INDOZONE.ID - Dalam permainan bola basket, ada satu skill yang tak semua dimiliki pemain yaitu tembakan tiga angka (three point shooting). Teknik ini terbilang sulit karena dilakukan dari luar garis three-point line.
Jika seorang pemain berhasil melakukannya, maka tim akan mendapatkan tiga poin. Di dunia basket modern, tembakan ini jadi senjata paling penting karena mampu mengubah jalannya pertandingan dengan cepat.
Dalam satu dekade terakhir, tren tembakan tiga angka berkembang sangat pesat di NBA. Banyak tim kini mengandalkan susunan pemain yang seluruhnya mampu menjadi ancaman dari perimeter, tanpa memandang ukuran tubuh maupun posisi bermain.
Baca juga: FIBA Dorong Basket Usia Dini untuk Bentuk Karakter Anak Indonesia
Artikel ini membedah daftar pemain NBA dengan tembakan tiga angka terbanyak sepanjang sejarah, lengkap dengan statistik yang membuat mereka layak disebut legenda three point dunia basket.
Daftar Three Point King NBA Sepanjang Masa
1. Stephen Curry
Stephen Curry sudah dianggap sebagai penembak tiga angka terbaik sepanjang sejarah NBA oleh banyak penggemar dan analis sejak meraih gelar MVP pada pertengahan 2010-an.
Status yang melekat padanya benar-benar tak terbantahkan ketika ia melampaui rekor milik Ray Allen sebagai pencetak tembakan three point terbanyak sepanjang masa pada 2021.
Meski begitu, sebenarnya hampir tidak ada keraguan soal posisi Curry bahkan sebelum rekor tersebut pecah. Ia merevolusi permainan NBA lewat kemampuan menembak jarak jauhnya, termasuk dengan memimpin liga dalam jumlah three point terbanyak selama lima musim beruntun dari 2012 hingga 2017.
Setelah periode itu, Curry masih tiga kali lagi menjadi pemain dengan three point terbanyak dalam satu musim.
Menariknya, Curry memang belum pernah memimpin NBA dalam persentase akurasi three poin. Namun, ia berhasil finis di jajaran 10 besar dalam sembilan musim berbeda.
Hingga 12 Februari, persentase three poin sepanjang karier Curry mencapai 42,4 persen atau 4.248 tembakan tiga angka, menjadi yang terbaik ke-13 dalam sejarah NBA dan terbaik ketiga di antara 50 pemain dengan jumlah three point terbanyak sepanjang masa.
Dengan catatan tersebut, hampir di setiap statistik tembakan tiga angka, nama Curry selalu berada di puncak atau setidaknya mendekati posisi teratas.
Kemampuan menembak jarak jauhnya juga menjadi salah satu faktor utama yang mengantarkannya meraih dua gelar MVP serta empat cincin juara NBA sepanjang kariernya.
2. James Harden
James Harden dikenal sebagai salah satu scorer paling eksplosif dalam sejarah NBA. Ia adalah pionir gerakan step-back three yang kini jadi ikon NBA modern dalam beberapa tahun terakhir.
Harden berhasil masuk lima besar pemain dengan jumlah three poin terbanyak selama enam musim beruntun dari 2014 hingga 2020. Bahkan, pada tiga musim terakhir dalam periode tersebut, ia menjadi pemimpin liga dalam jumlah tembakan tiga angka yang masuk.
Hingga Februari 2025, Harden menempati posisi kedua dalam daftar pencetak three point terbanyak sepanjang sejarah NBA dengan 3.390 tembakan masuk. Hebatnya lagi, pencapaian itu diraih dengan efisiensi yang tetap tinggi.
Dalam 15 musim pertamanya di NBA, Harden hanya tiga kali mencatat akurasi three point di bawah 35 persen. Ia juga berada di peringkat keenam sepanjang masa untuk kategori rata-rata three point per pertandingan di antara pemain dengan minimal 400 penampilan karier.
Sebagai salah satu pemain terbaik di generasinya, Harden meraih penghargaan MVP NBA pada 2018. Enam tahun sebelumnya, ia juga memenangkan gelar Sixth Man of the Year berkat performa impresifnya dari bangku cadangan.
3. Ray Allen
Ray Allen berhasil melampaui rekor Reggie Miller sebagai pencetak three point terbanyak sepanjang sejarah NBA pada 2011. Kemampuan menembak jarak jauhnya tetap menjadi senjata utama di setiap tim yang dibela sepang kariernya di NBA.
Pemain yang kini berstatus Hall of Famer itu tercatat 11 kali masuk 10 besar pemain dengan jumlah three point terbanyak dalam satu musim. Bahkan, Allen tiga kali menjadi pemimpin liga dalam kategori tersebut.
Saat memperkuat Boston Celtics dan mendapatkan lebih sedikit sentuhan bola, ia masih mampu dua kali finis di lima besar daftar pencetak three poin terbanyak dalam satu musim.
Allen menutup karier basketnya dengan persentase three poin sebesar 40 persen atau berhasil memasukkan 2.973 tembakan. Meski angka itu hanya berada di posisi ke-47 terbaik dalam sejarah NBA, ia pernah empat kali masuk 10 besar pemain dengan akurasi three point terbaik dalam satu musim.
Hebatnya, meski sudah memasuki penghujung karier, kemampuan menembak Allen tetap sangat berbahaya. Dalam tiga dari empat musim terakhirnya di NBA, ia masih mampu mencatat akurasi di atas 40 persen dari garis three point.
Salah satu momen paling ikonik dalam kariernya tentu datang lewat tembakan tiga angka. Allen sukses memasukkan step-back three pointer krusial yang menjaga asa Miami Heat tetap hidup pada Final NBA 2013.
4. Reggie Miller
Selanjutnya ada Reggie Miller. Pebasket ini bisa dibilang sebagai salah satu penembak tiga angka hebat pertama dalam sejarah NBA. Setelah garis three point mulai diperkenalkan beberapa tahun sebelum dirinya masuk liga, Miller memanfaatkan tembakan jarak jauh sebagai senjata utama di era permainan NBA yang sangat mengandalkan pertahanan pada 1990-an.
Ia berhasil masuk 10 besar pemain dengan jumlah tripoin terbanyak dalam 15 musim pertamanya secara beruntun, bahkan dua kali memimpin NBA dalam kategori tersebut.
Meski persentase three point sepanjang kariernya sebesar 39,5 persen hanya berada di peringkat ke-69 dalam sejarah NBA, Miller tetap menunjukkan konsistensi luar biasa dengan lima kali finis di 10 besar akurasi three poin terbaik dalam satu musim.
Miller menghabiskan seluruh 18 musim kariernya bersama Indiana Pacers. Berkat kombinasi antara umur panjang karier dan efisiensi tembakan, ia menutup pensiun pada 2005 dengan total 2.560 three point, rekor terbanyak dalam sejarah NBA saat itu. Catatan tersebut bertahan selama enam musim sebelum akhirnya dilampaui pemain lain.
Siapa yang Bisa Lampaui Stephen Curry?
Melihat statistik yang ada, tak heran jika Stephen Curry disebut sebagai raja three point NBA. Di era basket modern saat ini, banyak yang memprediksi rekornya sulit dipecahkan pemain muda mana pun.
Ada beberapa alasan kenapa rekor Stephen Curry susah dilampaui, yakni:
- Akurasi elite
- Konsistensi jangka panjang
- Volume tembakan sangat tinggi
Baca juga: Apa Itu Passing? Teknik Dasar yang Wajib Dikuasai dalam Sepak Bola, Basket, dan Voli
Meski begitu, pemain muda seperti Luka Doncic, Anthony Edwards, hingga Trae Young diharapkan bisa menjadi penerus generasi shooter modern, atau bahkan memecahkan dominasi Stephen Curry.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Fox Sports