Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 21 JULI 2025 • 13:57 WIB

Eks Tim Prinsipal Haas Sebut Carlos Sainz Jr. Menyesal Pilih Williams Ketimbang Audi

Eks Tim Prinsipal Haas Sebut Carlos Sainz Jr. Menyesal Pilih Williams Ketimbang AudiCarlos Sainz Jr (sumber: Kym Illman via Getty Images)

INDOZONE.ID - Keputusan besar Carlos Sainz Jr. untuk bergabung dengan Williams Racing pada musim Formula 1 2025 kini menjadi sorotan tajam. Menurut mantan Prinsipal Tim Haas, Guenther Steiner, pembalap asal Spanyol itu kemungkinan besar mulai menyesali pilihannya dan melirik proyek Audi dengan rasa "seandainya saja".

Ketika Ferrari mengumumkan perekrutan Lewis Hamilton pada awal tahun lalu, Sainz dengan berat hati harus mencari kursi baru. Setelah opsi di tim papan atas seperti Red Bull dan Mercedes tertutup, pilihannya mengerucut pada tiga tim, Williams, Alpine, dan Sauber, yang akan bertransformasi menjadi tim pabrikan Audi pada 2026. Pada akhirnya, Sainz menjatuhkan pilihan pada Williams.

Sekilas, keputusan tersebut tampak bijak. Jika melihat klasemen konstruktor paruh pertama musim 2025, Williams berada di posisi kelima, sebuah pencapaian yang solid. Namun, Formula 1 bukan hanya soal statistik, tetapi juga tentang feeling dan potensi. Di balik angka, ada cerita lain tentang performa dan penyesalan.

Sejak berseragam Williams, Sainz terlihat kesulitan menemukan ritme yang membuatnya bersinar. Performanya sejauh ini belum mampu menandingi rekan setimnya, Alex Albon, yang secara konsisten menjadi ujung tombak tim. Situasi inilah yang memicu komentar pedas dari Guenther Steiner.

Dalam siniar The Red Flags, Steiner tanpa ragu menyatakan bahwa Sainz kemungkinan besar menyesali keputusannya.

"Saya pikir dia menyesal, tapi tidak hanya dalam hal performa," ujar Steiner.

Ia menyoroti bahwa Sauber (Audi) baru-baru ini menunjukkan langkah maju yang signifikan dan memiliki proyek pabrikan yang sangat menarik untuk debut musim depan.

Baca juga: Kritik Denda dari FIA karena Telat Hadir Seremoni, Carlos Sainz Jr Terancam Kena Sanksi Lagi

Eks Tim Prinsipal Haas Sebut Carlos Sainz Jr. Menyesal Pilih Williams Ketimbang AudiCharles Leclerc dan Carlos Sainz Jr. (Hamad I Mohammed)

Baca juga: Carlos Sainz Sebut Senggolan dengan Yuki Tsunoda Membuatnya Frustrasi

Steiner juga menyinggung faktor hubungan personal yang mungkin dilewatkan oleh Sainz. Ia mengingatkan kembali tentang hubungan kerja yang pernah terjalin antara Sainz dan Mattia Binotto saat di Ferrari.

"Ketika Carlos membalap di Ferrari, Mattia Binotto ada di sana. Jadi ada hubungan di antara mereka," jelasnya.

Menariknya, Binotto dikonfirmasi bergabung dengan Sauber hanya beberapa hari sebelum kesepakatan Sainz dengan Williams diumumkan pada akhir Juli 2024. Keterlambatan ini mungkin membuat Sainz tidak mempertimbangkan reuni dengan mantan bosnya sebagai faktor penentu.

"Carlos adalah pembalap yang sangat bagus. Tim (Williams) memiliki awal yang baik, tetapi itu lebih karena Albon, bukan Carlos. Carlos belum benar-benar mendapatkan hasil yang mengesankan," tambah Steiner.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Podcast/The Red Flags

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Eks Tim Prinsipal Haas Sebut Carlos Sainz Jr. Menyesal Pilih Williams Ketimbang Audi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!