INDOZONE.ID - Rencana Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) untuk menunjuk Andrea Pirlo sebagai pelatih baru Timnas Italia dipastikan batal. Sebab, legenda AC Milan itu tengah disorot karena terafiliasi dengan perusahaan judi Rusia yang bernama Fonbet.
Diketahui, Andrea Pirlo difavoritkan untuk menjadi pelatih baru Timnas Italia setelah Pep Guardiola dan Carlo Ancelotti menolak tawaran untuk melatih Gli Azzurri. Pirlo sendiri merupakan rekomendasi Paolo Maldini selaku mantan rekannya di AC Milan dulu.
Namun saat pengumuman penunjukkan Pirlo sebagai pelatih Italia digelar, nama mantan pemain Juventus itu digoyang dengan keterlibatannya sebagai duta judi di perusahaan Rusia. Bahkan, legenda berusia 47 tahun itu juga pernah mengunjungi Moscow, Rusia pada Mei 2026 lalu.
Sorotan tersebut juga merambah ke ranah politik, yang mana banyak dari sebagian publik sepak bola Italia yang menuding Pirlo mendukung Rusia yang hingga saat ini masih berperang sejak tahun 2022 lalu.
Tentu saja, Pirlo merasa bahwa tudingan tersebut sangatlah keterlaluan, hingga akhirnya ia memutuskan untuk buka suara terkait tuduhan tersebut.
Baca juga: Head-to-head Jelang Laga Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026: Skuad Garuda Masih Superior!
Andrea Pirlo (REUTERS/MASSIMO PINCA)
Melansir dari akun X Fabrizio Romano pada Senin (27/7/2026), Pirlo akhirnya memberikan klarifikasi terkait tuduhan tersebut. Dalam pernyataannya itu, pemain yang juga sempat membela Inter Milan itu mengaku bahwa dalam beberapa hari terakhir, ia menyaksikan perdebatan yang berkembang sebagai calon pelatih baru Timnas Italia.
"Dalam beberapa hari terakhir, saya menyaksikan dengan sangat getir perdebatan yang berkembang seputar nama saya dan kemungkinan untuk mengambil peran sebagai kepala pelatih tim nasional Italia," ujar Pirlo dalam pernyataan resminya.
"Karena menghormati lembaga-lembaga, Federasi, dan semua orang yang terlibat, saya sejauh ini memilih untuk tetap diam. Namun, saya percaya perlu untuk mengklarifikasi beberapa poin," lanjutnya.
Lebih lanjut, Pirlo juga menegaskan bahwa sepanjang kariernya sebagai pemain maupun pelatih seperti saat ini, ia selalu taat pada hukum dan juga dengan kontrak yang ia tanda tangani.
Baca juga: Alessandro Bastoni Masuk Radar Real Madrid, Mourinho Minta Manajemen Gercep
"Sepanjang karier saya, pertama sebagai pemain dan sekarang sebagai pelatih, saya selalu menjalankan pekerjaan saya sepenuhnya sesuai dengan hukum negara tempat saya bekerja dan dengan kontrak yang telah saya tandatangani," tutur Pirlo menjelaskan.
Pirlo juga mengakui bahwa kolaborasinya saat ini menjadi subjek kontroversi baru-baru ini dalam konteks pengalaman pekerjaannya di Uni Emirat Arab. Ia juga menegaskan bahwa mengaitkan makna kolaborasinya dengan unsur politik juga mengaitkan keyakinannya yang belum pernah ia ungkap.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: X @FabrizioRomano