Kiper Timnas Jerman, Manuel Neuer (REUTERS)
INDOZONE.ID - Pelatih Jerman, Julian Nagelsmann, baru-baru ini memuji kiper veteran Manuel Neuer, yang mampu memberikan ketenangan dan keharmonisan skuad Die Mannschaft.
Hal tersebut diungkapkan oleh pelatih Timnas Jerman, Julian Nagelsmann, dalam konferensi persnya baru-baru ini. Ia menyatakan bahwa, kehadiran kiper berusia 40 tahun itu mampu memberi ketenangan di dalam skuad Der Panzer.
"Dia memberikan kami rasa yang tenang dan memberikan pengaruh lewat pengalamannya, ini nilai tambah untuk para pemain muda," ujar Julian Nagelsmann, dikutip dari laman resmi DFB pada Senin (22/6/2026).
Diketahui, Neuer sebelumnya telah memutuskan pensiun dari Timnas Jerman dan tidak ingin kembali memperkuat Der Panzer.
Akan tetapi, kiper Bayern Munich itu akhirnya ikut ambil bagian di Piala Dunia 2026 setelah ia dibujuk oleh Julian Nagelsmann.
Baca juga: Marcus Rashford Ingin Inggris Pertahankan Intensitas Permainan
Pelatih Timnas Jerman, Julian Nagelsmann (REUTERS)
Alhasil, kembalinya Neuer ke skuad Jerman membuat posisi Oliver Baumann sebagai kiper utama harus kembali tergusur.
Neuer memiliki peranan penting untuk membawa Timnas Jerman kembali lolos ke fase knockout, setelah di dua edisi terakhir Piala Dunia langkah DFB Team terhenti di fase grup saja.
Tak cuma itu saja, mantan kiper muda Schalke 04 ini juga telah memecahkan rekor sebagai kiper yang paling banyak tampil di Piala Dunia yakni dengan 21 penampilan.
Ia mampu mengalahkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh kiper Prancis, Hugo Lloris dengan catatan 20 penampilan.
Selain itu, Neuer juga merupakan kiper dengan caps terbanyak bersama Timnas Jerman yakni, dengan catatan 126 penampilan.
Kendati begitu, Neuer masih harus melanjutkan tren positifnya dengan membawa Jerman melangkah jauh di Piala Dunia 2026.
Baca juga: Patch Piala Dunia 2026: Detail Emblem Baru FIFA yang Penuh Cerita di Setiap Lengan Pemainnya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: DFB