Jordi Cruyff. (Instagram/@jordicruyff)
INDOZONE.ID - Jordi Cruyff baru-baru ini dapat kritikan pedas dari dua pengamat sepak bola Belanda yakni Arno Vermoulen dan juga Rafael van der Vaart usai ditunjuk sebagai direktur teknik Ajax Amsterdam.
Diketahui, Ajax Amsterdam baru saja menunjuk Jordi Cruyff sebagai direktur teknik mereka. Keputusan klub Ibukota Belanda itu untuk menjadikan putra dari Johan Cruyff itu membuat dua pundit Belanda yaitu Arno Vermoulen dan juga Rafael van der Vaart memberi kritikan pedas.
Dalam podcast Votbal Primeur baru-baru ini, pengamat sepak bola Arno Vermoulen ia menyebut bahwa Penasihat Teknik Timnas Indonesia itu hanya menang nama 'Cruyff' saja. Ia menyebut bahwa mantan pemain Barcelona itu tidak pantas jadi direktur teknik karena rekam jejaknya yang tidak terlalu bagus.
Baca juga: Timnas Indonesia akan Berkompetisi di ASEAN Cup 2026, John Herdman Pastikan Turunkan Pemain Lokal
Pengenalan Jordi Cruyff sebagai Technical Advisor Timnas Indonesia. (Screenshot/YouTube PSSI)
"Jika namanya bukan Cruyff, dia tidak akan menjadi direktur teknik baru Ajax. Berdasarkan rekam jejaknya, dia tidak akan pernah masuk dalam lima nama [calon dirtek]," ujar Arno Vermoulen yang dikutip dari YouTube Voetbal Primeur pada Selasa (13/1/2026).
Sementara itu legenda Timnas Belanda, Rafael van der Vaart sejalan dengan ucapan Arno Vermoulen. Ia menyebut jika nama belakangnya bukan Cruyff tentunya keadaannya cukup berbeda. Menurutnya, Jordi Cruyff akan mendapatkan kritikan.
"Untuk kali ini, saya sepakat dengan Arno. Jika dia memiliki nama belakang yang berbeda, keadaannya akan berbeda. Akan ada lebih banyak kritik terhadapnya. Sekarang kita berharap dia memiliki pemikiran yang sama dengan ayahnya, dia lebih lama diterima karena namanya Cruyff daripada jika dia memiliki nama belakang yang berbeda. Begitulah dunia bekerja, bukan?" ujar Rafael van der Vaart menimpali.
Baca juga: John Herdman Beberkan Cara Satukan Pemain Diaspora dan Lokal di Timnas Indonesia
Diketahui, Jordi Cruyff ditunjuk sebagai direktur teknik Ajax Amsterdam pada 28 Desember 2025 lalu. Ia sendiri ditugaskan untuk mengawasi kebijakan teknis untuk jangka panjang klub.
Ia juga diberi mandat untuk menyelaraskan kembali strategi perekrutan tim utama yang sesuai dengan filosofi Ajax dan terintegrasi dengan bakat muda akademi Ajax, De Toekomst.
Selain menjabat sebagai direktur teknik Ajax, Jordi Cruyff sendiri juga masih menjabat sebagai penasihat teknis Timnas Indonesia. Ia sendiri sudah menjabat posisi tersebut sejak Februari 2025 lalu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Voetbal Primeur