Selebrasi skuad Brasil setelah cunha cetak gol. (REUTERS)
INDOZONE.ID - Timnas Brazil sukses mengamankan kemenangan meyakinkan dengan skor 3-0 saat bersua Haiti pada laga lanjutan Grup C Piala Dunia 2026 di Philadelphia.
Seluruh gol kemenangan skuad Selecao diborong pada babak pertama berkat performa impresif dua motor serangan mereka, Vinícius Júnior dan Matheus Cunha, yang sukses mengobrak-abrik pertahanan lawan.
Hasil poin penuh ini membuat Brazil tampil makin menjanjikan di bawah arahan pelatih jenius mereka, Carlo Ancelotti.
Meskipun Haiti memberikan perlawanan yang gigih, Brazil secara umum mampu mengendalikan jalannya permainan di atas lapangan hijau.
Berdasarkan data statistik pertandingan, skuad asuhan Carlo Ancelotti ini sukses memegang kendali aliran bola dengan mencatatkan 55% penguasaan bola, sementara Haiti menempel di angka 45%.
Perbedaan kelas yang paling mencolok terlihat dari tingkat efektivitas dan akurasi serangan kedua tim. Lini depan Brazil tampil sangat klinis dengan melepaskan total 8 shots, dengan 5 on target.
Di sisi lain, Haiti sebenarnya tidak bermain pasif, mereka mampu melepaskan 7 tembakan , namun barisan pertahanan Brazil yang disiplin berhasil meredamnya sehingga hanya 3 tembakan yang on target.
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Brazil langsung mengambil inisiatif serangan dengan mengandalkan kecepatan di sektor sayap. Menariknya, taktik bertahan yang diterapkan oleh pelatih Haiti justru terbilang aneh.
Baca juga: Tampil Perkasa, Kanada Gilas Qatar 6-0 dan Cetak Kemenangan Bersejarah!
Mereka mencoba bermain dengan gaya low block alias bertahan dalam, tetapi anehnya malah meninggalkan ruang kosong di sektor sayap.
Keran gol Brazil akhirnya terbuka pada menit ke-22. Berawal dari tusukan Vinícius Júnior yang melepaskan tembakan, bola muntah hasil blok lawan justru mengenai kaki Matheus Cunha dan berbelok masuk ke dalam gawang Haiti. Skor berubah 1-0 untuk keunggulan tim Samba.
Hanya berselang sepuluh menit kemudian, tepatnya pada menit ke-32, Matheus Cunha kembali mencatatkan namanya di papan skor.
Berawal dari umpan manis Vinícius yang membelah pertahanan lawan, Cunha melakukan penetrasi diagonal dan melepaskan sepakan keras ke tiang dekat yang gagal diantisipasi kiper Frantzdy Pierrot.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan