ke arena olimpiade Helsinski.

Dari situlah, Indonesia sukses menorehkan hasil yang membanggakan di ajang Internasional dalam cabang olahraga renang.

Sementara di level nasional, kejuaraan renang di Indonesia semakin meningkat dari tahun ke tahun, melalui Pekan Olahraga Nasional (PON) hingga beberapa kejuaraan daerah.

Namun, pada tahun 2025, ketika Anindya Bakrie menjadi ketua umum PRSI, nama dan logo organisasi renang Indonesia diubah menjadi Akuatik Indonesia.

Hal tersebut juga merupakan respons dari organisasi renang dunia yakni FINA, yang juga mengubah logo dan nama menjadi World Aquatics.

Baca juga: Liverpool Bungkam Everton 2-1, Van Dijk Cetak Gol Kemenangan

Tujuan dan Peran PRSI (Akuatik Indonesia) 

PRSI (Akuatik Indonesia) telah berdiri sejak 21 Maret 1951 lalu. Adapun, tujuan didirikannya organisasi renang ini adalah, untuk mengatur serta mengembangkan olahraga akuatik di Indonesia.

Sementara itu, fungsi dan peran PRSI (Akuatik Indonesia) untuk olahraga renang di tanah air, untuk menyelenggarakan kompetisi seperti Pekan Olahraga Nasional (PON), hingga kejuaraan renang baik level regional maupun nasional.

Tidak hanya menyelenggarakan kejuaraan saja, PRSI juga memiliki peran untuk mengembangkan atlet akuatik dari berbagai daerah hingga nasional.

Hal tersebut dilakukan untuk menyiapkan menuju kejuaraan level Intenasional, seperti Olimpiade, Asian Games, SEA Games hingga berbagai kejuaraan renang dunia.

Selain itu, PRSI atau Akuatik Indonesia juga merancang aturan resmi terkait cabang olahraga akuatik di tanah air.

Itu tadi, ulasan terkait sejarah berdirinya PRSI yang kini berubah nama menjadi Akuatik Indonesia, beserta tujuan dan perannya bagi olahraga renang di Indonesia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Akuatikindonesia.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU