Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 07 NOVEMBER 2020 • 15:58 WIB

Ballon d'Or 2020: Alasan Dibatalkan dan Pemain yang Berpotensi Memenangkannya

Ballon d Or 2020: Alasan Dibatalkan dan Pemain yang Berpotensi MemenangkannyaTrofi penghargaan Ballon d'OR. (photo/Instagram/@francefootball)

Penggemar sepak bola harus menunggu 1 tahun lagi untuk melihat siapa pesepak bola terbaik dunia yang membawa pulang trofi Ballon d'Or 2020.

Ya, penghargaan tahunan itu dibatalkan untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Mengapa Ballon d'Or 2020 dibatalkan?

Ballon d'Or 2020 telah dibatalkan karena dampak pandemi Covid-19 pada sepak bola.

France Football, yang menyelenggarakan acara tersebut menyatakan bahwa dampak pandemi di musim 2019/2020 tidak memungkinkan untuk menilai sepak bola dengan baik dan adil.

"Tidak akan ada edisi pada tahun 2020, karena ternyata, setelah pertimbangan matang, bahwa semua persyaratan tidak terpenuhi," kata pemimpin redaksi France Football, Pascal Ferre dilansir dari Instagram resmi @francefootball.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

The Ballon d’Or will not be awarded in 2020. As the organizer of the Ballon d’Or, the Group L’Équipe, to which France Football belongs, decided not to award the most prestigious individual trophy there is in 2020. Pascal Ferré, editor-in-chief of France Football : « For the first time since 1956, the Ballon d’Or will take a break. There will be no edition in 2020, because it turns out, after thoughtful consideration, that all the conditions are not met. We believe that such a singular year cannot -and should not- be treated as an ordinary one. From a sports perspective, two months (January and February), out of the eleven generally required to form an opinion and decide who should lift the trophies, represent far too little to gauge and judge ; without forgetting that the other games were played – or will be played – in unordinary conditions (behind closed doors, with five replacements, Champions League’s Final 8 played in a single game). Finally, the equity that prevails for this honorary title will not be warranted, especially when it comes to accounting and preparation : all the award seekers will not be in the same boat, some having seen their season cut short. Therefore, how can we establish a fair comparison? To avoid overly convoluted calculations and projections, we chose the least bad of the options. This decision, which was taken of course with all the Group stakeholders, does not delight us but it seems to be the most responsible one. Protecting the credibility and legitimacy of such an award also means ensuring its flawlessness over time. The Ballon d’Or will gather again the football big family and enthusiasts in 2021, to relive the happiness that surrounds the ceremonies as we have experienced them in recent years ».

A post shared by Ballon d’Or (@francefootball) on

"Dari perspektif olahraga, 2 bulan (Januari dan Februari], dari 11 yang biasanya diminta untuk membuat opini dan memutuskan siapa yang harus mengangkat trofi, mewakili terlalu sedikit untuk diukur dan dinilai; tanpa lupa bahwa permainan lain dimainkan, atau akan dimainkan dalam kondisi yang tidak biasa (babak 8 besar Liga Champions dimainkan hanya 1 pertandingan)."

"Akhirnya, persyaratan yang diperlukan untuk gelar kehormatan ini tidak dapat terpenuhi, terutama dalam hal penilaian kinerja dan persiapan: semua pemenang penghargaan tidak akan berada di posisi yang sama, beberapa telah melihat musim mereka dipersingkat."

“Oleh karena itu, bagaimana kami dapat membuat perbandingan yang adil? Untuk menghindari perhitungan dan proyeksi yang terlalu berbelit-belit, kami memilih penghargaan Ballon d'Or akan kembali pada Desember 2021."

Siapa yang bisa memenangkan Ballon d'Or 2020?

Pembatalan penghargaan tersebut menjadi pukulan besar bagi bintang Bayern, Robert Lewandowski, yang tampaknya sangat berpotensi menerima trofi Ballon d'Or.

Penyerang internasional Polandia itu tampil luar biasa untuk Bayern musim lalu dengan mencetak lebih dari 50 gol dan merebut treble.

Robert Lewandowski, pemain yang berpotensi memenangkan Ballon d'Or 2020. (REUTERS/CHRISTOF STACHE)

Dia juga menjadi pencetak gol terbanyak di Liga Champions 2019-2020 dengan 15 gol di mana golnya berperan penting untuk Bayern Munich meraih gelar ke-6 mereka.

Sementara itu nama Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo yang masing-masing sudah mengoleksi 6 dan 5 trofi Ballon d'Or tidak dianggap sebagai kandidat utama untuk penghargaan tahun ini seandainya tidak dibatalkan.

Keduanya mengalami musim yang mengecewakan dari standar mereka yang biasa, di mana Barcelona puasa gelar untuk musim 2019/2020.

Ditambah ladi dengan kekalahan memalukan 8-2 Barcelona di tangan Bayern dalam Liga Champions.

Sementara itu, Ronaldo hanya mengangkat Scudetto Serie A bersama Juventus.
 

Artikel Menarik Lainnya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Ballon d'Or 2020: Alasan Dibatalkan dan Pemain yang Berpotensi Memenangkannya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!