INDOZONE.ID - Permainan bola tangan merupakan salah satu olahraga populer yang banyak dimainkan di setiap negara. Bahkan, saking populernya olahraga ini dipertandingkan di berbagai kejuaraan seperti Olimpiade, Asian Games hingga multievent olahraga lainnya. Bahkan juga memiliki kejuaraan dunia.
Diketahui, permainan bola tangan sendiri hampir mirip dengan sepak bola yang mana dalam permainan ini juga memiliki kiper. Namun, bedanya permainan ini dimainkan dengan menggunakan tangan dan masing-masing tim diperkuat oleh 7 pemain.
Namun, banyak orang awam yang mungkin belum mengetahui asal-usul kemunculan permainan bola tangan. Nah, pada artikel ini tim INDOZONE akan memberikan sedikit informasi mengenai sejarah permainan bola tangan sebagaimana yang dilansi dari alisy.eu pada Rabu (15/7/2026). Yuk simak!
Baca juga: Kalah atas Spanyol, Didier Deschamps Akui Permainan Prancis di Bawah Standar
Sejarah Kemunculan Permainan Bola Tangan
Awal mula kemunculan permainan bola tangan sudah ada sejak zaman orang Romawi Kuno dan Yunani. Saat itu, orang Romawi Kuno dan Yunani memainkan permainan yang mirip dengan bola tangan, yang mana para pemain saling mengoper bola dan mencoba mengarahkannya ke arah yang ditentukan. Namun, saat itu permainan ini tidak terorganisir seperti bola tangan yang kita kenal saat ini.
Memasuki abad pertengahan, berbagai permainan muncul di regional Eropa yang melibatkan bola dan tangan, tetapi tidak ada satu pun yang menganggap permainan tersebut sebagai pendahulu sepak bola tangan modern.
Justru, landasan sejati permainan bola tangan modern dicetuskan oleh guru asal Denmark yang bernama Holger Nielsen pada tahun 1898, ketika ia mengembangkan aturan pertama permainan yang mirip dengan bola tangan. Ia saat itu menyebut permainan tersebut dengan nama "Handbold", yang berarti bola tangan.
Olahraga bola tangan ini kemudian menyebar ke seluruh Skandinavia dan Jerman, hingga akhirnya mendapatkan popularitasnya sendiri.
Baca juga: Geliat Transfer Man United, Belanja 3 Pemain dalam Waktu Singkat
Sementara itu di Jerman tepatnya pada tahun 1917, Max Heiser, Karl Schelens, dan Erich Konigh mencipatakan peraturan yang direvisi menjadi dasar bola tangan modern. Pertandingan bola tangan pertama kali resmi dimainkan di Berlin dan kemudian menyebar ke negara-negara Eropa lainnya.
Cabang olahraga bola tangan pertama kali muncul di Olimpiade Berlin 1936 lalu, saat itu permainan dimainkan di luar ruangan di lapangan dengan masing-masing tim beranggotakan 11 pemain setiap tim. Versi bola tangan ini cukup populer di Jerman, namun seiring berjalannya waktu permainan ini diperkecil dan lebih dinamis dengan berisikan 7 pemain setiap tim dan dimainkan di dalam ruangan.
Dengan perkembangan bola tangan yang semakin pesat, akhirnya federasi bola tangan dunia yang bernama International Handball Federation (IHF) dibentuk pada tahun 1946. Cabang olahraga bola tangan kembali dipertandingkan di Olimpiade 1972 untuk putra. Sementara, untuk putri baru dipertandingkan di Olimpiade 1976.
Permainan bola tangan sendiri akhirnya menyebar ke seluruh dunia, khususnya Indonesia. Pada 16 Agustus 2007, asosiasi bola tangan Indonesia (ABTI) resmi didirikan dan berafiliasi dengan Asian Handball Federation (AHF)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Alisy.eu