Fakta Pertandingan Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026. (Foto: Instagram @germanfootball_dfb)
INDOZONE.ID - Piala Dunia 2026 baru saja menyuguhkan tontonan yang bener-bener bikin mata melotot.
Pertandingan seru di Grup E yang mempertemukan Jerman melawan Curacao baru saja selesai digelar di Stadion Houston.
Buat kalian yang rela begadang pada pukul 00.00 WIB Senin, 15 Juni 2026 dini hari tadi, pasti tahu betapa dominannya pasukan Der Panzer di lapangan hijau.
Berdasarkan amatan, Jerman sukses mencukur Curacao dengan skor super mencolok, yaitu 7-1.
Kemenangan mutlak ini langsung jadi perbincangan hangat di mana-mana karena intensitas gol yang tercipta sepanjang 90 menit permainan berjalan sangat intens.
Baca juga: 7 Fakta Pertandingan Australia Vs Turki di Piala Dunia 2026, Hasil Akhir 2-0!
Jerman langsung tancap gas sejak peluit pertama dibunyikan oleh wasit. Skuad Panzer tidak memberikan ruang sedikit pun bagi Curacao untuk berkembang.
Pesta gol ini dibuka dengan sangat cepat oleh Felix Nmecha yang berhasil menyarangkan bola ke gawang lawan pada menit 6.
Gol kilat ini langsung meruntuhkan mental bertanding para pemain Curacao. Dominasi Jerman berlanjut ketika Nico Schlotterbeck menggandakan keunggulan menjadi 2-0 pada menit 38.
Menjelang turun minum, tepatnya di masa injury time menit 45+5, K. Havertz menambah penderitaan Curacao lewat eksekusi penalti yang tenang.
Meskipun terus digempur habis-habisan, Curacao sebenarnya sempat memberikan kejutan kecil di babak pertama.
Mereka berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 pada menit 21 lewat aksi L. Comenencia.
Gol ini sempat memercikkan harapan bagi para pendukung Curacao yang hadir di stadion. Namun, perbedaan kelas dan kualitas pemain memang tidak bisa berbohong.
Setelah gol tersebut, Jerman justru semakin mengamuk dan mengunci rapat lini pertahanan mereka dari serangan balik yang coba dibangun oleh anak-anak Curacao.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan