Senegal juara Piala Afrika 2025. (REUTERS/Amr Abdallah Dalsh)
INDOZONE.ID - Menjelang bergulirnya turnamen sepak bola terbesar di dunia pada pertengahan 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, Tim Nasional Senegal kembali memastikan diri sebagai salah satu wakil terkuat dari benua Afrika. Datang dengan ambisi besar dan memori manis pencapaian masa lalu, tim berjuluk The Lions of Teranga (Singa Teranga) ini siap memberikan kejutan di Piala Dunia pertama yang menggunakan format 48 tim.
Meski persiapan mereka sedikit diwarnai drama kontroversial pencabutan gelar di kancah regional Afrika, Senegal tetap tegak berdiri membawa kedalaman skuad yang tak bisa dipandang sebelah mata.
Berikut adalah ulasan profil lengkap Timnas Senegal, mulai dari rekam jejak kualifikasi, sosok pelatih, susunan pemain, hingga analisis peluang mereka di fase grup.
Baca juga: Profil Timnas Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Skuad, Jadwal, dan Peluang Lolos
| Keterangan | Detail |
| Julukan | The Lions of Teranga (Singa Teranga) |
| Konfederasi | CAF (Afrika) |
| Pelatih Kepala | Pape Thiaw |
| Ranking FIFA Terkini | 14 (1688,99 poin) |
| Total Nilai Pasar Skuad | Rp8.238,90 Miliar (Sekitar Rp8,23 Triliun) |
| Pencapaian Terbaik Piala Dunia | Perempat Final / Babak 8 Besar (2002) |
Meskipun susunan pasti kesebelasan pertama selalu bergantung pada taktik pelatih di hari pertandingan, terdapat beberapa pilar utama yang diprediksi kuat akan selalu menjadi starter langganan bagi Senegal. Berdasarkan rekam jejak, jam terbang, dan kontribusi mereka di babak kualifikasi, berikut adalah tulang punggung tim tersebut:
Senegal mencatatkan hat-trick kelolosan ke Piala Dunia setelah tampil dominan di Grup B kualifikasi zona CAF. Mereka sukses menyingkirkan pesaing berat seperti Republik Demokratik Kongo, Mauritania, Togo, Sudan, dan Sudan Selatan.
Timnas Senegal memastikan status sebagai juara grup dan menyegel tiket utama usai membungkam Mauritania 4-0 pada laga terakhir, di mana penyerang andalan Sadio Mane memborong dua gol.
Sepanjang kampanye kualifikasi tersebut, The Lions of Teranga menorehkan rekor luar biasa dengan tidak pernah terkalahkan. Mereka tampil tajam dengan mencetak 22 gol dan hanya kebobolan 3 kali.
Setelah Aliou Cisse mundur, kursi kepelatihan beralih ke tangan Pape Thiaw, yang resmi dipermanenkan pada Desember 2024. Thiaw bukanlah sosok asing, ia adalah bagian dari skuad legendaris Senegal yang menembus perempat final Piala Dunia 2002. Kala itu, ia bahkan mencetak assist krusial untuk gol Henri Camara di babak 16 besar melawan Swedia.
Thiaw dengan mulus melanjutkan tongkat estafet kepelatihan, mencatat kemenangan persahabatan 3-1 yang impresif atas Inggris pada Juni 2025. Namun, kepemimpinannya juga dilingkupi drama yang mencolok.
Ia berhasil membawa Senegal menjuarai Piala Afrika (AFCON) 2025, tetapi gelar tersebut kemudian dicabut oleh CAF. Sanksi ini dijatuhkan lantaran instruksi Thiaw yang meminta timnya memboikot laga final melawan Maroko.
Senegal memiliki salah satu skuad paling berharga dari daratan Afrika, dengan total perkiraan nilai pasar mencapai Rp8.238,90 Miliar. Skuad ini merupakan perpaduan apik antara talenta muda dan veteran berpengalaman yang merumput di liga-liga top Eropa.
Berdasarkan hasil undian, Senegal tergabung dalam grup yang cukup menantang bersama dua wakil Eropa dan satu wakil Asia. Berikut adalah jadwal pertandingan mereka (Waktu Indonesia Barat/WIB):
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Transfer Market, FIFA