Belum Ada Nama, PSSI Baru Akan Umumkan Pelatih Timnas Indonesia Sebelum FIFA Matchday Maret 2026
INDOZONE.ID - PSSI memastikan tidak akan menunjuk pelatih baru untuk Timnas Indonesia hingga awal tahun depan, tepatnya pada 2026.
Kepastian ini disampaikan oleh anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga. Ia menjelaskan bahwa proses pencarian pengganti Patrick Kluivert masih menunggu laporan resmi dari jajaran internal PSSI.
Menurut Arya, hingga akhir Oktober 2025 belum ada kabar terbaru dari Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi, Direktur Teknis PSSI Alexander Zwiers, maupun Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji mengenai nama-nama calon pelatih baru.
Baca juga: Jay Idzes Kagumi Fanatisme Suporter Timnas Indonesia, Bandingkan dengan Tifosi Italia
“Sampai saat ini saya belum menerima laporan apa pun dari Sekjen PSSI terkait hal itu. Jadi, belum ada informasi mengenai siapa calon pelatih Timnas Indonesia,” ujar Arya Sinulingga.
Ia menambahkan, pelatih baru kemungkinan besar akan diumumkan sebelum FIFA Matchday Maret 2026.
Fokus PSSI Sementara Dialihkan ke Timnas U-22
Sambil menunggu keputusan resmi soal pelatih kepala, PSSI mengalihkan fokus ke Timnas Indonesia U-22 yang saat ini dilatih Indra Sjafri.
Pada FIFA Matchday November 2025, Timnas Indonesia senior dipastikan tidak akan tampil. Slot pertandingan tersebut akan dimanfaatkan oleh Timnas Indonesia U-22 sebagai bagian dari persiapan menuju SEA Games 2025.
Baca juga: Didominasi Pemain Muda, Ini Statistik Spektakuler Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
“Kebutuhan kami baru muncul pada Maret 2026 karena jadwal FIFA Matchday berikutnya. Untuk November, slot tersebut akan dimanfaatkan oleh Timnas U-22,” jelas Arya.
Langkah ini dianggap sebagai bagian dari strategi jangka menengah PSSI untuk menjaga kontinuitas program pembinaan pemain muda dan mempersiapkan skuad terbaik menuju SEA Games 2025.
PSSI Fokus Benahi Citra Sepak Bola Nasional
Di tengah kekosongan posisi pelatih kepala, PSSI kini juga memusatkan perhatian pada upaya memperbaiki citra sepak bola Indonesia di mata komunitas internasional.
Langkah ini diambil setelah PSSI menerima teguran resmi dari AFC akibat insiden perundungan di media sosial yang dilakukan sebagian warganet Indonesia terhadap tim nasional Jepang dan Korea Selatan.
Baca juga: Diisukan Bikin Federasi Tandingan, Presiden JFA Tegaskan Jepang Tak Akan Tinggalkan AFC
Selain itu, PSSI ingin memastikan bahwa proses penunjukan pelatih baru dilakukan secara profesional dan objektif. Arya menegaskan, PSSI tidak ingin terburu-buru hanya demi memenuhi tekanan publik.
Arya menegaskan bahwa keputusan untuk tidak terburu-buru menunjuk pelatih baru diambil agar proses seleksi bisa berjalan dengan lebih objektif dan hati-hati.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: X/@TimnasXtra