Ilustrasi jenis-jenis cedera olahraga. (Freepik)
INDOZONE.ID - Olahraga identik dengan atlet terlatih yang memiliki tubuh bugar dan kuat, untuk bersaing memperebutkan kemenangan. Meski begitu, atlet terhebat pun tidak bisa lepas dari cedera.
Jika atlet bisa menderita cedera, orang biasa yang olahraga karena hobi, juga bisa mengalaminya. Bahkan, peluang cedera lebih tinggi pada orang umum.
Kamu harus tahu, cedera bisa terjadi pada otot, persendian, dan tulang. Proses penyembuhan pun tergantung seberapa parah cedera dan tindakan medis yang dilakukan.
Ada banyak cedera yang bisa diderita seseorang karena berolahraga. Yuk, simak jenis-jenis cedera olahraga yang umum terjadi.
Baca juga: Trauma Cedera ACL, Bek MU Lisandro Martinez Sempat Berpikir Pensiun Dini
Daftar ini akan dimulai dengan cedera yang paling akrab dengan telinga masyarakat Indonesia, yaitu keseleo.
Cedera ini terjadi saat ada masalah pada ligamen. Ligamen merupakan jaringan yang menghubungkan tulang.
Saat ligamen meregang berlebihan atau bahkan robek, keseleo dapat terjadi. Umumnya, cedera ini terjadi di pergelangan kaki dan tangan, serta lutut.
Gejala: Nyeri, bengkak, memar, dan kesulitan bergerak.
Pengobatan: Istirahat, kompres es, kompresi, dan elevasi (metode RICE). Kasus yang parah mungkin memerlukan fisioterapi atau perawatan nyeri sendi.
Cedera lutut amatlah ditakuti oleh para atlet karena proses penyembuhan yang bisa memakan waktu berbulan-bulan. Bagaimana tidak, jika parah, operasi harus dilakukan untuk sembuh.
Cedera ini umum terjadi pada pegiat olahraga yang banyak lompat, lari, dan berhenti mendadak.
Gejala: Nyeri, pembengkakan, ketidakstabilan, dan kesulitan berjalan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pain Treatment MD