Radja Nainggolan saat bermain di Timnas Belgia. (REUTERS/Carl Recine)
INDOZONE.ID - Mantan pemain Timnas Belgia, Radja Nainggolan, baru-baru ini membuat pernyataan baru terkait karier sepak bolanya bersama Timnas Belgia.
Dalam wawancaranya di sebuah talkshow, Radja Nainggolan mengatakan, bermain di Indonesia mendapatkan rasa hormat yang sangat tinggi dan sangat berbeda dengan sepak bola di Belgia.
Bahkan, Nainggolan juga mengaku akan memperkuat Timnas Indonesia lebih awal, jika tahu bahwa kariernya bersama Timnas Belgia berakhir dengan penuh luka.
"Saya sangat kesulitan menghadapinya. Saya mengorbankan hidup saya untuk bisa bermain untuk Setan Merah. Saya memang membuat pernyataan baru-baru ini. Jika saya tahu akan berakhir seperti ini, saya akan memilih Indonesia lebih awal, saya bangga menjadi orang Belgia," ujar Radja Nainggolan dikutip dari talkshow De Tafel van Gert, pada Kamis (2/4/2026).
Baca juga: Thomas Tuchel Ragu Bawa Phil Foden ke Piala Dunia 2026
Lebih lanjut, Nainggolan juga menceritakan pengalamannya saat bermain di Indonesia bersama Bhayangkara FC. Ia mengakui, rasa hormat dan apresiasi dari penggemar sepak bola di tanah air, sangatlah tinggi ketimbang di Belgia.
"Saya bermain di Indonesia selama 6 bulan. Rasa hormat dan apresiasi yang saya terima dari orang sana sangat tinggi dan berbeda dengan dunia sepak bola Belgia," lanjutnya.
Tidak hanya itu saja, Radja Nainggolan juga mengaku, tudingan Timnas Belgia soal dirinya sebagai sumber keributan di ruang ganti tim adalah omong kosong.
Begitu tahu namanya tidak masuk ke dalam skuad untuk Piala Dunia 2018 lalu, di saat itu juga Nainggolan memutuskan pensiun dari Belgia.
"Pada tahun 2018, saya tidak diizinkan pergi ke Piala Dunia karena saya akan menimbulkan keributan di bangku cadangan. Itu omong kosong belaka. Jadi, saya bilang, 'Oke, kalau begitu sudah (waktunya pensiun)'," tutur mantan pemain berusia 37 tahun itu menutup pembicaraan.
Baca juga: Arne Slot Berharap Musim Terakhir Mohamed Salah Bisa Jadi Motivasi untuk Liverpool
Diketahui, Radja Nainggolan sempat berkarier bersama Bhayangkara FC selama 6 bulan dari periode akhir November 2023 hingga Juli 2024 lalu.
Selama memperkuat Bhayangkara FC, pemain keturunan Batak itu hanya mampu mencetak 1 gol dan 3 assist dalam 10 pertandingan di semua kompetisi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: De Tafel Van Gert