INDOZONE.ID - Ole Romeny kemungkinan besar absen bela Timnas Indonesia di Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Lantas, siapa yang akan menggantikan peran Romeny di lini depan?
Romeny menderita cedera kala Oxford United mentas di turnamen pramusim, Piala Presiden 2025. Ia cedera kala Oxford United menang telak 4-0 atas Arema FC.
Untuk menyembuhkan cedera tersebut, Romeny akan menjalani operasi. Proses pemulihan Romeny diperkirakan membuatnya absen di putaran keempat.
Tak ayal, itu jadi kabar buruk bagi suporter Skuad Garuda. Meski begitu, Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, mesti mencari alternatif pengganti Romeny.
INDOZONE menelaah siapa saja yang bisa menggantikan peran Romeny di lini depan Skuad Garuda.
6 Penyerang Calon Pengganti Ole Romeny di Lini Depan Timnas Indonesia
1. Ragnar Oratmangoen
Daftar ini akan dimulai dengan pemain langganan Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen. Meski lebih sering beroperasi di sayap kiri, Oratmangoen juga bisa dimainkan di posisi penyerang.
Pergerakan dan kemampuan melewati lawan dari pemain berumur 27 tahun itu, bisa diandalankan di lini depan. Dalam 10 caps bersama Timnas Indonesia, Oratmangoen sudah mencetak dua gol.
2. Rafael Struick
Selanjutnya, ada Rafael Struick yang kerap jadi andalan Timnas Indonesia pada era Shin Tae-yong.
Fleksibilitas Struick yang bisa bermain sebagai sayap kiri-kanan dan penyerang, tentunya dapat dicoba oleh Kluivert pada putaran keempat.
Baca juga: Dihujat Netizen Usai Bikin Ole Romeny Cedera, Paulinho Akhirnya Meminta Maaf atas Tindakannya
Pemain berumur 22 tahun itu pun cukup berpengalaman, karena pernah membela Timnas Indonesia di level junior hingga senior.
Total, ia telah mencetak lima gol, baik di level junior maupun senior. Sebiji gol dicetak bersama Timnas Indonesia, tiga gol dibuat untuk Timnas Indonesia U-23, dan sisanya dicatatkan untuk Timnas Indonesia U-20.
Setujukah kamu jika Struick menggantikan peran Romeny?
3. Ramadhan Sananta
Lalu, jangan lupakan Ramadhan Sananta. Berbeda dengan dua nama lainnya, Sananta berposisi asli sebagai penyerang.
Seperti Struick, Sananta pun cukup sering membela Timnas Indonesia. Ia sudah pernah bermain untuk ketegori U-20, U-23, dan senior.
Total, penyerang 22 tahun itu sudah mencetak 13 gol, baik untuk kategori umur maupun senior. Sebanyak lima gol dibuat untuk Timnas Indonesia U-22, tiga gol dicetak untuk Timnas Indonesia U-23, dan lima gol dicatat untuk Timnas Indonesia.
Baca juga: Hanya Tampil 15 Menit Lawan Arema Karena Cedera, Ole Romeny Pertanyakan Keputusan Wasit
4. Septian Bagaskara
Selanjutnya, ada Septian Bagaskara yang namanya sempat jadi kejutan karena masuk daftar skuad Timnas Indonesia era Kluivert.
Penyerang 27 tahun itu sayangnya belum mampu mencetak gol untuk level senior. Ia cuma pernah mencetak satu gol untuk Timnas Indonesia U-23.
Meski begitu, namanya layak masuk dalam daftar ini menilik performa apiknya bersama Dewa United di Liga 1 musim lalu. Ia tercatat mencetak delapan gol dan satu assist dalam 31 penampilan.
5. Hokky Caraka
Terakhir, ada penyerang berumur 20 tahun, yaitu Hokky Caraka. Meski masih muda, Hokky telah membela Timnas Indonesia dari kelompok umur hingga senior.
Tercatat, Hokky pernah membela Timnas Indonesia U-19, U-20, U-22, dan U-23. Sebanyak empat gol dibuat untuk Timnas Indonesia U-19, lima gol dicetak untuk Timnas Indonesia U-20, dan sebiji gol dicatat untuk Timnas Indonesia U-23.
Di level senior, Hokky menorehkan dua gol dalam 10 kali penampilannya. Dengan peluang absennya Romeny, Hokky layak diberi kesempatan.
6. Jens Raven
Terakhir, ada nama Jens Raven yang namanya baru-baru ini mencuri perhatian bersama Timnas Indonesia U-23 yang tampil di Piala AFF U-23 alias ASEAN U-23 Championship.
Bagaimana tidak, melawan Brunei Darussalam di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa 15 Juli 2025, malam WIB, Jens Raven cetak enam gol dalam kemenangan 8-0 yang diraih Timnas Indonesia U-23.
Baru berumur 19 tahun, Raven belum punya caps di level senior bersama Timnas Indonesia. Ia hanya membela Timnas Indonesia U-19, U-20, dan U-23.
Mungkin saja, putaran keempat jadi kesempatan bagi Raven untuk membela Timnas Indonesia senior.
Namun, semua kembali ke tangan Kluivert sebagai juru taktik Timnas Indonesia. Tentunya, ia akan memilih pemain terbaik sesuai dengan strateginya.
Kalau Sobat Garuda, lebih pilih siapa sebagai pengganti Romeny?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Analisis Redaksi, Transfermarkt